7 Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Kadiv Propam: CCTV Rusak, Motif hingga Luka

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 13 Juli 2022 | 11:49 WIB
7 Kejanggalan Kasus Polisi Tembak Polisi di Rumah Kadiv Propam: CCTV Rusak, Motif hingga Luka
Kombes Budhi Herdi Susianto Memberikan Keterangan Terkait Penembakan Brigadir J (ANTARA)

Suara.com - Ada kejanggalan dari kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J oleh rekannya sendiri Bharada E. Peristiwa ini terjadi pada Jum'at (8/7/2022) di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Pihak kepolisian sudah mengumumkan hal tersebut dan akan segera menyelidiki kasusnya. Namun, dalam keterangan yang disampaikan, tampak ada kejanggalan. Berikut beberapa diantaranya.

1. Baru diumumkan tiga hari setelah kejadian

Insiden penembakan Brigadir J hingga tewas yang dilakukan Bharada E  terjadi pada Jum’at (8/7/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Namun Ahmad Ramadhan baru menginformasikan hal tersebut dalam konfrensi pers pertama pada Senin (11/7/2022).

2. Penjelasan motif penembakan yang berbeda

Dalam konfrensi pers pertama Ramadhan menyatakan bahwa sebelum baku tembak berlangsung, Brigadir J sempat mengacungkan senjata saat mendengar teguran dari Bharada E sebelum akhirnya menembak ke arah Bharada E.

“Bharada E menegur dan saat itu yang bersangkutan mengacungkan senjata kemudian melakukan penembakan dan Bharada E tentu menghindar dan membalas tembakan terhadap Brigadir J," kata Ramadhan.

"Akibat penembakan yang dilakukan oleh Bharada E itu mengakibatkan Brigadir J meninggal dunia,” kata sambungnya.

Keterangan berbeda disampaikan Ramadhan dalam konfrensi pers lanjutan. Ia mengatakan Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

baca juga

Brigadir J disebut Ramadhan panik dengan istri Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yang berteriak minta tolong dan kemudian ditodong pistol.

“Peristiwa itu terjadi ketika Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam di mana saat itu istri dari Kadiv Propam sedang istirahat. Kemudian Brigadir J melakukan tindakan pelecehan dan menodongkan dengan menggunakan senjata pistol ke kepala istri Kadiv Propam," ungkap Ramadhan.

"Sontak seketika ibu Kadiv Propam berteriak minta tolong, akibat teriakan tersebut Brigadir J panik dan keluar dari kamar,” sambungnya.

Teriakan itu langsung direspons Bharada E yang menanyakan situasi kondisi dan langsung dijawab dengan tembakan oleh Brigadir J.

“Kemudian mendengar teriakan dari ibu maka Bharada E yang saat itu berada di lantai atas menghampiri, dari atas tangga kurang lebih 10 meter bertanya ada apa, namun direspons dengan tembakan yang dilakukan Brigadir J," lanjutnya.

3. Keberadaan Irjen Ferdy Sambo tidak jelas

Dalam konfrensi pers kedua, Ramadhan mengatakan bahwa saat penembakan terjadi Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo tengah berada di luar rumah untuk melakukan tes PCR COVID-19. 

Namun, begitu wartawan menanyakan di mana lokasi persis dan dalam rangka apa Irjen Ferdy melakukan tes PCR, Ramadhan justru terdengar beralasan layaknya menutupi sesuatu.

“Pak terkait dengan Pak Kadiv Propam itu, kemana ya perginya tidak ada di rumah?” tanya wartawan.

“Yang jelas tidak ada di rumah,” jawab Ramadhan.

“Iya itu sedang apa? Awalnya tadi kan katanya ada tes PCR, itu dalam rangka apa tes PCR?” tanya wartawan lagi.

“Nanti kita tanyakan, yang jelas pada saat kejadian beliau tidak ada di rumah. Beliau mengetahui kejadian setelah terjadi penembakan yang menelpon istri beliau,” kata Ramadhan.

4. Penjelasan tugas Brigadir J tidak jelas

Masih dalam konfrensi pers di hadapan wartawan, Ramadhan mengatakan Brigadir J bertugas sebagai sopir istri Kadiv Humas. Sementara Bharada E merupakan ajudan pribadi dari Kadiv Propam.

Keterangan berbeda disampaikan pihak keluarga yang mengatakan bahwa Brigadir J sudah dua tahun bekerja sebagai ajudan Ferdy Sambo.

5. Keluarga sempat tidak diizinkan melihat jenazah

Pihak keluarga mengaku sempat tidak diizinkan melihat kondisi jenazah Brigadir J begitu tiba di rumah pada Sabtu (9/7/2022) oleh polisi. Namun setelah ibu Brigadir J terus mendesak, mereka baru diperbolehkan.

Pihak keluarga juga mengatakan sejak jenazah Brigadir J tiba di Sungai Bahar, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, tidak ada penjelasan apapun dari kepolisian terkait penyebab atau kronologi terjadinya penembakan. 

6. Keterangan luka yang berbeda

Pihak keluarga mengatakan ada empat luka tembak pada tubuh Brigadir J, yakni dua luka di dada, satu luka tembak di tangan, dan satu luka tembak lainnya di bagian leher. Selain itu, mereka juga mengatakan terdapat luka sayatan senjata tajam di bagian mata, hidung, mulut, dan kaki.

Ini berbeda dengan keterangan pihak kepolisian. Ramadhan mengatakan Brigadir J mengalami tujuh luka dari lima tembakan. Dua lukanya berasal dari sayatan proyektil yang ditembakan Bharada E ke Brigadir J. 

7. CCTV di lokasi kejadian rusak

Pihak kepolisian mengatakan CCTV di rumah Kadiv Propam rusak sehingga tidak bisa dijadikan bukti. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto mengungkapkan alasan tidak berfungsinya kamera pengawas itu lantaran decoder atau DVR CCTV-nya rusak.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Pangkat Polisi dari yang Terendah hingga Tertinggi, Bharada Golongan Apa?

Daftar Pangkat Polisi dari yang Terendah hingga Tertinggi, Bharada Golongan Apa?

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:01 WIB

Nekat, Aksi Dua Maling Bangku Tunggu Pasien di Klinik Ini Terekam CCTV

Nekat, Aksi Dua Maling Bangku Tunggu Pasien di Klinik Ini Terekam CCTV

Jogja | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:35 WIB

3 Luka Brigadir J yang Dicurigai Keluarga, Jari Putus hingga Sayatan Kelopak Mata

3 Luka Brigadir J yang Dicurigai Keluarga, Jari Putus hingga Sayatan Kelopak Mata

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:29 WIB

Heboh Kasus Polisi Tembak Polisi Di Rumah Kadiv Propam, Jazilul PKB: Ini Masalah Yang Aneh

Heboh Kasus Polisi Tembak Polisi Di Rumah Kadiv Propam, Jazilul PKB: Ini Masalah Yang Aneh

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:24 WIB

Tuai Pujian, Aksi Para Pemuda Gercep Bantu Pedagang Keliling yang Gerobaknya Terguling

Tuai Pujian, Aksi Para Pemuda Gercep Bantu Pedagang Keliling yang Gerobaknya Terguling

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 11:13 WIB

Sosok Bharada E yang Tembak Brigadir J Hingga Tewas: Tim Penembak Kelas Satu

Sosok Bharada E yang Tembak Brigadir J Hingga Tewas: Tim Penembak Kelas Satu

Kalbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×