Penulis Esai "Bagaimana Cara Membunuh Suamimu" Divonis Penjara Seumur Hidup

Siswanto, BBC

Rabu, 15 Juni 2022 | 17:14 WIB
Penulis Esai "Bagaimana Cara Membunuh Suamimu" Divonis Penjara Seumur Hidup
BBC

Suara.com - Nancy Crampton Brophy, 71, pernah menulis mengenai pembunuhan, dan karena pembunuhan pula dia dipenjara.

Hakim di Negara Bagian Oregon, Amerika Serikat, memvonis Nancy dengan hukuman penjara seumur hidup setelah menembak mati suaminya, Daniel Brophy.

Kasus ini menarik perhatian publik karena Nancy merupakan seorang penulis kisah-kisah percintaan dan pernah menulis esai berjudul How to murder your husband atau "Bagaimana cara membunuh suamimu".

Sebelumnya, Nancy juga pernah menulis sejumlah novel yang mengisahkan percintaan berjudul The Wrong Husband dan The Wrong Lover atau "Suami yang salah" dan "Kekasih yang salah".

Baca juga:

Menurut para juri pada persidangan, Nancy telah menembak suami yang dia nikahi selama 26 tahun pada 2018 demi mendapatkan dana asuransi sebesar US$1,5 juta.

Mendiang suaminya, Daniel, merupakan seorang koki dan pengajar yang dihormati di Insitut Kuliner Oregon.

Daniel ditemukan tidak bernyawa setelah ditembak dua kali di dapur di institut tersebut pada Juni 2018.

"Yang saya tahu, setiap orang bisa menjadi pembunuh apabila dia didorong cukup jauh," kata Nancy melalui sebuah unggahan yang kemudian dia hapus.

Dia merinci sejumlah cara untuk melakukan pembunuhan, mulai dari menggunakan senjata api, pisau, racun, hingga pembunuh bayaran. Dia lalu menulis, "Lebih mudah mengharapkan orang mati dibanding benar-benar membunuh mereka."

"Kalau memang pembunuhan itu bertujuan untuk membebaskan diri saya, tentu saya tidak ingin menghabiskan waktu di penjara."

Hakim memutuskan untuk tidak menjadikan esai tersebut sebagai bukti dalam kasus pembunuhan ini, sebab esai tersebut ditulis bertahun-tahun sebelumnya sebagai bagian dari seminar menulis.

Namun, jaksa penuntut umum tidak membutuhkan itu untuk bisa mendakwa Nancy.

Jaksa berhasil membuktikan bahwa Nancy memiliki motif yang kuat untuk membunuh suaminya karena pasangan itu telah mengalami krisis finansial. Menurut jaksa, Nancy membunuh suaminya demi mencairkan dana asuransi setelah kematiannya.

Nancy juga terlihat mengemudi di sekitar institut kuliner pada waktu pembunuhan itu terjadi. Hal itu terlihat dari rekaman yang ditayangkan di persidangan.

Dalam pembelaannya, Nancy mengklaim bahwa dia tidak bisa mengingat apa-apa sejak pagi hari ketika Daniel tewas. Bagaimana pun, dia tidak bisa membantah bahwa dia lah yang terlihat mengemudi di sekitar tempat kejadian.

Juri pun memutuskan dia bersalah setelah berunding selama dua hari.

Nancy divonis seumur hidup dan berkemungkinan mendapatkan pembebasan bersyarat setelah 25 tahun. Pengacaranya menyatakan bahwa mereka berniat mengajukan banding.

Menjelang pembacaan vonis itu, keluarga dan rekan-rekan dari mendiang Daniel menyampaikan pernyataan.

"Anda memilih berbohong, menipu, mencuri, dan akhirnya membunuh pria yang selama ini menjadi penggemar terbesar Anda," kata Nathaniel Stillwater yang merupakan putra Daniel dari pernikahan sebelumnya.

"Anda seperti istilah yang Anda gunakan sendiriadalah istri yang salah."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:14 WIB

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:00 WIB

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:57 WIB

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:52 WIB

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:39 WIB

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:37 WIB

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:29 WIB

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:03 WIB