Naik 33%, PT PP Presisi Raup Laba Bersih Rp89,9 Miliar

Senin, 01 Agustus 2022 | 20:08 WIB
Naik 33%, PT PP Presisi Raup Laba Bersih Rp89,9 Miliar
Ilustrasi PT PP Presisi. [https://pp-presisi.co.id/]

Suara.com - PT PP Presisi Tbk mencatatkan laba bersih pada semester I tahun 2022 sebesar Rp89,9 miliar. Raihan laba bersih ini meningkat 33% dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp67,6 miliar.

Direktur Keuangan, Manrisk & Legal PT Presisi Arif Iswahyudi menyebut, raihan laba ini disumbang dari pendapatan usaha yang ikut naik 41,8% pada semester I tahun 2022 menjadi Rp1,7 triliun.

Dia menjelaskan, pendapatan dari sektor konstruksi dan jasa pertambangan menjadi penyokong kenaikan pendapatan dengan kontribusi sebesar 65%.

Sisanya berasal dari jasa pertambangan sebesar 26% dan 9% kontribusi dari lini bisnis supporting seperti structure work, production plant dan rental equipment.

"Pendapatan civil work dan mining services meningkat 53% year on year dari Rp983 miliar menjadi Rp1,5 triliun, yang berasal dari proyek-proyek infrastruktur dan jasa pertambangan yaitu Proyek Weda Bay Nickel, Proyek Morowali, Proyek MHU dan Jalan Hauling HPJ," ujar Arif dalam keterangannya di Jakarta, Senin (1/8/2022).

Dia melanjutkan, dari sisi total aset juga alami peningkatan sebesar 11,2% dari sebesar Rp7,02 triliun pada akhir tahun menjadi Rp7,81 triliun pada semester I tahun 2022.

Sedangkan, total ekuitas juga meningkat sebesar 2,4% menjadi Rp 3,05 triliun seiring dengan peningkatan laba bersih perseroan.

Untuk rasio likuiditas mengalami peningkatan seperti current ratio meningkat dari 1,18 menjadi 1,27, acid test ratio juga mengalami peningkatan dari 1,15 menjadi 1,23.

"Sementara, pada rasio profitabilitas yaitu ratio ROA naik 10,1% dari 2,09% (1H21) menjadi 2,30% (1H22) dan ROE juga meningkat 19,6% dari 4,93% (1H21) menjadi 5,89% (1H22)," katanya.

Baca Juga: Hingga Semester I 2022, Raihan Kontrak Baru PP Presisi Capai Rp2,74 Triliun

Dia menambahkan, perseroan juga berhasil meraih kontrak baru selama semester I 2022 sebesar Rp2,7 triliun atau telah mencapai 47% dari target 2022 sebesar Rp5,9 triliun.

"Dari sisi kinerja, peningkatan kinerja maupun perolehan kontrak baru pada segmen usaha jasa pertambangan, kami harapkan dapat terus meningkat pada triwulan berikutnya dan menjadi sumber recurring income yang dapat meningkatkan pertumbuhan berkelanjutan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI