Cerita Muhammad Ali, Berat Tinggalkan Tanah Suci usai 12 Kali Umrah

Chyntia Sami Bhayangkara, Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 19 Juli 2022 | 07:13 WIB
Cerita Muhammad Ali, Berat Tinggalkan Tanah Suci usai 12 Kali Umrah
Muhammad Ali, jemaah asal Bojonegoro 12 kali umrah selama di Tanah SUci (Dok MCH 2022)

Suara.com - Berada lama di Tanah Suci hingga 40 hari, jemaah haji Indonesia memanfaatkan waktu untuk banyak menunaikan ibadah wajib dan sunah termasuk umrah. Meski membutuhkan fisik yang kuat untuk menunaikan tawaf dan sai, masing-masing sebanyak tujuh kali dengan sebelumnya bermiqat di Masjid yang jaraknya jauh dari Masjidil Haram, tidak membuat surut semangat jemaah melakukan ibadah sunnah tersebut.

Seperti yang dilakukan jemaah embarkasi SUB kloter 3, Muhammad Ali Sanadi (48). Warga asal Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur ini melaksanakan ibadah umrah hingga 12 kali selama di Tanah Suci.

"Satu umrah wajib, 1 umrah ifadah selesai Armuzna, sekali umrah sunnah untuk diri sendiri dan selebihnya umrah membadalkan keluarga yang sudah meninggal," ujarnya saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu (17/7) sebelum pemberangkatan ke Tanah Air.

Dikatakan bapak empat anak ini, setiap hari ada saja jemaah satu regunya mengajak pergi umrah sehingga ia merasa sudah sampai hapal untuk rangkaian umrah dan semakin besar rasa kecintaannya kepada Allah SWT melalui sering melihat bangunan ka'bah.

"Kecintaan saya kepada Allah SWT itu sudah masuk, jadi kalau tidak masuk Masjidil Haram melihat Ka'bah itu rasanya hampa," ujarnya.

Dengan kecintaannya kepada Sang Pencipta semakin tinggi, Muhamad Ali ini merasa emoh pulang ke Tanah Air. "Rasanya nyaman sekali di sini, mau pulang kok kayak ada rasa kehilangan yang besar. Masih di bandara ini saja, rindu kepada Masjidil Haram itu sudah berat sekali," katanya dengan terharu.

Diceritakan bapak yang sehari-hari seorang guru ini, seringnya ia pergi umrah ia dijadikan pemimpin grup bagi jemaah yang ingin pergi umrah juga. "Ada 6 orang sampai 10 orang yang selalu mau ikut umrah. Untuk miqat-nya, kami naik taksi ke Masjid Tan'im, kemudian ke Masjidil Haram," ungkapnya.

Memang, kata Muhammad Ali, petugas haji selalu mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatannya dengan tidak memforsir tenaga dengan berbagai kegiatan ibadah sunnah. Tapi ia selalu meyakini yang mengetahui kesehatan jemaah itu adalah jemaah itu sendiri. Sehingga kalau memang merasa sanggup untuk melakukan umrah, maka jangan ditahan-tahan keinginan tersebut.

"Saya selalu yakini ke diri sendiri dan jamaah lain, jangan takut kehilangan kesehatan untuk beribadah. Karena yang memberi kesehatan adalah Allah dan kita beribadah untuk dekat Yang Memberi Kesehatan," tegasnya.

baca juga

Selain umrah, ia juga selalu menyempatkan untuk salat wajib di Masjidil Haram.

"Setiap hari harus ke Masjidil Haram, naik taksi pulang pergi ongkosnya 10 reyal. Alhamdulillah saya sehat. Kemarin mau berangkat haji saya punya penyakit pinggang, asam urat dan wasir, Alhamdulillah di sini sembuh semuanya. Ibadah saya lancar dan InsyaAllah diterima Allah SWT," ucapnya.

Untuk menuntaskan rasa rindunya terhadap Masjidil Haram nanti, Muhammad Ali berencana akan berangkat ibadah umrah pada Desember 2022 mendatang bersama istrinya.

"InsyaAllah Desember nanti saya mau pergi umrah bersama istri. Biar istri saya bisa merasakan kecintaan yang sama terhadap ka'bah yang merupakan salah satu kebesaran Allah SWT," katanya.

Kesedihan meninggalkan Tanah Suci juga dirasakan M Bisri Mustafa, 20 tahun. Jemaah embarkasi SUB kloter 3 ini. Ia bersama Muhammad Ali Sanadi selalu pergi umroh selama di Tanah Suci.

"Memang saya cuma 7 kali umrahnya, karena saya kan menjaga ibu juga. Tidak mau memaksa ibu juga, kalau ibu sehat dan kuat saya ajak umrah," katanya yang menjadi jamaah pengganti almarhum bapaknya.

Anak pengusaha tahu dan tempe di Kabupaten Bojonegoro ini, mengaku ingin sekali mengambil pendidikan di Arab Saudi. "Kalau bisa saya sekolah di sini, biar bisa sering berhaji dan umroh," akunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Selasa 19 Juli 2022

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia Selasa 19 Juli 2022

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 07:05 WIB

Penyakit yang Paling Banyak Membuat Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Penyakit yang Paling Banyak Membuat Jemaah Haji Indonesia Meninggal

Selebtek | Selasa, 19 Juli 2022 | 07:04 WIB

Catat! Sampai di Debarkasi, Jemaah Haji Indonesia Tidak Dikarantina!

Catat! Sampai di Debarkasi, Jemaah Haji Indonesia Tidak Dikarantina!

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 07:00 WIB

Kemenkes Ungkap Penyebab Kematian Terbanyak Jemaah Haji di Arab Saudi, Gara-gara Penyakit Apa?

Kemenkes Ungkap Penyebab Kematian Terbanyak Jemaah Haji di Arab Saudi, Gara-gara Penyakit Apa?

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 22:11 WIB

Merokok di Area Masjid Nabawi, Jemaah Haji Terancam Denda Rp 800 Ribu

Merokok di Area Masjid Nabawi, Jemaah Haji Terancam Denda Rp 800 Ribu

News | Senin, 18 Juli 2022 | 20:23 WIB

Kemenag Siapkan Bus Terbaik untuk Mobilisasi Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah

Kemenag Siapkan Bus Terbaik untuk Mobilisasi Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah

News | Senin, 18 Juli 2022 | 20:12 WIB

Terkini

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

Diduga Bawa Petasan dan Sajam Saat Demo 28 Oktober, 19 Orang Ditangkap Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Urutan Skincare Hanasui Pagi dan Malam untuk Kencangkan Wajah di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Daftar Pasangan Shio yang Pantang Menikah Menurut Feng Shui, Konon Sering Bentrok

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:51 WIB

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:50 WIB

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×