Geger Video Bocah 'Dihukum' oleh Ortu Diduga Akibat Membolos, Anak 80-90an Auto Adu Nasib

Dany Garjito, Elvariza Opita

Selasa, 05 Juli 2022 | 10:33 WIB
Geger Video Bocah 'Dihukum' oleh Ortu Diduga Akibat Membolos, Anak 80-90an Auto Adu Nasib
Bocah diikat dan disabet kayu oleh orangtuanya diduga akibat membolos. (Instagram/@andreli_story)

Suara.com - Gaya pengasuhan orang tua memang beragam. Salah satunya orang tua yang menempuh berbagai cara yang cukup keras untuk mendisiplinkan anaknya.

Begitu pula dengan orang tua yang sampai hati memukul anaknya yang dianggap sudah melakukan kesalahan fatal. Hal itulah yang diduga terlihat pada vidoe unggahan akun Instagram @andreli_story.

Tak ada keterangan jelas video tersebut direkam kapan dan di mana. Namun tampak jelas seorang bocah laki-laki yang sedang diikat di sebuah pilar kayu.

Tampak bocah bercelana hijau itu sudah menangis karena sedang dimarahi oleh ibunya. Bukan cuma itu, sesekali terlihat sang ibu yang menyabet kaki telanjangnya dengan sebuah kayu panjang.

Tangisan bocah itu nyatanya tak menghentikan sabetan kayu dari ibunya. Bahkan perekam video juga tampak santai mengabadikan seluruh kejadian tersebut sambil sesekali terdengar tertawa.

"Bolos," seru perekam video, memicu dugaan kalau bocah itu dimarahi akibat membolos sekolah.

Terlihat pula beberapa warga yang melintas ketika bocah itu masih dipukuli ibunya, namun tidak ada yang berusaha membantu. Malah kemudian datang sang ayah yang lantas mengambilalih tugas untuk menghajar bocah tersebut.

Bocah diikat dan disabet kayu oleh orangtuanya diduga akibat membolos. (Instagram/@andreli_story)
Bocah diikat dan disabet kayu oleh orangtuanya diduga akibat membolos. (Instagram/@andreli_story)

Video ini tentu langsung mencuri perhatian warganet. Namun bukan mendapat kritikan tajam, publik yang kebanyakan anak angkatan 1980-1990-an ternyata malah adu nasib membandingkan apa yang dialami bocah tersebut dengan keadaan mereka di masa lalu.

"80 an pasti pernah mengalami," celetuk @andreli_story, seperti dikutip Suara.com pada Selasa (5/7/2022), yang kemudian diamini oleh banyak warganet lain.

baca juga

"Ini kalau bandelnya udah gak ketulungan sih kalo dikampungku dulu, makanya emaknya pake jurus terahir," kata warganet.

"Kalo sekarang otewe viral," seloroh warganet.

"Dampak mukul anak bisa bikin anak tumbuh makin agresif dan gak bisa kendaliin emosi. Jangka panjang justru bisa jadi trauma atau masalah psikologi lainnya, membuat dia jadi gak percaya diri atau malah jadi pribadi yang kasar. Banyak orang anggap kekerasan normal karena dididik sama ama ortunya. Didik anak caranya 1.000 macam. Gak tega liatnya, walau gara-gara dia bolos sekolah. Cari sebabnya dulu deh," ujar warganet yang kontra dengan cara orang tua mendisiplinkan anak tersebut.

"Buat yang 90an mah udah biasa dan efeknya memang terdidik daripada zaman now," tutur warganet.

"Abis itu disuruh makan ... sekalipun tidak terlihat, tapi sebenarnya orangtua merasa trenyuh kalo lihat anaknya nangis. SEMANGAT MAAK " timpal yang lainnya.

Kalau menurut Anda, sudah tepat kah yang dilakukan oleh orang tua di video ini? Untuk video selengkapnya bisa disimak di sini.

Dampak Buruk Memukul Anak

Ilustrasi ibu memukul anak

Meski mungkin benar-benar bisa mendisiplinkan, ternyata ada dampak dari orang tua yang suka memukul anaknya. Seperti dilansir dari hellosehat.com, terdapat setidaknya 8 dampak anak-anak yang dipukul dan dimarahi, apa saja?

  1. Anak mengalami trauma
  2. Anak sulit bersosialisasi
  3. Mengalami gangguan perkembangan otak
  4. Membuat anak sulit belajar
  5. Anak berperilaku kasar
  6. Anak berisiko melukai dirinya sendiri
  7. Anak kabur dari rumah
  8. Berisiko pergaulan bebas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tendang Pagar, Pemuda Sudah Berisik Ngejago Tantang Pemilik Rumah: Gue Pribumi di Sini, Lo Mau Macem-macem?

Tendang Pagar, Pemuda Sudah Berisik Ngejago Tantang Pemilik Rumah: Gue Pribumi di Sini, Lo Mau Macem-macem?

Sumut | Selasa, 05 Juli 2022 | 05:05 WIB

Kasus Dugaan KDRT di Kembangan, Polisi Gelar Olah Tempat Kejadian Perkara

Kasus Dugaan KDRT di Kembangan, Polisi Gelar Olah Tempat Kejadian Perkara

Jakarta | Senin, 04 Juli 2022 | 22:24 WIB

Niat Terbangkan Balon Udara, Malah Berakhir Apes

Niat Terbangkan Balon Udara, Malah Berakhir Apes

Jogja | Senin, 04 Juli 2022 | 20:47 WIB

Usai Vincent Tanding Badminton, Desta Mendadak Viral di Twitter

Usai Vincent Tanding Badminton, Desta Mendadak Viral di Twitter

Banten | Senin, 04 Juli 2022 | 23:15 WIB

Basah Kuyup Nyemplung ke Tempat Wudu Masjid, Bocah Ini Jadi Bahan Tertawaan

Basah Kuyup Nyemplung ke Tempat Wudu Masjid, Bocah Ini Jadi Bahan Tertawaan

Sumut | Senin, 04 Juli 2022 | 19:17 WIB

Terkini

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

Udara Singapura Memburuk, Asap dari Kalimantan dan Sumatra Terpantau Bergerak Masuk

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:08 WIB

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

YouTube, X, hingga Telegram Masuk Daftar Risiko Tinggi PP TUNAS, Ini Langkah Komdigi

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:06 WIB

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Pemkab Siak Ngaret Serahkan Dokumen, Pembahasan APBD-P Terancam Deadlock

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:03 WIB

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Shio Macan dan Naga Apakah Cocok? Intip Peruntungan Asmara, Karier hingga Keuangannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 09:02 WIB

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

UlasanA Bona Fide Killer: Ketika Ibu Rumah Tangga Menyimpan Identitas sebagai Pembunuh

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:00 WIB

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Cakupan Konservasi Halmahera Diperluas, Pemantauan Biodiversitas Kini Sentuh 40 Titik

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 08:57 WIB

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Harga Cabai Keriting Meledak, Tembus Rp120 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:56 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Kasus ISPA di Rokan Hulu Meningkat saat Kabut Asap, Anak-anak Paling Banyak

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

×