facebook

Curhat Tetangga Laki-laki di Sekitar Rumahnya Kerap Bergibah dengan Suara Keras, Warganet Beri Saran Begini

Ruth Meliana Dwi Indriani | Dita Alvinasari
Curhat Tetangga Laki-laki di Sekitar Rumahnya Kerap Bergibah dengan Suara Keras, Warganet Beri Saran Begini
Ilustrasi pertemanan yang seringkali pinjam meminjam uang.[Unsplash/Mattheus]

Perempuan ini mengungkapkan bahwa para perkumpulan tetangganya tersebut setiap malam pasti nongkrong dan bergibah.

Suara.com - Seorang perempuan curhat memiliki tetangga yang sering kali nongkrong dan bergibah di dekat rumahnya. Tongkrongan tetangganya tersebut begitu mengganggu karena selalu berbicara dengan nada yang keras.

Curhatan ini dikirimkan melalui akun Twitter @SeputarTetangga pada Jumat (01/07/22).

Dalam cuitannya, perempuan ini juga turut meminta saran dari publik terkait cara untuk menghadapi tetangga-tetangganya tersebut.

"Cowok-cowok yang mulutnya lemes, pedes, dan kenceng. Tolong yang pernah menghadapi cowok-cowok dengan karakteristik agak spesial seperti itu. Mohon sarannya," tulis pengirim cuitan.

Baca Juga: Unggah Video Menangis karena Merasa Tak Diprioritaskan Oleh Suami, Wanita Ini Tuai Kritikan Warganet

Pengirim cuitan ini mengungkapkan bahwa setiap malam tetangganya selalu berkumpul untuk bergibah hingga tengah malam.

Hal yang menganggunya adalah tetangganya tersebut mengobrol dengan suara yang keras bahkan sampai berteriak-teriak. 

Bahan obrolan para tetangganya tersebut pun tak jauh dari membicarakan keburukan orang lain atau sering disebut dengan bergibah.

"Mereka itu toxic banget. Tiap hari berisik sampai tengah malam. Obrolannya menggebu-gebu dan teriak-teriak. Pokoknya ganggu banget," jelasnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa apapun yang dirinya lakukan ataupun yang ia bicarakan di dalam rumah pasti akan menjadi bahan gibah para tetangganya. 

Baca Juga: Ditantang Istri untuk Belanja ke Pasar dengan Uang Rp 15 Ribu, Suami Pulang Bawa Belanjaan Tak Terduga, Publik: Cerdas

"Apapun yang aku lakuin atau apapun yang aku omongin di dalam rumah selalu jadi bahan obrolan nggak berguna mereka," lanjutnya.

Komentar