Ganjar Bacakan Rekomendasi Hasil Rakernas II PDIP: Penetapan Capres-Cawapres yang Diusung PDIP Hak Prerogratif Ketum

Chandra Iswinarno | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35 WIB
Ganjar Bacakan Rekomendasi Hasil Rakernas II PDIP: Penetapan Capres-Cawapres yang Diusung PDIP Hak Prerogratif Ketum
Ganjar Pranowo membacakan hasil rekomendasi Rakernas PDIP di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri, Rabu (23/6/2022). [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP akhirnya menyelesaikan Rapat Kerja Nasional keduanya di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022) sore.

Rakernas kedua PDIP ini juga menghasilkan rekomendasi berkaitan dengan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024.

Menariknya, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menjadi orang yang diberikan tanggung jawab untuk membacakan langsung rekomendasi eksternal hasil Rakernas berkaitan dengan Pilpres 2024 tersebut.

Awalnya, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kritiyanto membacakan pemgantar hasil Rakernas kedua PDIP tersebut.

Ia kemudian mempersilakan Ganjar membacakan rekomendasi hasil Rakernas berkaitan dengan tema ideologi pancasila, sistem politik dan Pemilu 2024.

Pertama, Rakernas merekomendasikan pentingnya pembumian Pancasila berdasarkan falsafah dan spirit kelahirannya pada tanggal 1 Juni 1945.

Pancasila sebagai ideologi, falsafah, landasan dan bintang penuntun seluruh kebijakan strategis pemerintahan, dan menjadi pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Berkaitan hal tersebut, kurikulum pendidikan nasional di seluruh strata pendidikan harus memasukkan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib," kata Ganjar saat membacakan di hadapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri.

Kedua, Ganjar membacakan, Rakernas PDIP kerua merekomendasikan mendukung sepenuhnya upaya Pemerintah dalam memulihkan dampak pandemi Covid 19 dengan mempercepat vaksinasi Covid-19, percepatan pertumbuhan ekonomi nasional, bantuan sosial, peningkatan penyerapan lapangan kerja, investasi, dan stabilitas harga kebutuhan pokok rakyat.

Ketiga, Ganjar membacakan, Rakernas kedua PDIP mendorong Presiden Jokowi untuk meningkatkan sinergi koneksitas dan kerjasama partai politikpengusung pemerintah guna memaksimalkan keberhasilan pemerintah bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Kemudian poin keempat, terkait pencalonan presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024, merupakan hal yang ditunggu-tunggu. Dalam poin ini ditegaskan bahwa soal capres-cawapres diusung PDIP merupakan hak prerogratif Megawati.

"Keempat, Rakernas II Partai menegaskan bahwa penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung oleh PDI Perjuangan pada Pemilu 2024, berdasarkan keputusan Kongres V Partai, AD/ART Partai, dan tradisi demokrasi Partai adalah hak prerogatif Ketua Umum Partai, Prof DR HC Megawati Soekarnoputri," tutur Ganjar.

Seusai membacakan keempat rekomendasi, kader yang hadir di ruangan memberikan tepuk tangan yang meriah. Sontak saja seisi ruangan menjadi riuh.

Ganjar yang mendengar keriuhan sempat menghentikan dulu sejenak pembacaan rekomendasi Rakernas kedua PDIP dari atas podium.

Tak lama kemudian, pembacaan rekomendasi tersebut dilanjutkan oleh Ganjar lagi hingga habis. Setidaknya ada 7 poin rekomendasi soal ideologi Pancasila, sistem politik dan Pemilu 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Hina Tukang Bakso saat Rakernas PDI Perjuangan, Megawati Panen Hujatan Netizen

Dianggap Hina Tukang Bakso saat Rakernas PDI Perjuangan, Megawati Panen Hujatan Netizen

Jogja | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:32 WIB

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Megawati Dituding Lecehkan Profesi Tukang Bakso, Gus Nadir Heran: Ini Kok Pada Salah Paham

Surakarta | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:27 WIB

Heboh Bendera dan Atribut PDIP di Ranah Minang Dicopot Gegara Diklaim Partai Terlarang, Begini Faktanya

Heboh Bendera dan Atribut PDIP di Ranah Minang Dicopot Gegara Diklaim Partai Terlarang, Begini Faktanya

Sumbar | Kamis, 23 Juni 2022 | 16:01 WIB

Viral Gara-gara Megawati, Omzet Tukang Bakso Ternyata Capai Belasan Juta Sebulan

Viral Gara-gara Megawati, Omzet Tukang Bakso Ternyata Capai Belasan Juta Sebulan

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:58 WIB

Ganjar Pranowo Ditanya Pilih Negara Atau Partai: Tuh, Milih Saya ...

Ganjar Pranowo Ditanya Pilih Negara Atau Partai: Tuh, Milih Saya ...

Sumsel | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:52 WIB

Ucapan Megawati Terkait Orang Papua Dianggap Rasis, Publik: Mantan Presiden Kok Gini

Ucapan Megawati Terkait Orang Papua Dianggap Rasis, Publik: Mantan Presiden Kok Gini

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2022 | 15:00 WIB

Soroti Jalan di Jakarta Diganti Nama Tokoh Betawi, PDIP Sindir NasDem: Partai Pendukung Anies Harus Bantu Sosialiasi

Soroti Jalan di Jakarta Diganti Nama Tokoh Betawi, PDIP Sindir NasDem: Partai Pendukung Anies Harus Bantu Sosialiasi

News | Kamis, 23 Juni 2022 | 13:16 WIB

Hasto Ungkap, Ini Alasan PDIP Sulit Bekerjasama dengan Demokrat

Hasto Ungkap, Ini Alasan PDIP Sulit Bekerjasama dengan Demokrat

Kalbar | Kamis, 23 Juni 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

Pemprov DKI: Jakarta Terbuka untuk Pendatang Asal Punya Skill dan Lapor 1x24 Jam

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:28 WIB

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

Trump Pecat Jaksa Agung Pam Bondi, Buntut Skandal Epstein dan Gagal Jerat Lawan Politik

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:20 WIB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Dipulangkan Pekan Depan, RI Tuntut Investigasi PBB

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:17 WIB

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

Militer AS Guncang, Kepala Staf Angkatan Darat Dipecat Mendadak di Tengah Perang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Pemerintah Pastikan Pemulangan Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:16 WIB

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

Krisis Tambak di Kaltim: Bagaimana Petambak Bisa Bertahan di Tengah Perubahan Iklim?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:53 WIB

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

Liga Arab Siap Amankan Jalur Minyak Selat Hormuz di Dewan Keamanan PBB Besok

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:47 WIB

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

Kolaborasi Pembiayaan Hijau Kian Digenjot, Sasar Kelestarian Hutan dan Ekonomi Petani

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:34 WIB

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

Kajari Karo 'Siap Salah' di DPR, 7 Fakta Kasus Amsal Sitepu yang Divonis Bebas

News | Jum'at, 03 April 2026 | 11:30 WIB