facebook

Terkuak di Sidang! Pak RT Sebut M Kece Diajarkan Jozeph Paul Zhang Bikin Konten Penistaan Agama

Ria Rizki Nirmala Sari | Yosea Arga Pramudita
Terkuak di Sidang! Pak RT Sebut M Kece Diajarkan Jozeph Paul Zhang Bikin Konten Penistaan Agama
Irjen Napoleon Bonaparte dan Youtuber M Kece saling berpelukan di ruang utama Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022). [Suara.com/Arga]

Pak RT mengetahui itu saat Kece diajak berbicara dengan Napoleon usai insiden pelumuran kotoran manusia.

Suara.com - Youtuber M Kece menjadi korban penganiayaan di Rutan Bareskrim Polri pada Agustus 2021 lalu. Kece dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte dan beberapa tahanan lain lantaran melakukan penistaan agama.

Dalam sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, terungkap fakta kalau motif Kece membuat konten bernada penistaan karena faktor ekonomi. Selain itu, Kece juga disebut belajar dari buronan kasus penistaan agama lainnya yakni Jozeph Paul Zhang dalam memproduksi konten.

Hal itu disampaikan oleh saksi bernama Harmeniko alias Choky alias Pak RT. Sosok Pak RT merupakan terdakwa yang ikut melakukan penganiayaan bersama Irjen Napoleon.

"Siapa yang mengajarkan dia (M Kece) memasukan semua konten ke Youtube?," tanya Napoleon kepada Pak RT di ruang sidang utama, Kamis (7/7/2022).

"Pak Paul Zhang dan pendeta," jawab Pak RT.

Pak RT mengetahui itu saat Kece diajak berbicara dengan Napoleon usai insiden pelumuran kotoran manusia. Saat itu, eks Kadiv Hubinter Bareskrim Polri tersebut menanyakan apakah ada orang yang terhubung dengan Kece.

Selain Paul Zhang, disebut pula nama Pendeta Saifuddin, DPO yang masih berada di luar negeri. Sang pendeta dalam hal ini juga tersandung kasus penistaan agama.

"Tapi saya sering koordinasi dengan pak Pendeta Saifudin Ibrahim, saya sering ngobrol-ngobrol yang di Jerman itu Pak Paul Zhang, Pendeta Manahulu, saya sering ngobrol sama mereka tukar pikiran," kata Pak RT menirukan ucapan Kece.

"Bapak tanya lagi apa kamu disuruh sama mereka? Saudara kece menjawab ini cuma sharing-sharing aja," lanjut Pak RT.

Faktor Ekonomi

Komentar