Hasil Otopsi Ulang Brigadir J Baru Rampung Dua Bulan, Ini Penjelasan Ketua Tim Forensik

Chandra Iswinarno | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 01 Agustus 2022 | 16:51 WIB
Hasil Otopsi Ulang Brigadir J Baru Rampung Dua Bulan, Ini Penjelasan Ketua Tim Forensik
Sejumlah orang mengangkat peti jenazah almarhum Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J saat pembongkaran makam di Sungai Bahar, Muarojambi, Jambi, Rabu (27/7/2022). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan

Suara.com - Otopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J telah dilakukan, namun disampaikan hasilnya baru dapat diketahui setelah empat minggu hingga delapan minggu pemeriksaan.

Ketua Tim Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Dokter Ade Firmansyah menjelaskan proses tersebut berlangsung sampai dua bulan, karena sejumlah sampel yang diambil dari jenazah Brigadir harus diteliti secara mendalam.

Dikatakannya, saat ini dari sekitar 20-an sampel yang diperoleh, telah diproses menjadi 45 slide mikroskopik. Dijelaskan, slide mikroskopik dihasilkan dari potongan jaringan yang akan dianalisis menggunakan mikroskop. Jaringan sendiri diperoleh dari sejumlah organ tubuh jenazah Brigadir J saat otopsi ulang dilakukan.

"Jadi dari jaringan. Jaringan diproses jadi slide mikroskopik, slide mikroskopik kita periksa di bawah mikroskop kita lihat kemudian kita lihat, kita analisis dan temuan pada saat autopsinya," kata Ade saat dihubungi wartawan, Senin (1/8/2022).

Untuk menganalisis itu, memakan waktu selama empat minggu atau satu bulan. Secara keseluruhan untuk menjadi laporan akhir dilakukan dalam waktu dua bulan atau 8 minggu.

"Dua bulan itu plus report-nya jadi. Laporannya jadi," kata Ade.

Dalam proses analisisnya mereka akan mencocokkan dengan data dan sejumlah dokumentasi jenazah Brigadir J.

"Jadi setelah ini kami periksa. Nanti kami cocokan sama foto dan catatan kami semuanya. Nanti kami lihat lagi, kami periksa lagi. Misalnya kalau ternyata yang udah jadi slide enggak ada representatif harus kami proses lagi. Jadi terus-terus seperti itu, enggak bisa sebentar," jelas Ade.

Kondisi jenazah J yang sempat dimakamkan, diakuinya juga menjadi kendala, karena terjadi pembusukan dan adanya cairan formalin yang disuntikkan. Sehingga dalam prosesnya memakan waktu sekitar dua bulan.

"Makanya itu kami perlu pemeriksaan mikroskopik-kan. Kami enggak bisa main-main dan harus lebih hati-hati disitu," ujarnya.

Sebelumnya, Ade yang juga Ketua umum Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia mengatakan sampel autopsi ulang jasad Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di RSUD Sungai Bahar, Jambi dikirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Menurut dia, hasil autopsi ulang pada mendiang Brigadir Yosua Hutabarat itu diperkirakan akan memakan waktu dua hingga empat minggu untuk memproses sampel jaringan.

“Jadi empat minggu itu proses sampel jaringannya, setelah itu tentunya akan kami periksa lagi. Jadi, rentangnya antara empat hingga delapan minggu sampai keluar hasil yang kami bisa janjikan kepada pihak penyidik meminta,” katanya.

Autopsi ulang ini dilakukan menindaklanjuti permohonan pihak keluarga yang tak percaya Brigadir J semata-mata tewas tertembak Bharada E di kediaman Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo.

Mereka memiliki dugaan Brigadir J dianiaya sebelum dibunuh merujuk pada tanda-tanda luka berupa sayatan, memar, hingga tulang rahang yang menggeser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uji Balistik di Rumah Ferdy Sambo Selesai, Tim Khusus Dalami Sudut hingga Jarak Tembakan Terhadap Brigadir J

Uji Balistik di Rumah Ferdy Sambo Selesai, Tim Khusus Dalami Sudut hingga Jarak Tembakan Terhadap Brigadir J

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 16:26 WIB

Timsus Polri Dalami Uji Balistik Labfor di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

Timsus Polri Dalami Uji Balistik Labfor di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 15:15 WIB

Tim Khusus Bentukan Kapolri akan Sampaikan Hasil Uji Balistik Kasus Penembakan Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

Tim Khusus Bentukan Kapolri akan Sampaikan Hasil Uji Balistik Kasus Penembakan Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo

News | Senin, 01 Agustus 2022 | 11:23 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB