Sejarah Panjang Aksi Nancy Pelosi yang Kerap Kritik China, Apa Saja?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:10 WIB
Sejarah Panjang Aksi Nancy Pelosi yang Kerap Kritik China, Apa Saja?
Nancy Pelosi Punya Sejarah Aktif Mengkritik China (AP/Jacquelyn Martin)

Suara.com - Ketua DPR AS Nancy Pelosi tiba di Taiwan, memicu amarah dan kekhawatiran China. Hal ini didasarkan oleh dirinya yang memiliki sejarah panjang mengkritik pemerintah China.

Sementara itu, pemerintah China tidak merahasiakan penghinaannya terhadap Pelosi, di mana pernah melabelinya dengan sebutan "penuh kebohongan dan disinformasi".

Lantas, apa saja aksi vokal kritik Nancy Pelosi terhadap China? Menyadur BBC News, berikut poin-poinnya:

Kunjungan Lapangan Tiananmen 1991

Dua tahun setelah pengunjuk rasa dihancurkan oleh pasukan Partai Komunis di Lapangan Tiananmen Beijing, perwakilan California saat itu mengunjungi ibu kota.

Menyelinap dari pengawalan resminya bersama dengan dua anggota Kongres lainnya, Pelosi pergi ke alun-alun kota tanpa izin dari tuan rumah, China.

Di sana, mereka membentangkan spanduk kecil yang dilukis dengan tangan bertuliskan, "Untuk mereka yang mati demi demokrasi di China."

Polisi mendekat dengan cepat, mendekati wartawan yang meliput acara tersebut dan mengejar anggota parlemen keluar dari alun-alun. Kementerian Luar Negeri China  kemudian mengecam insiden itu sebagai "lelucon yang direncanakan".

Beberapa mengkritik tindakan Pelosi selama kunjungan itu. Pelosi, yang juga membantu memimpin resolusi mengutuk tindakan China pada tahun 1989, terus berbicara tentang pembantaian para demonstran selama bertahun-tahun.

baca juga

Baru-baru ini, dia mengeluarkan pernyataan untuk memperingati 33 tahun proses ini dan menyebut demonstrasi itu merupakan salah satu tindakan keberanian politik terbesar dan membanting Partai Komunis.

2. Surat untuk Hu Jintao

Pada pertemuan dengan Wakil Presiden China saat itu Hu Jintao pada tahun 2002, Pelosi mencoba memberikan empat surat yang menyatakan keprihatinan atas penahanan dan pemenjaraan para aktivis di China dan Tibet, dan menyerukan pembebasan mereka.

Hu menolak untuk menerima surat-surat itu. Tujuh tahun kemudian, Pelosi dilaporkan menyerahkan surat lain kepadanya - oleh Presiden China saat itu - menyerukan pembebasan tahanan politik termasuk pembangkang terkemuka Liu Xiaobo.

Liu dinobatkan sebagai pemenang Hadiah Nobel Perdamaian 2010 tetapi tidak diizinkan melakukan perjalanan ke Norwegia untuk menerima penghargaan tersebut. Dia meninggal karena kanker pada tahun 2017 saat masih dalam tahanan Tiongkok.

3. Manuver Olimpiade

Pelosi telah menentang tawaran China untuk menjadi tuan rumah Olimpiade sejak 1993 atas dasar dugaan pelanggaran hak asasi manusia.

Dia adalah salah satu anggota parlemen yang gagal mendesak Presiden AS saat itu, George W Bush, untuk memboikot upacara pembukaan Olimpiade Musim Panas China (2008).

Tahun ini, Pelosi diketahui kembali memimpin seruan untuk "boikot diplomatik" Olimpiade Musim Dingin 2022 Beijing atas perlakuan terhadap Muslim Uyghur di China.

"Bagi kepala negara yang pergi ke China sehubungan dengan genosida yang sedang berlangsung benar-benar menimbulkan pertanyaan, otoritas moral apa yang Anda miliki untuk berbicara lagi tentang hak asasi manusia di mana pun di dunia?" kata dia.

Sebagai tanggapan, juru bicara kedutaan besar China di Washington mengatakan politisi AS tidak dalam posisi untuk membuat kritik yang tidak berdasar terhadap China.

Selama bertahun-tahun, Pelosi juga telah mendorong agar status perdagangan China dikaitkan dengan catatan hak asasi manusianya, dan untuk melampirkan persyaratan masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia.

Kebijakan itu memicu kontroversial, di mana Bush memveto undang-undang terkait hal ini beberapa kali. Sementara mantan Presiden Bill Clinton awalnya mendukung tetapi kemudian mengabaikannya.  

Ia mengatakan kepentingan strategis Amerika yang lebih luas membenarkan pembalikan tersebut.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Kedatangan Nancy Pelosi ke Taiwan Bikin China Geram?

Mengapa Kedatangan Nancy Pelosi ke Taiwan Bikin China Geram?

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:55 WIB

China Sebut Amerika Harus Tanggung Semua Dampak Kunjungan Pelosi ke Taiwan

China Sebut Amerika Harus Tanggung Semua Dampak Kunjungan Pelosi ke Taiwan

Sulsel | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Rating Douban Menurun, Penggemar Novel Kecewa dengan The Heart of Genius

Rating Douban Menurun, Penggemar Novel Kecewa dengan The Heart of Genius

Your Say | Rabu, 03 Agustus 2022 | 13:28 WIB

Kemenlu RI Diminta Buat Pernyataan yang Menyayangkan Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan

Kemenlu RI Diminta Buat Pernyataan yang Menyayangkan Kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:58 WIB

Sosok Nancy Pelosi Dan Riwayat Panjang Ketua DPR AS Yang Bikin Geram China

Sosok Nancy Pelosi Dan Riwayat Panjang Ketua DPR AS Yang Bikin Geram China

News | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:37 WIB

Nancy Pelosi Akhirnya Tiba Di Taiwan, China Berang

Nancy Pelosi Akhirnya Tiba Di Taiwan, China Berang

Metro | Rabu, 03 Agustus 2022 | 12:07 WIB

Terkini

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Anak SD Tewas Dibully Kakak Kelas: Guru, Sekolah, atau Orang Tua yang Harus Bertanggung Jawab?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Imbas Seruan Boikot, Ini Daftar Musisi yang Kompak Mundur dari Rans Carnival Jogja

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×