Purnawirawan TNI Janjikan Rp20 Juta Buat Masyarakat yang Mampu Ungkap Penyebar Hoaks

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2022 | 19:26 WIB
Purnawirawan TNI Janjikan Rp20 Juta Buat Masyarakat yang Mampu Ungkap Penyebar Hoaks
Ilustrasi/ dalang di balik channel YouTube Politik Indonesia sedang diburu oleh Purnawirawan TNI Mayor (Purn) Muhammad Saleh Karaeng Silla. (Shutterstock)

Suara.com - Purnawirawan TNI Mayor (Purn) Muhammad Saleh Karaeng Silla meminta Ketua DPR RI Puan Maharani bergerak melawan buzzer hoaks. Dia juga meminta masyarakat turut serta memburu para pelaku.

Sebagai imbalannya, Saleh menjanjikan uang senilai Rp20 juta bagi masyarakat yang mampu mengungkap atau memberi informasi terkait identitas pemilik akun YouTube Politik Indonesia.

"Saya akan memberi hadiah Rp20 juta rupiah bagi siapapun yang berhasil mengungkap siapa sosok dan dalang dibalik buzzer hoax yang sedang diburu," kata Saleh seperti dikutip dalam video di Youtube MPS Sang Mayor Pemersatu, Minggu (17/7/2022).

Saleh menyebut salah satu targetnya, yakni dalang di balik channel YouTube Politik Indonesia. Akun tersebut dinilainya kerap menyebarkan informasi bohong alias hoaks yang meresahkan.

"Saya beberkan fakta-fakta fitnah dan hoax di channel tersebut: Postingan di channel ini tanggal 5 Juni 2022 memfitnah Ibu Megawati Soekarnoputeri dengan judul video viral 'PDIP diambang kehancuran, didepan Jokowi dan media mega menangis sejadi jadinya dan video dengan judul, Jokowi US1R megawati dari istana!! akibat ulah partainya," ungkapnya.

Tak hanya Megawati dan Jokowi, Saleh menyebut akun YouTube Politik Indonesia juga menyebarkan hoaks dan fitnah terhadap Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerinda, Prabowo Subianto, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, dan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY.

Saleh meminta masyarakat yang mengetahui aktor di balik akun YouTube Politik Indonesia untuk melapor ke alamat e-mail [email protected]. Sebagaimana yang dia janjikan, masyarakat yang mampu memberi informasi sebagaimana sesuai dengan syarat dan ketentuan, akan diberi imbalan Rp20 juta.

"Bukti harus bisa diverifikasi sehingga bisa dengan jelas diketahui bahwa sosok tersebut merupakan pemilik atau pengelola buzzer hoax yang sedang diburu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Kabar Ketua Adat Papua Pastikan Anies Baswedan Menang pada Pilpres 2024?

CEK FAKTA: Benarkah Kabar Ketua Adat Papua Pastikan Anies Baswedan Menang pada Pilpres 2024?

Hits | Jum'at, 15 Juli 2022 | 08:38 WIB

Teratas di Survei Pilpres 2024, Ganjar: Aku Tak Ngurusi Brambang Karo Lombok Wae

Teratas di Survei Pilpres 2024, Ganjar: Aku Tak Ngurusi Brambang Karo Lombok Wae

Jawa Tengah | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:52 WIB

Isu Kesehatan Menduduki Posisi Tiga Teratas Hoaks di Indonesia

Isu Kesehatan Menduduki Posisi Tiga Teratas Hoaks di Indonesia

Health | Rabu, 13 Juli 2022 | 19:48 WIB

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Gandeng TikTok Berantas Hoaks dan Ujaran Kebencian

Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Gandeng TikTok Berantas Hoaks dan Ujaran Kebencian

| Rabu, 13 Juli 2022 | 08:00 WIB

Lawan Hoaks Kesehatan,Halodoc dan TikTok Berkolaborasi

Lawan Hoaks Kesehatan,Halodoc dan TikTok Berkolaborasi

| Selasa, 12 Juli 2022 | 23:51 WIB

Bawaslu RI Gandeng TikTok, Antisipasi Penyebaran Konten Hoaks Jelang Pemilu 2024

Bawaslu RI Gandeng TikTok, Antisipasi Penyebaran Konten Hoaks Jelang Pemilu 2024

Sumbar | Rabu, 13 Juli 2022 | 08:15 WIB

Terkini

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:30 WIB

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan

News | Rabu, 15 April 2026 | 09:04 WIB

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:57 WIB

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

Terseret Dugaan Kasus Korupsi, Nadiem Makariem Akui Kurang Pahami Budaya Birokrasi

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB