facebook

Ramai Isu Gibran Maju Pilgub DKI, Gerindra: Boleh-boleh Saja, Tapi...

Bangun Santoso | Ummi Hadyah Saleh
Ramai Isu Gibran Maju Pilgub DKI, Gerindra: Boleh-boleh Saja, Tapi...
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. [ANTARA/Aris Wasita]

Kata Rani, siapa pun memiliki hak untuk maju sebagai kepala daerah manapun termasuk mencalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta

Suara.com - Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani mengatakan, sah-sah saja jika Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka bakal maju dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Menurut dia, siapa pun memiliki hak untuk maju sebagai kepala daerah manapun termasuk mencalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Ya silahkan saja, rasanya siapa pun berhak maju sebagai Gubernur  di DKI atau mana pun," ujar Rani kepada Suara.com, Selasa (5/7/2022).

Termasuk Gibran, jika mampu, mumpuni dan memenuhi persyaratan sebagai calon gubernur, boleh -boleh saja.

Baca Juga: Wacana Gibran Maju Di Pilgub DKI Dinilai Hanya Sekedar Cek Ombak

"Selama memang beliau (Gibran) capable, mumpuni dan sesuai dengan persyaratan dan prosedur. Kenapa tidak boleh kan?," tutur dia.

Kata Rani, pihaknya tak masalah jika siapa pun atau Gibran maju di Pilgub DKI Jakarta. Namun ia berharap, partainya bisa mengusung cagub DKI dari internal Gerindra.

"Jadi dari Gerindra sih tidak masalah perihal siapa pun mau maju gubernur, hanya saja kami berharap bisa memajukan dari internal kader sendiri," katanya.

Sebelumnya pengamat politik, Zaki Mubarak menyoroti peluang Gibran jika maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Ia mempertanyakan kepatutan Gibran maju dalam Pilgub DKI.

"Sah-sah saja Gibran (jika) ingin maju di Pilgub DKI Jakarta, tapi apa patut?" tanya Zaki seperti dikutip dari Wartaekonomi.co.id, jaringan Suara.com, Minggu (3/7/2022).

Baca Juga: Gibran Diisukan Maju Di Pilgub DKI, Dasco : Kalau Benar, Gerindra Mungkin akan Dipertimbangkan

Bukan tanpa sebab, Zaki menilai Gibran seharusnya mengikuti langkah Jokowi yang tidak terburu-buru, dengan menjabat sebagai Wali Kota Solo selama dua periode.

Menurutnya, Gibran perlu membuktikan terlebih dahulu sebagai pemimpin dengan melakulan sejumlah terobosan di wilayah pemerintahannya. Pasalnya, ia menilai Solo belum menunjukkan perubahan sejak dipimpin Gibran.

"Lakukan berbagai terobosan, sehingga kebijakannya jadi best practices bagi daerah-daerah lain. Mungkin karena baru menjabat kurang dua tahun," kata Zaki.

Akademisi Universitas Islam Negeri ini mengatakan, ia tidak yakin dengan peluang dan kampanye Gibran jika maju dalam Pilkada DKI Jakarta mendatang.

Meski demikian, lanjut Zaki, bukan tidak mungkin Gibran memenangkan Pilgub DKI Jakarta. Apalagi jika istana ikut memobilisasi partai-partai koalisi pemerintah.

Namun itu justru hanya membuat Gibran terkesan sebagai "gubernur karbitan".

"Namun, jeleknya itu akan muncul sebutan dan kesan sebagai gubernur karbitan," katanya.

Komentar