Begini Peluang Suara Prabowo Subianto di Sultra Jika Maju Pilpres 2024, Menurut Akademisi UHO

Chandra Iswinarno

Kamis, 04 Agustus 2022 | 16:07 WIB
Begini Peluang Suara Prabowo Subianto di Sultra Jika Maju Pilpres 2024, Menurut Akademisi UHO
Ilustrasi Prabowo Subianto. [Suara.com/Eko Faizin]

Suara.com - Peluang Gerindra untuk mencalonkan ketua umumnya, Prabowo Subianto untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih terbuka lebar. Bahkan sejumlah dewan pimpinan daerah (DPD) menyatakan dukungan tersebut, seperti disampaikan Ketua DPD Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Ady Aksar.

Dalam pernyataannya, Andi Ady menyatakan, siap memenangkan Prabowo dalam Pilpres 2024. Dukungan tersebut didasari dengan alasan rasional karena mantan Danjen Kopassus tersebut memiliki kapabilitas tinggi dan mumpuni untuk memimpin dan memajukan Indonesia ke depan.

"Semua kader Gerindra Sultra senantiasa intens melakukan sosialisasi dengan muara membesarkan nama Prabowo Subianto. Ini sebagai bentuk keseriusan, mendukung dan memenangkan Prabowo Subianto di Oilpres 2024," kata Andi Ady Aksar.

Merespons hal tersebut, Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (FISIP UHO) Prof Eka Suaib menyatakan, peluang Prabowo berat untuk kembali memperoleh banyak suara di Sultra seperti di Pilpres 2019.

Ia mengemukakan, Pilpres 2024 akan berbeda dengan Pilpres 2019 yang diisi dua pasang calon presiden (capres). Sebab pada Pilpres 2024 berpotensi akan ada lebih dari dua pasang capres-cawapres yang bertarung dalam kontestasi politik nasional lima tahunan tersebut.

Mesk begitu, Eka Suaib mengemukakan, masih terbuka peluang lebar jika Prabowo berhasil masuk dalam putaran kedua. Pilpres mungkin digelar dua putaran apabila di putaran pertama belum ada pasangan calon presiden dan wakil presiden yang memenangkan pemilihan.

Pilpres dua putaran sebelumnya telah diatur dalam konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945 pada Pasal 6A Ayat (3) UUD yang menyebutkan, untuk dinyatakan sebagai pemenang Pilpres, pasangan calon presiden dan wakil presiden harus mendapatkan suara lebih dari 50 persen dari jumlah suara dalam pemilu, dengan memperoleh sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Apabila tidak ada pasangan calon yang memenuhi syarat sebagai pemenang, maka paslon yang mendapat suara terbanyak pertama dan kedua dipilih kembali melalui pemilu.

Dalam tipologi pemilih, Eka mengemukakan, jika Prabowo memiliki basis. Namun lebih banyak kepada pemilih yang cair. Sehingga perlu dilihat kemampuan parpol, relawan dan kemampuan figur merawat basis-basis yang ada dan pada saat bersamaan mampu mengambil basis pemilih swing voters.

baca juga

Lebih lanjut, ia mengemukakan, dalam beberapa hasil riset basis-basis pemilih swing voters masih cukup banyak mengembang. Sehingga figur tidak bisa lagi hanya mengandalkan politik identitas, ikatan emosional tetapi sangat ditentukan oleh kapabilitas.

"Misalnya bagaimana Prabowo ketika dia menjadi Menhan (Menteri Pertahanan) apakah dia mampu menunjukkan kinerja yang cukup baik," katanya seperti dikutip Telisik.id-jaringan Suara.com pada Kamis (4/8/2022).

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngotot Proyeksikan Cak Imin Capres di Koalisi Bareng Gerindra, PKB: Kalau Prabowo Masih Mengumumkan

Ngotot Proyeksikan Cak Imin Capres di Koalisi Bareng Gerindra, PKB: Kalau Prabowo Masih Mengumumkan

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 14:28 WIB

Cak Imin: Jokowi Pasti Bakal Restui Semua Pasangan Capres-Cawapres Di Pilpres 2024

Cak Imin: Jokowi Pasti Bakal Restui Semua Pasangan Capres-Cawapres Di Pilpres 2024

News | Kamis, 04 Agustus 2022 | 07:53 WIB

Elektabilitas Belum Memadai, Puan Maharani Tetap Disebut 'Kunci' Penggerak Koalisi Pilpres 2024

Elektabilitas Belum Memadai, Puan Maharani Tetap Disebut 'Kunci' Penggerak Koalisi Pilpres 2024

Sumbar | Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:15 WIB

Terkini

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB