5 Fakta Banjir di Korea Selatan, Catat Rekor Tewaskan Tujuh Warga Setempat

Farah Nabilla | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:50 WIB
5 Fakta Banjir di Korea Selatan, Catat Rekor Tewaskan Tujuh Warga Setempat
Banjir di Seoul, Korea Selatan.(Antara)

Suara.com - Banjir bandang mengguyur sejumlah area utama di kota Seoul pada Senin (8/8/2022) malam. Bencana ini muncul usai rekor hujan lebat mengguyur ibu kota Korea Selatan sejak siang hari.

Akibatnya, pada Selasa (9/8/2022) pagi, banyak bagian ibu kota yang terendam banjir, terjadi kecelakaan, penurunan tanah (longsor), hingga pemadaman listrik.

Berikut lima fakta banjir di Korea Selatan yang sempat trending di berbagai media sosial karena tergolong sangat parah.

1. Ada 7 Korban Tewas

Banjir bandang ini menyebabkan tujuh orang tewas dan enam lainnya hilang. 

"Setidaknya tujuh orang tewas di area metropolitan Seoul, sementara tujuh lainnya hilang, akibat hujan deras sampai pada pukul 07.30 pagi ini," ujar salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri Korsel, Selasa (9/8).

Mengutip The Korea Herald, tiga orang yang terdiri dari anak berusia 13 tahun dan dua orang dewasa berusia sekitar 40 tahun, tewas usai terperangkap di sebuah apartemen di distrik Gwanak-gu, Seoul.

Kemudian, seorang pegawai kantor distrik berusia sekitar 60 tahun juga tewas saat membersihkan pohon yang tumbang akibat badai. Penyebab kematiannya diduga tersengat listrik.

Di distrik Dongjak-gu, satu orang tewas saat hujan deras membanjiri rumahnya. Di kota Gwangju, Provinsi Gyeonggi, satu orang ditemukan tewas di bawah halte bus yang runtuh, dan yang lainnya tewas akibat longsor.

2. Curah Hujan Tinggi

Sejumlah wilayah Seoul, Kota Incheon, dan Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul dilanda hujan lebat yang menurunkan air lebih dari 100 milimeter per jam pada Senin malam.

Selain itu, curah hujan di Distrik Dongjak, Seoul, sempat mencapai 141,5 mm. Angka tersebut diketahui menjadi angka curah hujan tertinggi dalam per jam sejak tahun 1942.

3. Layanan Kereta Api Dihentikan

Banjir juga mengganggu layanan kereta api di seluruh kota sehingga dihentikan sementara. Ini dikarenakan air hujan yang menggenangi stasiun dan rel kereta bawah tanah. 

4. Sebelumnya Ada Peringatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Melanda Seoul: Ini Tingkat Curah Hujan Tertinggi Sejak 1942

Banjir Melanda Seoul: Ini Tingkat Curah Hujan Tertinggi Sejak 1942

News | Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:42 WIB

Malapetaka di Seoul: Curah Hujan Terbesar Sejak 115 Tahun Terakhir Sebabkan Banjir Parah, Sejumlah Orang Tewas

Malapetaka di Seoul: Curah Hujan Terbesar Sejak 115 Tahun Terakhir Sebabkan Banjir Parah, Sejumlah Orang Tewas

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Seoul Dilanda Banjir Bandang Jadi Trending di Twitter, Kondisi Kotanya Ngeri

Seoul Dilanda Banjir Bandang Jadi Trending di Twitter, Kondisi Kotanya Ngeri

Your Say | Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:31 WIB

Emak-Emak Turun ke Jalan Urai Kemacetan di Jalur Sempit, Aksinya Banjir Pujian

Emak-Emak Turun ke Jalan Urai Kemacetan di Jalur Sempit, Aksinya Banjir Pujian

Jogja | Selasa, 09 Agustus 2022 | 12:17 WIB

Banjir Korea Disebabkan Hujan Deras Terburuk dalam Sejarah, Jalanan hingga Kereta Bawah Tanah Terendam

Banjir Korea Disebabkan Hujan Deras Terburuk dalam Sejarah, Jalanan hingga Kereta Bawah Tanah Terendam

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 11:16 WIB

Seoul Dilanda Banjir karena Hujan Lebat: Kendaraan hingga Kereta Bawah Tanah Terendam

Seoul Dilanda Banjir karena Hujan Lebat: Kendaraan hingga Kereta Bawah Tanah Terendam

Batam | Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:41 WIB

Terkini

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:33 WIB

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:28 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:20 WIB

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:19 WIB