5 Fakta WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, Ini Elemen Penetapannya

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 24 Juli 2022 | 11:46 WIB
5 Fakta WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global, Ini Elemen Penetapannya
Ilustrasi Cacar Monyet (Pixabay.com/TheDigitalArtist)

Akun Twitter resmi Organisasi kesehatan Dunia (WHO) baru saja mengunggah informasi terkait dengan cacar monyet yang ditetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan dunia atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus yang menyebut bahwa ia melihat terdapat beberapa elemen mengapa wabah cacar monyet akhirnya ditetapkan sebagai PHEIC yang harus diwaspadai oleh beberapa negara.

Lantas, apa saja fakta-fakta WHO tetapkan cacar monyet sebagai darurat kesehatan global? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. Kondisi PHEIC

Seperti telah disebutkan bahwa cacar monyet yang saat ini merebak di sejumlah negara oleh WHO ditetapkan sebagai Public Health Emergency of International Concern atau PHEIC.

PHEIC sendiri merupakan kondisi darurat yang disampaikan oleh WHO terkait sebuah kejadian luar biasa yang perlu diwaspadai oleh masyarakat internasional karena bisa mengancam kesehatan. Kondisi tersebut juga dilakukan sebelum sebuah penyakit ditetapkan sebagai pandemi.

2. Elemen Penetapan PHEIC

Seperti diketahui, Tedros sebagai Direktur Jenderal WHO diminta untuk mempertimbangkan lima elemen untuk memutuskan apakah wabah merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional (PHEIC).

Setelah melihat kasus cacar monyet yang saat ini semakin meningkat selama beberapa waktu terakhir, akhirnya membuat WHO mempertimbangkan elemen-elemen atau syarat yang membuat kondisi ini ditetapkan sebagai PHEIC.

baca juga

Adapun lima elemen penetapan PHEIC adalah sebagai berikut.

  • Pertama, virus cacar monyet sendiri saat ini telah merebak luas di sejumlah negara di dunia. Bukan hanya itu, penyakit tersebut juga sudah mulai terlihat di beberapa negara yang sebelumnya belum terjangkit.
  • Kedua, cacar monyet juga telah memenuhi kriteria PHEIC yang dinilai darurat untuk keadaan internasional.
  • Ketiga, cacar monyet belum mendapat kesepakatan atau saran yang diberikan oleh Komite Darurat.
  • Keempat, informasi dan bukti yang didapat masih belum jelas sehingga masih banyak hal yang tidak diketahui.
  • Kelima, kasus cacar monyet masih terus bertambah, hal tersebut ditakutkan akan berisiko menyebar secara internasional. Namun, meskipun penyebaran internasional sekarang tidak begitu besar, hal tersebut juga berpotensi mengganggu hubungan internasional antar negara.

3. Demi Kesehatan Masyarakat Dunia

Berdasarkan lima elemen yang dipertimbangkan oleh WHO tersebut terkait dengan keberadaan cacar monyet, WHO kemudian memutuskan cacar monyet dalam PHEIC demi kesehatan masyarakat dunia.

4. Merebak di 75 Negara dan Wilayah

Diketahui, Tedros menyebut keputusan status PHEIC ini berdasarkan rapat darurat bersama komite WHO. Dalam penjelasan di cuitan tersebut, WHO juga menyebut pada bulan Juni, kasus cacar monyet berjumlah 3.040 kasus yang tersebar di 47 negara dunia.

Sejak saat itu, wabah terus berkembang dan hingga saat ini, lebih dari 16.000 kasus yang dilaporkan dari 75 negara dan wilayah.

5. Infeksi Cacar Monyet Meningkat

Diketahui, PHEIC ini merupakan level kewaspadaan paling tinggi di bidang kesehatan yang artinya dipandang memiliki ancaman yang signifikan bagi kesehatan global dan membutuhkan koordinasi respons internasional.

Mulanya, WHO sendiri menolak penetapan kedaruratan global untuk cacar monyet dalam sidang terakhirnya. Namun, seiring semakin meningkatnya infeksi cacar monyet tersebut, Dirjen WHO tersebut pun kemudian memutuskan penyakit cacar monyet ini naik level menjadi kedaruratan global atau PHEIC.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan dan Deretan Berita Populer Kanal Health Lainnya

WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan dan Deretan Berita Populer Kanal Health Lainnya

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 08:32 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kondisi Darurat Kesehatan atau PHEIC, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:37 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

WHO Tetapkan Cacar Monyet sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan

Health | Minggu, 24 Juli 2022 | 06:44 WIB

Derita Cacar Monyet Sekaligus HIV, Pria Ini Mengaku Rasa Sakitnya Seperti "Daging Dicabut dari Tulang"

Derita Cacar Monyet Sekaligus HIV, Pria Ini Mengaku Rasa Sakitnya Seperti "Daging Dicabut dari Tulang"

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 16:57 WIB

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Idap Virus Corona Covid-19 dan Cacar Monyet Bersamaan, Pria Ini Hanya Bisa Terbaring

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 14:39 WIB

Terkini

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Mengenal Tujuan Gerakan Pramuka dan Perannya dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Mengenal Tujuan Gerakan Pramuka dan Perannya dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:46 WIB

×