Sindir Satu Parpol Munculkan Kader Partai Lain karena Elektoral Turun, Hasto PDIP Jadikan NasDem Sasaran Tembak?

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Senin, 18 Juli 2022 | 11:01 WIB
Sindir Satu Parpol Munculkan Kader Partai Lain karena Elektoral Turun, Hasto PDIP Jadikan NasDem Sasaran Tembak?
Sindir Satu Parpol Munculkan Kader Partai Lain karena Elektoral Turun, Hasto PDIP Jadikan NasDem Sasaran Tembak? [Dok.Antara]

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyindir adanya satu partai politik yang elektoralnya turun, kemudian mencoba memunculkan kader partai lain, bahkan mencalonkan sosok yang seharusnya netral dalam politik. Hal itu disampaikan Hasto di tengah memberikan masukan terhadap kader PDIP agar tetap taat terhadap asas soal pencapresan di Pilpres 2024.

Menanggapi hal itu, pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai bahwa kekinian Hasto sedang memberikan wanti-wanti ke internal PDIP dan ke pihak eksternal lewat pernyataannya tersebut.

"Yang pertama tentu keliahatannya Hasto ingin persoalan di internal itu tidak gonjang-ganjing selama ini kan ada matahari kembar mejadi capres yaitu bu Puan dan Ganjar keliatannya pernyataan tersebut, Hasto ingin menertibkan kader yang tak taat asas ya karena bagaimana pun sudah ada perintah dari partai bahwa jangan bicara pencapresan bahawa nanti bu Megawati yang memutuskan terkait dengan capres di PDIP," kata Ujang saat dihubungi, Senin (18/7/2022).

Menurutnya, hal tersebut memang perlu dilakukan lantaran di internal PDIP perlu kondusif, perlu solid dan perlu semua kader taat asas agar tak jalan masing-masing.

"Tidak taat asas ya akan chaos PDIP akan ribut di PDIP tentu ini merugikan PDIP sendiri. Oleh karena itu, semua kader harus taat asas, baik Ganjar maupun Puan atau siapa pun dia yang ingin menjadi capres," ungkapnya.

Sementara terkait dengan sindiran Hasto soal adanya partai politik yang sedang turun elektoralnya tapi memunculkan kader dari partai lain, Ujang menilai sindiran tersebut mengarah ke Partai NasDem.

"Saya tidak tahu partai mana yang dimaksudkan oleh Hasto. Tapi kelihatannya arah-arahnya siapa partai yang sudah mengusulkan capres, ya NasDem. Mungkin NasDem yang sedang menjadi sasaran tembak dari Hasto," tuturnya.

Kendati begitu, kata dia, elektablitas NasDem sendiri terpantau stabil. Ia mengatakan, soal aksi saling menyindir biasa terjadi dalam dinamika politik.

"Saya sih melihatanya saling sindir terjadi biasa saja terjsdi dalam dinamika politik. Kelihatanya Hasto menyindir NasDem meunculkan nama Ganjar itu," tandasnya.

Sindiran Telak Hasto PDIP

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto, menyatakan para kader partai politik penguasa itu harus taat asas terkait pencalonan presiden untuk Pemilu mendatang.

“Kader PDI Perjuangan harus taat asas. Ibu Mega mempertimbangkan yang terbaik bagi bangsa dan negara, mencari pemimpin yang betul-betul mengakar pada rakyat, dipimpin oleh ideologi Pancasila sehingga bisa menentukan arah masa depan. Itu yang dicari Bu Mega,” kata dia, dalam keterangan diterima di Jakarta Minggu (17/7/2022).

Ia secara khusus meminta agar pengurus dan kader partai untuk tak terpengaruh mengenai calon presiden-wakil presiden, sebab hal itu akan diputuskan Megawati.

Menurut dia, Megawati mencari seorang sosok pemimpin yang kuat secara ideologis, pernah berkeliling ke seluruh Indonesia dan benar-benar mengenal rakyatnya.

Megawati pun, kata dia, berkeliling ke seluruh Indonesia, sama dengan yang dilakukan Bung Karno berkeliling Indonesia. Bahkan, Bung Karno sampai dimasukkan penjara karena mendengungkan Indonesia merdeka sehingga ditakuti kolonialis Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunaikan Ibadah Haji Bersama, Gus Miftah Panggil Ridwan Kamil "Capres Kita"

Tunaikan Ibadah Haji Bersama, Gus Miftah Panggil Ridwan Kamil "Capres Kita"

Sumsel | Senin, 18 Juli 2022 | 10:14 WIB

Bicara Capres, Hasto PDIP Sebut Ada Parpol Elektoralnya Turun Lalu Coba Munculkan Kader Partai Lain, Sindir Siapa?

Bicara Capres, Hasto PDIP Sebut Ada Parpol Elektoralnya Turun Lalu Coba Munculkan Kader Partai Lain, Sindir Siapa?

News | Senin, 18 Juli 2022 | 07:43 WIB

Megawati Yakin Indonesia Bisa Hadir Sebagai Lumbung Pangan Dunia

Megawati Yakin Indonesia Bisa Hadir Sebagai Lumbung Pangan Dunia

| Minggu, 17 Juli 2022 | 21:27 WIB

Sering Dinyiyir Gubernur Tak Punya Prestasi, Ganjar Pranowo Beri Respon Menohok

Sering Dinyiyir Gubernur Tak Punya Prestasi, Ganjar Pranowo Beri Respon Menohok

Jawa Tengah | Minggu, 17 Juli 2022 | 19:01 WIB

Terkini

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

PSI Kecam Aksi Pemukulan ke Bro Ron, Minta Aparat Usut Semua Yang Terlibat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:19 WIB

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

Warung Kelontong di Kemayoran Dirusak Anggota TNI Buntut Ogah Bayar Admin QRIS Senilai Rp1.000

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:17 WIB

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

Calon Siswa Sekolah Rakyat Menangis di Pelukan Seskab Teddy: Saya Mau Sekolah, Pak

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

Sahroni Soroti Profesionalitas Hakim Ad Hoc Usai Terbitnya Perpres Baru

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:55 WIB

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

Ada Info soal Jual Beli Titik SPPG, KSP Bakal Lakukan Sidak Cegah Potensi Korupsi di Program MBG

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:52 WIB

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

Dudung Abdurrachman Serang Balik Amien Rais: Tudingan ke Teddy Hoaks dan Fitnah!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:45 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

Jakarta Dikepung Banjir, Pramono Anung Ungkap Penyebabnya Bukan Cuma Hujan Deras

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:36 WIB

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

7 Fakta Kasus Pencabulan di Ponpes Pati, Korban Diduga Capai 50 Santriwati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:11 WIB

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:45 WIB