Atasi Stunting, Dompet Dhuafa dan PT Kimia Farma Tbk Luncurkan Program Bidan Inspiratif untuk Negeri

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Senin, 25 Juli 2022 | 16:32 WIB
Atasi Stunting, Dompet Dhuafa dan PT Kimia Farma Tbk Luncurkan Program Bidan Inspiratif untuk Negeri
Kick off dan webinar Program Bidan Inspiratif Untuk Negeri di Kimia Farma Corporate University, Jakarta Timur, Sabtu, (23/7/2022). (Dok: Dompet dhuafa)

Suara.com - Masalah gizi pada bayi usia di bawah lima tahun (Balita) masih menjadi masalah kesehatan yang tergolong tinggi di indonesia, salah satunya masalah stunting. Stunting adalah kondisi di mana anak tinggi di bawah standar menurut usia anak. Stunting ini merupakan salah satu indikator gagal tumbuh pada Balita akibat kekurangan asupan gizi kronis pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yakni dari anak masih dalam bentuk janin hingga berusia 23 bulan.

Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi Balita stunting sebesar 24,4% pada 2021. Data tersebut menggambarkan, hampir seperempat Balita di Indonesia mengalami stunting pada tahun lalu. Pemerintah menargetkan stunting di Indonesia turun menjadi hanya 14% pada 2024.

Dalam mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting, Dompet Dhuafa berkolaborasi dengan PT. Kimia farma Tbk menginisiasi program bertajuk Bidan Inspiratif Untuk Negeri (BIUN). Kolaborasi ini tercetus dari kesamaan fokus program antara Dompet Dhuafa dan PT Kimia Farma Tbk dalam upaya penurunan stunting melalui intervensi berbasis inovasi program dan pemberdayaan bidan di lokus-lokus stunting.

Dompet Dhuafa bersama PT Kimia Farma Tbk juga melangsungkan kick off dan webinar Program Bidan Inspiratif Untuk Negeri di Kimia Farma Corporate University, Jakarta Timur, Sabtu, (23/7/2022).

Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan diperingatinya Hari Anak Nasional (HAN). Dalam buku pedoman HAN 2022, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, menyebutkan bahwa tema Hari Anak Nasional tahun ini adalah “Anak Terlindungi, Indonesia maju.” Hal ini sejalan dengan penyelenggaraan kick off dan webinar yang digelar untuk mendukung kesehatan anak.

Pada acara kick off dan webinar tersebut hadir sebagai narasumber, diantaranya Rahmad Riyadi selaku Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Dharma Syahputra yang menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia PT Kimia Farma Tbk, kemudian Martin Suanta, S.E, M.Si., Direktur Bina Kualitas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat yang akan bertindak sebagai keynote speaker, lalu dr. Imran Agus Nurasli Sp.KO sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes Republik Indonesia serta Nunik Endang Sunarsih, SST., SH., M.sc., sebagai Ketua Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI). 

"Semoga dengan adanya program Bidan Inspiratif ini dapat menekan laju stunting di Indonesia.Serta harapan dengan kolaborasi bersama berbagai elemen khususnya Dompet Dhuafa, diharapkan dapat efektif dalam perencanaan dan pengembangan program ini", ujar Direktur Sumber Daya Manusia PT Kimia Farma TBK, Dharma Syahputra dalam sambutannya.

Pada tahun 2020 PT Kimia Farma Tbk menginiasiasi program Bidan Inspiratif, sejalan dengan itu Dompet Dhuafa di tahun 2021 meluncurkan program Bidan Untuk Negeri (BUN) yang berlokasi di 4 wilayah pelosok di provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara barat, Aceh dan Sulawesi Selatan. 

Di waktu yang bersamaan, Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Rahmad Riyadi mengatakan, kerjasama Dompet Dhuafa dengan Kimia Farma diharapkan dapat mendorong semangat bidan inspiratif dalam memberikan layanan kesehatan khususnya dalam mengatasi stunting di wilayah pelosok Indonesia. "Tidak hanya itu, kerjasama ini dapat memperkuat pondasi bagi para bidan inspiratif dalam mengemban tugasnya," ungkapnya.

Kali ini melalui program kolaborasi Dompet Dhuafa dengan PT Kimia Farma Tbk yaitu BIUN, Dompet Dhuafa bersama PT Kimia Farma Tbk akan memberikan dukungan kepada bidan dari seluruh Indonesia untuk mewujudkan ide-ide cemerlang idealisme pengabdian kepada masyarakat terutama dalam menjaga 1.000 HPK. Bentuk dukungan PT Kimia Farma Tbk untuk proposal project inovasi pada bidan yang terpilih, akan diikutsertakan pada pelatihan pembekalan selama satu bulan, pembiayaan proposal project inovasi, supervise selama project berlangsung dan memiliki kesempatan untuk menjadi pemenang penghargaan The Most Inspiring Midwife dari PT Kimia Farma Tbk pada akhir project.

Adapun program BIUN akan digelar di 13 Provinsi se-Indonesia. Lokasi yang ditentukan merupakan wilayah kerja Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa yang dipilih berdasarkan rekomendasi Dinas Kesehatan, BKKBN, IBI dan stakeholder setempat. BIUN mengutamakan inovasi program penjagaan 1.000 HPK serta program yang memiliki dampak besar. Harapannya akan langsung menyentuh masyarakat terutama di wilayah terpencil dengan permasalahan kesehatan ibu dan anak yang cukup tinggi. Para bidan untuk negeri juga dapat mengikuti ajang kompetisi peserta Program Bidan Inspiratif tersebut, setelah menjalankan program selama minimal 1 tahun.

"Bagi kami sungguh kebanggaan tersendiri atas partisipasinya dalam mendorong bidan inspiratif di seluruh Indonesia, berkat kerjasama Dompet Dhuafa dengan Kimia Farma. Bukan hal yang mudah dalam memberantas stunting di wilayah pelosok Indonesia. Harus ada sinergi dan keterlibatan secara aktif dari semua elemen masyarakat. Fasilitas maupun sarana penunjang di wilayah pelosok Indonesia cukup berperan penting dalam pencegahan stunting," ujar Bidan Citra disela-sela acara tersebut, untuk berbagi pengalaman selama di NTT (Nusa Tenggara Timur) sebagai Bidan dan mensosialisasikan stunting di masyarakat NTT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Berisiko Stunting Sejak dalam Kandungan, Bisakah Dicegah Setelah Lahir?

Anak Berisiko Stunting Sejak dalam Kandungan, Bisakah Dicegah Setelah Lahir?

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 15:55 WIB

Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!

Bayi Lahir dengan Berat Badan Normal Masih Berisiko Alami Stunting!

Health | Senin, 25 Juli 2022 | 13:56 WIB

Anggota Komisi IX: Penanganan Stunting di Kalbar Tidak Bisa Andalkan Satu Instansi

Anggota Komisi IX: Penanganan Stunting di Kalbar Tidak Bisa Andalkan Satu Instansi

Kalbar | Senin, 25 Juli 2022 | 10:24 WIB

Telkom University Ciptakan Alat Pemantau Stunting

Telkom University Ciptakan Alat Pemantau Stunting

| Minggu, 24 Juli 2022 | 11:07 WIB

Harganas, Orang Tua Diingatkan Agar Tidak Sibuk dengan Gawainya

Harganas, Orang Tua Diingatkan Agar Tidak Sibuk dengan Gawainya

| Sabtu, 23 Juli 2022 | 21:08 WIB

Ganjar Tancap Gas Turunkan Angka Stunting di Jateng

Ganjar Tancap Gas Turunkan Angka Stunting di Jateng

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2022 | 18:03 WIB

Terkini

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB