Kepala BNPT: Ideologi Intoleran Radikalisme yang Mengarah ke Terorisme Menyebar Cepat Seperti Covid-19

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 20 Juni 2022 | 12:48 WIB
Kepala BNPT: Ideologi Intoleran Radikalisme yang Mengarah ke Terorisme Menyebar Cepat Seperti Covid-19
Kepala BNPT: Ideologi Intoleran Radikalisme yang Mengarah ke Terorisme Menyebar Cepat Seperti Covid-19. (Dok. BNPT)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar mengibaratkan penyebarluasan ideologi intoleransi, radikalisme yang mengarah kepada terorisme, seperti menyebarnya virus Covid-19 yang sangat cepat.

Hal ini dikatakan Boy dalam konferensi pers fenomena ideologi kontemporer di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2022).

"Ideologi intoleransi radikalisme yang mengarah kepada terorisme bak seperti menyebarluasnya virus Covid-19 yang begitu cepat. Begitu pula virus intoleransi radicalism, seperti bagaimana virus corona itu bisa pernah selama dua tahun ini menghinggap kepada kalangan masyarakat kita," ujar Boy.

Pasalnya kata Boy, virus intoleransi radikalisme dihembuskan oleh pihak -pihak tertentu untuk memenuhi tujuannya, telah mempengaruhi perjalanan bangsa dan anak bangsa. Bahkan ia menyebut adanya fenomena anak bangsa yang menjadi pelaku bom bunuh diri.

"Tentu ini adalah sebuah kondisi yang sangat tidak menguntungkan, tentu suatu kondisi yang sangat merugikan anak bangsa kita, apalagi kita melihat juga karena propaganda melalui sosial media," tutur Boy.

Tak hanya itu, Boy menuturkan pandemi Covid-19 selama dua tahun yang terjadi di seluruh dunia pun dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan paham-paham ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila. Ideologi yang bertentangan dengan Pancasila tersebut kata Boy digunakan untuk menyerang pemerintah.

BNPT kata Boy mencatat hingga Desember 2021, sebanyak 650 konten propaganda yang mengandung anti NKRI, anti Pancasila termasuk glorifikasi ideologi.

"Sepanjang Januari hingga Desember 2021, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendeteksi 650 konten propaganda yang mengandung pesan anti-NKRI, anti-Pancasila, intoleransi, takfiri, konten terkait pendanaan dan pelatihan, termasuk di dalamnya glorifikasi ideologi," katanya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Disebar ke Sekolah-sekolah untuk Cegah Ajaran Khilafatul Muslimin

Polisi Disebar ke Sekolah-sekolah untuk Cegah Ajaran Khilafatul Muslimin

Sumut | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:15 WIB

Ganjar Pranowo Dukung NU Ajarkan Antiradikalisme dan Toleransi Sejak Dini

Ganjar Pranowo Dukung NU Ajarkan Antiradikalisme dan Toleransi Sejak Dini

Jawa Tengah | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:18 WIB

Forum Rektor Disebut Bisa Bantu Selesaikan Masalah Radikalisme dan Terorisme

Forum Rektor Disebut Bisa Bantu Selesaikan Masalah Radikalisme dan Terorisme

Bogor | Rabu, 08 Juni 2022 | 10:49 WIB

Kelompok Khilafatul Muslimin Disebut Terafiliansi dengan Teroris JI dan NII

Kelompok Khilafatul Muslimin Disebut Terafiliansi dengan Teroris JI dan NII

Sumsel | Jum'at, 03 Juni 2022 | 08:20 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×