Sepak Terjang PM Inggris Boris Johnson: dari Jurnalis sampai Perdana Menteri

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:15 WIB
Sepak Terjang PM Inggris Boris Johnson: dari Jurnalis sampai Perdana Menteri
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson. [Niklas HALLE'N/AFP]

Suara.com - Berikut sepak terjang PM Inggris Boris Johnson yang menyatakan mengundurkan diri sebagai perdana menteri Inggris pada Kamis (7/7/2022), mengikuti seruan dari rekan-rekan menteri dan anggota parlemen di Partai Konservatif.

"Proses pemilihan pemimpin baru harus dimulai sekarang," kata Johnson di pintu Downing Street Nomor 10.

"Dan hari ini saya telah menunjuk sebuah kabinet untuk menjalankan tugas sampai pemimpin baru menjabat," katanya.

Sebelumnya, ia adalah pemimpin partai Konservatif, yang letaknya berada di kanan tengah spektrum politik dan menjadi partai politik tertua di Inggris. Pemilik nama lengkap Alexander Boris Johnson ini adalah warga negara Inggris, tetapi dirinya lahir di New York, Amerika Serikat pada 19 Juni 1964.

Ia diketahui pernah menempuh pendidikan di Eton College sebelum akhirnya melanjutkan studi di Universitas Oxford jurusan Literae Humaniores.

Sementara itu, berikut sepak terjang Boris Johnson yang berhasil Suara.com rangkum.

Pernah Berkarier sebagai Jurnalis

Boris Johnson mengawali kariernya sebagai koresponden pada 1989. Tepatnya, setelah lulus dari Eton College dan Balliol College, Oxford. Pria ini lalu meneruskan kariernya sebagai penulis berita di The Times.

Ia kemudian naik jabatan sebagai assisten editor di The Daily Telegraph. Lanjut di tahun 1999, Boris Johnson diangkat menjadi editor, setelah pindah ke The Spectator.

Karier Politik

Sambil menjalani kariernya di bidang jurnalisme, Johnson juga mulai terlibat dalam politik.

Pada tahun 1997, ia terpilih sebagai kandidat Partai Konservatif untuk Anggota Parlemen daerah dalam pemilihan Clwyd South.

Meski gagal dalam kampanye ini dan kalah dari kandidat Partai Buruh, namun, pada tahun 2001 Johnson terpilih lagi sebagai kandidat Partai Konservatif dan menang menjadi Anggota Parlemen untuk daerah pemilihan Henley-on-Thames.

Pada saat ini, Johnson bisa dibilang sudah menjadi tokoh politik terkenal lantaran kerap tampil di televisi, kepribadiannya yang dianggap kikuk, dan memiliki banyak skandal publik.

Kemudian, pada tahun 2008, Johnson terpilih sebagai Walikota London dan mengundurkan diri dari perannya sebagai Anggota Parlemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengundurkan Diri, Ini Isi Pidato PM Inggris Boris Johnson

Mengundurkan Diri, Ini Isi Pidato PM Inggris Boris Johnson

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:00 WIB

Skandal Pesta dan Kasus Pelecehan Seksual Di Balik Mundurnya Boris Johnson

Skandal Pesta dan Kasus Pelecehan Seksual Di Balik Mundurnya Boris Johnson

Video | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:05 WIB

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur, Politisi Rusia Bersuka Cita Sebut Johnson Badut

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson Mundur, Politisi Rusia Bersuka Cita Sebut Johnson Badut

Lampung | Jum'at, 08 Juli 2022 | 06:30 WIB

PM Inggris Boris Johnson Mundur Dari Jabatan

PM Inggris Boris Johnson Mundur Dari Jabatan

| Jum'at, 08 Juli 2022 | 00:01 WIB

Beri Senjata ke Ukraina, Politisi Rusia Sebut Eks PM Inggris Boris Jonhson 'Si Badut'

Beri Senjata ke Ukraina, Politisi Rusia Sebut Eks PM Inggris Boris Jonhson 'Si Badut'

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 20:43 WIB

Terkini

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB