Menu Makan Siang Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol Koalisi, Dari Jus Kedongdong Hingga Steak Salmon

Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 15 Juni 2022 | 18:13 WIB
Menu Makan Siang Pertemuan Jokowi dan Ketum Parpol Koalisi, Dari Jus Kedongdong Hingga Steak Salmon
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berjalan bersama ketua umum partai politik (parpol) koalisi menuju Istana Negara, Rabu (15/6/2022). (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden),

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi baru saja mengumpulkan partai politik koalisi pemerintah di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (15/6/2022). Pertemuan mereka juga termasuk makan siang dengan menu masakan beragam.

Dari informasi yang dihimpun Suara.com, menu makan siang Jokowi beserta jajaran ketum parpol tidak hanya berasal dari Nusantara tetapi juga western. Sebagai menu pembuka, mereka disajikan salad putri dewi.

Kemudian lanjut dengan makanan khas Asia Timur, shabu-shabu. Masuk ke hidangan utama di mana terdapat tiga pilihan menu masakan yakni beef tenderloin steak, salmon steak atau nasi goreng kecombrang.

Nasi goreng kecombrang tersebut disajikan dengan dendeng batokok, ayam kari deli, oseng brokoli scallop, udang telur asin, tahu jamur dan kerapu bakar.

Sebagai sajian penutup, pihak penyedia masakan menyajikan pudding kelapa, jus kedongdong dan kelapa.

Adapun pada pertemuan itu, Jokowi mengundang Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa.

Bahas Persoalan Global

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan dalam pertemuan tersebut mereka membahas terkait tantangan global ke depan. Satu hal yang paling disoroti ialah terkait tantangan di bidang energi, pangan dan pencapaian ekonomi.

"Di mana Indonesia ini menjadi salah satu yang masih tumbuh di 5,2 yang dikoreksi oleh World Bank hanya 0,1. Sedangkan secara global pertumbuhan ekonomi 4,8 tetapi dikoreksi ke 3,6," kata Airlangga di Komplek Istana Kepresidenan, Rabu.

baca juga

"Jadi tantangannya tentu di berbagai sektor menjadi berat dan ini hanya bisa ditangani apabila secara politik stabil," sambungnya.

Selain itu, Airlangga mengungkapkan dalam pertemuan itu juga dibahas terkait beras. Rencananya, pemerintah akan melakukan ekspor beras.

"Kita ke depan juga akan melakukan ekspor beras sebesar 200 ribu, karena itu diminta oleh beberapa negara sahabat."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Minta 2 Menteri dan 3 Wakil Menteri Baru Lapor Harta Kekayaan, Ini Batasan Waktunya

KPK Minta 2 Menteri dan 3 Wakil Menteri Baru Lapor Harta Kekayaan, Ini Batasan Waktunya

Sumbar | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:58 WIB

3 Sentilan Roy Suryo kepada Presiden Jokowi, Terbaru Sampai Harus Hapus Unggahan

3 Sentilan Roy Suryo kepada Presiden Jokowi, Terbaru Sampai Harus Hapus Unggahan

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:53 WIB

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Zulkifli Hasan Jadi Menteri Perdagangan Gantikan M Luthfi

Terungkap, Ini Alasan Jokowi Pilih Zulkifli Hasan Jadi Menteri Perdagangan Gantikan M Luthfi

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:26 WIB

Seskab Ungkap Alasan Jokowi Jamu Ketum Parpol Makan Siang Bareng di Istana

Seskab Ungkap Alasan Jokowi Jamu Ketum Parpol Makan Siang Bareng di Istana

News | Rabu, 15 Juni 2022 | 16:59 WIB

Resmi Didapuk Jadi Menteri ATR/BPN, Ini PR yang Menanti Hadi Tjahjanto

Resmi Didapuk Jadi Menteri ATR/BPN, Ini PR yang Menanti Hadi Tjahjanto

Kalbar | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

×