Baret di Seragam Berbau Unsur Komando, PKS Minta Atribut PNS Kementerian ATR/BPN Tak Bergaya Militer

Ria Rizki Nirmala Sari, Novian Ardiansyah

Rabu, 27 Juli 2022 | 17:56 WIB
Baret di Seragam Berbau Unsur Komando, PKS Minta Atribut PNS Kementerian ATR/BPN Tak Bergaya Militer
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto memberikan atribut baru kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (26/07/2022). (Instagram @/kementerian.atrbpn)

Suara.com - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengkritisi penambahan atribut seragam bagi pegawai negeri sipil (PNS) di Kementerian Agraria dan Tata Tuang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pasalnya atribut berupa baret, tongkat komando dan tanda pangkat pada seragam PNS itu identik dengan gaya militer.

Identitas militer tersebut tentu tidak terlepas dari sosok Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto yang merupakan mantan Panglima TNI.

"Aksesoris malah bisa menjauhkan aparat ATR/BPN dari semangat melayani. Gaya militer yang kuat unsur komandonya malah mesti dijauhi," kata Mardani kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

Alih-alih menggunakan gaya militer, Mardani menilai semestinya semangat melayani itulah yang perlu dibangun.

Dalam kesempatan yang sama, Mardani meminta Menteri ATR/BPN Hadi untuk fokus pada kinerja, bukan seragam pegawai.

"Fokus saja pada target kinerja. Sudah bagus dengan banyak turun ke bawah, mendengar dan mendapat masukan dari masyarakat plus perbaikan mental dari aparat," ujarnya.

Tidak lupa, Mardani meminta Hadi untuk tetap melanjutkan tugas untuk memberantas mafia tanah.

"Perang melawan mafia tanah harus terus digaungkan."

Masih Banyak PR

baca juga

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia angkat bicara ihwal Kementerian Agraria dan Tata Tuang/Badan Pertanahan Nasional (ATT/BPN) atas penambahan atribut baru sebagai seragam dinas para pegawai berupa baret, tongkat komando dan tanda pangkat.

Diketahui penambahan atribut baru itu merupakan gagasan dari Menteri ATT/BPN Hadi Tjahjanto. Hadi yang merupakan eks Panglima TNI baru menjabat sebagai menteri sekitar satu bulan lebih.

Menanggapi penambahan atribut seragam pegawai di Kementerian ATR/BPN, Doli mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang seharusnya menjadi fokus Kementerian ATR/BPN. Ia lantas mengkaitan apakah nantinya dengan penambahan atribut tersebut akan berdampak terhadap kinerja atau tidak.

"Masalah pertanahan di negara ini masih banyak sekali PR-nya. Yang penting apakah suasana baru itu dapat mendorong terumuskannya langkah-langkah baru dalam penyelesaian masalah pertanahan," ujar Doli kepada wartawan, Rabu (27/7/2022).

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto memberikan atribut baru kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (26/07/2022). (Instagram @/kementerian.atrbpn)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto memberikan atribut baru kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di The Ritz-Carlton Hotel Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (26/07/2022). (Instagram @/kementerian.atrbpn)

Doli menegaskan bahwa terpenting saat ini bukanlah atribut seragam. Melainkan terobosan dalam membongkar praktik mafia tanah serta permasalahan lain yang mencakup bidang kerja dan tugas Kementerian ATR/BPN.

"Jadi yang menjadi ukuran adalah apakah kinerja dari seluruh Kementerian ATR/BPN, bukan apakah atributnya baru/bagus atau tidak," ujar Doli.

"Yang kita tunggu adalah terobosan baru apa yang dilakukan untuk memberantas mafia pertanahan, penyelesaian sengketa tanah, percepatan sertifikasi tanah masyarakat, dan lain-lain," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Ingatkan Menteri ATR/BPN Masih Banyak PR: Kita Tunggu Terobosan Berantas Mafia Tanah, Bukan Atribut Seragam Pegawai

DPR Ingatkan Menteri ATR/BPN Masih Banyak PR: Kita Tunggu Terobosan Berantas Mafia Tanah, Bukan Atribut Seragam Pegawai

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 17:33 WIB

PKS Senang Habib Rizieq Sudah Bebas, Bakal Digandeng untuk 2024?

PKS Senang Habib Rizieq Sudah Bebas, Bakal Digandeng untuk 2024?

News | Rabu, 27 Juli 2022 | 13:18 WIB

Meski Mesra dengan NasDem dan Demokrat, PKS Tetap Buka Pintu Parpol Lain untuk Koalisi

Meski Mesra dengan NasDem dan Demokrat, PKS Tetap Buka Pintu Parpol Lain untuk Koalisi

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 18:41 WIB

Sidang Perdana Gugatan UU Pemilu, PKS Ajukan PT Jadi 7-9 Persen, MK: Rujukan Teoritisnya Apa? Nanti Dianggap Cocokologi

Sidang Perdana Gugatan UU Pemilu, PKS Ajukan PT Jadi 7-9 Persen, MK: Rujukan Teoritisnya Apa? Nanti Dianggap Cocokologi

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 18:30 WIB

Legislator PKS DKI Sebut Citayam Fashion Week Berpotensi Rusak Budaya Bangsa

Legislator PKS DKI Sebut Citayam Fashion Week Berpotensi Rusak Budaya Bangsa

Jakarta | Selasa, 26 Juli 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Saat Dunia Fashion Bertemu Keahlian Medis, The Solitaire Bicara soal Kecantikan Tanpa Batas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

Prabowo ke Siswa Taruna Nusantara: Jangan Hanya Pintar, Harus Jujur dan Cinta Tanah Air!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:54 WIB

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

IHSG Terperangkap di Zona Merah, Ditutup ke Level 5.057

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:51 WIB

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:50 WIB

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

4 Rekomendasi HP 4 Jutaan Berlayar AMOLED, Urut dari Chipset Terpelan hingga Terkencang

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:48 WIB

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

×