Paspampres Nyaris Kecolongan! Pemuda Beralmamater Bebas Berlari Dekati Jokowi di Nias

Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 07 Juli 2022 | 12:46 WIB
Paspampres Nyaris Kecolongan! Pemuda Beralmamater Bebas Berlari Dekati Jokowi di Nias
Seorang pria beralmamater ditahan sejumlah anggota Paspampres karena berlari mendekati Presiden Jokowi di Pulau Nias, Sumatera Utara, Rabu (6/7/2022). (Tangkap layar Facebook)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tengah melakukan kunjungan kerjanya di Nias, Sumatera Utara sejak Rabu (6/7/2022). Saat melakukan kunker tersebut, Jokowi sempat dikagetkan dengan seorang pria yang mengenakan almamater biru.

Dari sebuah video berdurasi 30 detik, Jokowi terlihat tengah menyapa masyarakat di Pulau Nias sembari membagi-bagikan kaos. Kala itu, Jokowi terlihat dijaga ketat oleh beberapa anggota Paspampres.

Pada saat kondisi itu, ada seorang pria yang lari untuk mendekati Jokowi sambil membawa secarik kertas. Pria tersebut terlihat mengenakan kemeja dan almamater biru.

Karena geraknya terlihat, dua anggota Paspampres yang menggunakan seragam hitam langsung menariknya dari belakang. Kemudian ada satu anggota Paspampres yang gesit mengambil kertas dari pria itu.

Sementara dua anggota Paspampres yang berdiri dekat dengan Jokowi langsung melakukan perlindungan.

Pemuda tersebut langsung dikerubungi oleh anggota Paspampres lainnya.

"Wis wayahe (sudah waktunya)," ucap seorang wanita dalam video tersebut yang dikutip Suara.com dari akun Facebook Baktiar Pakpahan, Kamis (7/7/2022).

Seorang pemuda beralmamater berhasil berbicara dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi setelah berhasil menembus penjagaan Paspampres di Pulau Nias, Sumatera Utara, Rabu (6/7/2022). (Tangkap layar Facebook)
Seorang pemuda beralmamater berhasil berbicara dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi setelah berhasil menembus penjagaan Paspampres di Pulau Nias, Sumatera Utara, Rabu (6/7/2022). (Tangkap layar Facebook)

Jokowi yang melihat kejadian itu langsung meminta supaya pemuda itu dilepaskan.

Terlihat dari gestur tangan Jokowi yang mengajak pria tersebut untuk menghampirinya. Satu anggota Paspampres memeriksa tubuh pria itu untuk memastikan tidak membahayakan Jokowi.

baca juga

Setelah dirasa aman, akhirnya pria tersebut bisa menemui Jokowi. Belum diketahui apa pesan yang disampaikan oleh pria itu kepada Kepala Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Bagikan Bansos dan Beli Dagangan Asongan Rp 200 Ribu di Patisah Medan

Jokowi Bagikan Bansos dan Beli Dagangan Asongan Rp 200 Ribu di Patisah Medan

Tantrum | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:33 WIB

Dampingi Jokowi ke Pasar Petisah, Edy Rahmayadi Ungkap Harga Pangan Masih Tinggi: Ini PR Kita

Dampingi Jokowi ke Pasar Petisah, Edy Rahmayadi Ungkap Harga Pangan Masih Tinggi: Ini PR Kita

Deli | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:11 WIB

Banyak Negara Kekurangan Pangan Akut Gara-Gara Perang, Jokowi: Kita Harus Bersyukur Masih Ada Beras

Banyak Negara Kekurangan Pangan Akut Gara-Gara Perang, Jokowi: Kita Harus Bersyukur Masih Ada Beras

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:57 WIB

Curhat Penjual Jagung Dilarisi Jokowi: Sebenarnya Tadi Harganya Rp36 Ribu Tapi Dibayar Bapak Rp200 ribu

Curhat Penjual Jagung Dilarisi Jokowi: Sebenarnya Tadi Harganya Rp36 Ribu Tapi Dibayar Bapak Rp200 ribu

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:47 WIB

Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?

Harganya Masih Rendah Ketimbang Negara Lain, Jokowi: Kalau BBM Naik, Ada yang Setuju?

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 11:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×