Bangkitkan UMKM dari Pandemi, Pemprov DKI Berikan Pelatihan Melalui Jakpreneur

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 30 Juni 2022 | 09:36 WIB
Bangkitkan UMKM dari Pandemi, Pemprov DKI Berikan Pelatihan Melalui Jakpreneur
Seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjajakan dagangan di depan kiosnya di kawasan terpadu Stasiun Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat dibutuhkan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional pascapandemi COVID-19. Pasalnya, UMKM mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, UMKM juga dapat menjadi tulang punggung sistem ekonomi kerakyatan untuk mengurangi masalah kemiskinan dan pengangguran. Tak ayal, pertumbuhan UMKM menjadi salah satu faktor yang sangat penting.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta fokus dan konsisten mendampingi para pelaku UMKM untuk bangkit dari badai pandemi COVID-19 melalui program Jakpreneur. Mengutip dari laman jakpreneur.jakarta.go.id per 2 Juni 2022, jumlah UMKM yang bernaung di Jakpreneur telah mencapai 311.807 peserta. Sedangkan jumlah mitra/kolaborator Jakpreneur telah mencapai 262 peserta.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mengatakan, melalui program Jakpreneur, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pemberdayaan dan pengembangan terhadap para pelaku UMKM. Caranya adalah dengan menggelar sejumlah program pelatihan yang meliputi pelatihan hard skill dan soft skill.

"Melalui pelatihan ini, para peserta Jakpreneur akan mendapatkan program pelatihan hard skill maupun soft skill," tutur Elisabeth Ratu Ante Allo.

Elisabeth menjelaskan, peserta Jakpreneur yang mengikuti pelatihan hard skill akan diajarkan bagaimana membangun usaha kuliner, fesyen, dan kerajinan tangan. Sedangkan melalui pelatihan soft skill, para peserta Jakpreneur akan diberikan materi-materi tentang bagaimana membangun dan membentuk jiwa kewirausahaan. Kemudian, materi strategi melihat peluang bisnis bagi UMKM.

Selanjutnya, materi merintis usaha melalui penggunaan media online.
"Pelatihan ini dilaksanakan secara online atau daring dengan memanfaatkan fasilitas video teleconference," katanya.

Elisabeth memberikan beberapa contoh pelatihan hard skill dan soft skill yang diberikan kepada para pengusaha Jakpreneur, di antaranya pelatihan hard skill sablon digital. Pelatihan ini diikuti oleh 1.000 peserta. Pelatihan yang diselenggarakan di lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Rhino Indonesia Sukses.

Pelatihan hard skill lainnya yang diberikan adalah menjual kue kekinian secara daring. Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT FKS Pangan Nusantara. Adapun jumlah pesertanya mencapai 1.000 orang dari lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Selanjutnya, pelatihan hard skill yang juga diberikan kepada para Jakpreneur adalah pelatihan wirausaha baru makanan kolaborasi dengan PT Indofood Sukses Makmur. Pelatihan ini diikuti oleh 1.100 peserta di lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

"Ada juga pelatihan kreasi makanan berlebih kolaborasi DPPKUKM Dengan PT Sirkular Indonesia Sukses. Lalu ada pelatihan hard skill bimbingan teknis makanan dengan Modena Cooking Class," imbuhnya.

Sementara, untuk pelatihan soft skill yang dilakukan secara daring yaitu sesi curhat Jakpreneur Perempuan kolaborasi dengan Prospera. Pelatihan soft skill ini diikuti oleh 2.500 dari lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kemudian, pelatihan soft skill Platform Toko Online Jwalbli untuk lima wilayah Kota Administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu Kolaborasi dengan PT Berkah Niaga Digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terancam Nganggur Massal usai Gerai Ditutup, Anies Diminta Ajak Ribuan Karyawan Holywings Gabung Jakpreneur

Terancam Nganggur Massal usai Gerai Ditutup, Anies Diminta Ajak Ribuan Karyawan Holywings Gabung Jakpreneur

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:02 WIB

Kembangkan UMKM yang Terdampak Pandemi, Pemprov DKI Bangun Galeri Jakpreneur

Kembangkan UMKM yang Terdampak Pandemi, Pemprov DKI Bangun Galeri Jakpreneur

Jakarta | Selasa, 05 April 2022 | 23:54 WIB

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank DKI Dukung Galeri JakPreneur

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank DKI Dukung Galeri JakPreneur

Bisnis | Rabu, 30 Maret 2022 | 07:42 WIB

Kios Jakpreneur untuk UMKM di Stasiun Tebet

Kios Jakpreneur untuk UMKM di Stasiun Tebet

Foto | Selasa, 02 November 2021 | 17:55 WIB

Syarat dan Cara Daftar Kios Jakpreneur UMKM

Syarat dan Cara Daftar Kios Jakpreneur UMKM

News | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:47 WIB

Cara Gabung Jakpreneur untuk Para Pencari Kerja dan Mau Buka Usaha

Cara Gabung Jakpreneur untuk Para Pencari Kerja dan Mau Buka Usaha

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 12:12 WIB

Terkini

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB