facebook

Jokowi Masih Lancarkan Misi Perdamaian, Wapres Ma'ruf: Mudah-Mudahan Bapak Presiden Berhasil

Ria Rizki Nirmala Sari
Jokowi Masih Lancarkan Misi Perdamaian, Wapres Ma'ruf: Mudah-Mudahan Bapak Presiden Berhasil
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyampaikan pernyataan pers didampingi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah (kanan) dan Ketua Presidium Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) I Putu Yoga Saputra di Mataram, NTB, Kamis (30-6-2022). ANTARA/Desca Lidya Natalia

Ma'ruf menerangkan kalau tujuan Jokowi ke Rusia itu untuk mengupayakan adanya perdamaian karena perang mengakibatkan berbagai goncangan dan berbagai krisis.

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah berada di Rusia untuk melanjutkan misi perdamaian. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendoakan supaya Jokowi berhasil mengemban tugasnya tersebut.

Itu disampaikan Ma'ruf saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) XV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Presiden kita sekarang sedang melawat untuk melakukan misi perdamaian, selain menghadiri G7 di Jerman, kemudian ke Ukraina melalui Polandia untuk berunding dengan Presiden Ukraina," kata Ma'ruf pada Kamis (30/6/2022).

"Mudah-mudahan bapak presiden berhasil mengemban tugasnya dengan selamat sampai nanti kembali ke Tanah Air," tambahnya.

Baca Juga: Konflik Agama Di India Kian Memanas Setelah Pria Hindu Dibunuh

Adapun Ma'ruf menerangkan kalau tujuan Jokowi ke Rusia itu untuk mengupayakan adanya perdamaian karena perang mengakibatkan berbagai goncangan, berbagai krisis, termasuk krisis energi, krisis pangan, bahkan juga krisis keuangan.

Kendati begitu, Ma'ruf menyebut kalau Jokowi sendiri yang akan menjelaskan hasil lawatannya ke luar negeri tersebut.

"Saya kira nanti beliau sendiri yang akan mengumumkan supaya beliau sendiri. Jadi, nanti beliau yang akan menyampaikan. Itu akan lebih tepat," ungkapnya.

Sebagai informasi, Jokowi melakukan rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara, yakni Jerman, Ukraina, Rusia, dan Persatuan Emirat Arab mulai Minggu, 26 Juni 2022.

Di Jerman, Jokowi ikut menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 pada hari Senin (27/6) di Istana Elmau sebagai negara mitra G7.

Baca Juga: 7 Potret Barbie Kumalasari Berhijab, Bukan Disanjung tapi Dihina Kurang Pantas

Dari Jerman, Jokowi dan Iriana Jokowi berangkat ke Polandia untuk menaiki kereta luar biasa (KLB) menuju Kyiv Ukraina.

Jokowi lalu mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky, Kyiv, pada hari Rabu (29/6). Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa kunjungannya ke Ukraina merupakan perwujudan kepedulian masyarakat Indonesia untuk Ukraina.

Jokowi juga menegaskan posisi Indonesia mengenai pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah. Meskipun masih sangat sulit dicapai, Jokowi juga tetap menyampaikan pentingnya penyelesaian damai dan spirit perdamaian tidak boleh pernah luntur.

Selanjutnya, Jokowi menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Dengan kemampuan yang ada, rakyat dan pemerintah Indonesia berusaha memberikan kontribusi bantuan, termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.

Dari Ukraina, Jokowi kembali ke Polandia masih menggunakan KLB dari Stasiun Central Kyiv langsung menuju Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia, untuk melanjutkan lawatannya ke Moskow, Rusia.

Sementara itu, Jokowi akan mengadakan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin pada Kamis (30/6/2022).

Komentar