Menyayat Hati, Ibu Bawa Poster di CFD Perjuangkan Ganja Medis untuk Anak Penderita Cerebral Palsy

Ruth Meliana Dwi Indriani, Elvariza Opita

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:53 WIB
Menyayat Hati, Ibu Bawa Poster di CFD Perjuangkan Ganja Medis untuk Anak Penderita Cerebral Palsy
Ibu bawa poster di CFD perjuangkan ganja medis untuk anaknya penderita cerebral palsy. (Twitter/@andienaisyah)

"Katanya Ibu Santi dan Pika mau jalan ke MK, mau kirim surat bertepatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional," sambung Andien.

Tanggapan Warganet

Perjuangan Santi untuk kesembuhan anaknya ini mendapat perhatian luar biasa besar dari warganet. Banyak yang mengecam pemerintah Indonesia lantaran dianggap terlalu kaku dengan peraturannya melarang penggunaan ganja.

Padahal ada beberapa penyakit, terutama yang berkaitan dengan fungsi otak dan sistem saraf, yang terapi pengobatannya menggunakan CBD oil misalnya.

"Jadi keinget lagi sama yang di kalimantan. Suaminya ditahan karenn nanem ganja, padahal ganjanya itu untuk pengobatan istrinya. Suaminya ditahan, istrinya meninggal. Sedih banget," ujar warganet.

"Harus nya bukan legalisasi tapi regulasi, jadi orang yang sakit dan butuh itu buat jadi obat alternatif mungkin harus nya di bolehkan tapi dengan syarat penanganan nya itu dari dokter atau BNN sendiri memantau," komentar warganet.

"Demi kemanusiaan numpang bentar ke negara yg melegalkan ganja boleh gak sih," usul warganet.

"Kalau untuk medis canabis banyak yang setuju, seharusnya BNN study banding ke belanda, US, Thailand dan UU yang mengaturnya bisa direvisi lagi," kata warganet.

"Semoga segera mendapatkan terapi yang tepat untuk anak si Ibu. Dan semoga pemerintah makin terbuka pikirannya terhadap alternatif penggunaan ganja untuk medis," timpal warganet lainnya.

baca juga

Apa Itu Cerebral Palsy?

Keynan, menderita cerebral palsy sejak bayi (suara.com)
Potret Keynan, penderita cerebral palsy sejak bayi (Suara.com)

Melansir Alodokter.com, cerebral palsy adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada otot, gerak, dan koordinasi tubuh akibat terjadinya lumpuh otak.

Kerusakan otak pada kasus cerebral palsy bersifat permanen dan tidak bisa disembuhkan. Meski begitu, ada perawatan yang bisa dilakukan untuk meningkatkan fungsi saraf terutama yang mengatur pergerakan tubuh.

Yang pertama adalah dengan obat-obatan, umumnnya digunakan untuk meredakan nyeri dan melemaskan otot yang kaku pada pasien.

Dokter biasanya bisa memberikan suntik botox setiap 3 bulan untuk kaku otot di beberapa titik tertentu. Selain itu bisa menggunakan diazepam, dantrolene, baclofen, atau tizanidine untuk kaku otot seluruh tubuh.

Prosedur lain dengan terapi, seperti fisioterapi, terapi okupasi, serta terapi bicara. Kemudian bisa juga dengan operasi terutama bila pasien mengalami kaku otot akibat kelainan pada tulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ashanty Jelaskan ke Arsy Tentang Krisdayanti dan Amora, Tuai Pujian Warganet

Ashanty Jelaskan ke Arsy Tentang Krisdayanti dan Amora, Tuai Pujian Warganet

Kaltim | Minggu, 26 Juni 2022 | 17:30 WIB

Kondisi Mabuk, Pria Ngaku Dibayar Rp 150 Ribu Agar Bakar Rumah Warga

Kondisi Mabuk, Pria Ngaku Dibayar Rp 150 Ribu Agar Bakar Rumah Warga

Sumut | Minggu, 26 Juni 2022 | 16:25 WIB

Angkat Kaki Di Depan Ibu yang Sedang Menggendong Bayi, Perempuan Ini Bikin Warganet Geram!

Angkat Kaki Di Depan Ibu yang Sedang Menggendong Bayi, Perempuan Ini Bikin Warganet Geram!

Lifestyle | Minggu, 26 Juni 2022 | 15:08 WIB

Dikira Beri Sumbangan, Ternyata Ibu Ini Malah Melakukan Aksinya

Dikira Beri Sumbangan, Ternyata Ibu Ini Malah Melakukan Aksinya

Video | Minggu, 26 Juni 2022 | 15:00 WIB

Detik-detik Menegangkan Wanita Jatuh dari Peron Stasiun Manggarai ke Rel Saat KRL Melintas, Begini Kondisinya

Detik-detik Menegangkan Wanita Jatuh dari Peron Stasiun Manggarai ke Rel Saat KRL Melintas, Begini Kondisinya

News | Minggu, 26 Juni 2022 | 16:10 WIB

Tak Terima Profesinya Diremehkan Megawati, Tukang Bakso Melawan: Belum Tentu Aku Juga Mau Mertua Macam Ibu

Tak Terima Profesinya Diremehkan Megawati, Tukang Bakso Melawan: Belum Tentu Aku Juga Mau Mertua Macam Ibu

News | Minggu, 26 Juni 2022 | 14:14 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×