Apa itu Kelapa Genjah yang Ditanam Presiden Jokowi? Kenali Manfaat dan Jenisnya

Rifan Aditya

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 12:49 WIB
Apa itu Kelapa Genjah yang Ditanam Presiden Jokowi? Kenali Manfaat dan Jenisnya
Apa itu Kelapa Genjah yang Ditanam Presiden Jokowi? Kenali Manfaat dan Jenisnya - Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menanam batang kelapa genjah di Desa Sanggang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022). (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Sudah pernah tahu apa itu kelapa genjah sebelumnya? Kelapa genjah adalah salah satu jenis tanaman pilihan bagi para petani atau pekebun untuk menambah pendapatannya.

Pasalnya, kelapa genjah ini dapat berbuah pada usia tanam 3-4 tahun, memiliki batang pendek sekitar 12 meter, ukuran buah kecil maksimal 1,5 kg per butir, jumlah buah per pohon per tahun dapat mencapai 140 butir.

Kelapa genjah sangat cocok di tanam oleh petani atau pekebun di pekarangan rumahnya karena mudah untuk memanennya bahkan oleh ibu rumah tangga sekalipun. Selain itu, kelapa genjah juga dapat untuk sekedar diambil kelapa mudanya.

Ia juga dimanfaatkan kelapa tuanya sebagai santan bahkan bisa diambil cairan di dalamnya untuk produksi gula kelapa mengingat pohon kelapa genjah tidak terlalu tinggi dan mengurangi risiko jatuhnya penderas kelapa.

Kelapa genjah memang tengah ramai dibicarakan, usai Presiden Jokowi diketahui ikut menanam kelapa genjah kemarin (11/8/2022). Kabarnya, Presiden Jokowi menargetkan penanaman 1 juta kelapa ganjah selama 2022-2023, untuk mengantisipasi krisis pangan. Presiden Jokowi juga meminta beberapa daerah di Jawa Tengah untuk menanam kelapa genjah. Sebab, ada banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari kelapa genjah.

Sebagai langkah awal, Kementerian Pertanian (Kementan) saat ini telah membagikan sebanyak 46 ribu bibit kelapa genjah untuk area Solo Raya dan Boyolali. Sebanyak 44 ribu bibit untuk Karanganyar, dan 110 ribu bibit untuk Sukoharjo. Diperkirakan, kelapa genjah itu akan bisa dipanen sekitar 2-2,5 tahun ke depan.

Ibu Negara Iriana Jokowi saat tengah menanam batang kelapa genjah di Desa Sanggang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Ibu Negara Iriana Jokowi saat tengah menanam batang kelapa genjah di Desa Sanggang, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Manfaat Kelapa Genjah

Diketahui, kelapa genjah memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai sarana untuk upacara keagamaan
  • Digunakan sebagai obat tradisional
  • Dapat digunakan sebagai VCO (Virgin Coconut Oil)
  • Dapat menjadi bahan pembuatan sabun.

Mengenal Jenis-Jenis Kelapa Genjah

baca juga

Dikutip dari web Pustaka Setjen Kementrian Pertanian, berikut ini adalah beberapa jenis kelapa genjah yang perlu diketahui:

1. Kelapa Genjah Salak

Berasal dari Kalimantan Selatan dan memiliki keunggulan antara lain potensi buah dalam satu pohon per tahun dapat mencapai 80-120 buah dengan berat daging buah dapat mencapai 165 gram. Kadar minyak bisa mencapai 65 oersen, dan bisa dipanen pada umur 3 tahun.

2. Kelapa Genjah Kuning Bali

Jenis kelapa genjah ini memiliki keunggulan jumlah buah dalam satu pohon per tahun mencapai 60-110 buah. Berat daging buah dapat mencapai 177 gram dengan kadar minyak mencapai 61 persen, dan bisa dipanen pada umur 4 tahun

3. Kelapa Genjah Kuning Nias

Ia memiliki keunggulan antara lain potensi dalam satu pohon pertahun dapat mencapai 60-120 buah, berat daging buah dapat mencapai 159 gram dengan kadar minyak mencapai 62 persen, dan bisa dipanen pada umur 4 tahun.

4. Kelapa Genjah Raja

Berasal dari Maluku Utara, jenis pohon kelapa ini memiliki keunggulan antara lain potensi buah dalam satu pohon per tahun dapat mencapai 70-120 buah. Berat daging buah dapat mencapai 167 gram dengan kadar minyak mencapai 66 persen.  Dan bisa dipanen pada umur 4 tahun.

5. Kelapa Genjah Coklat Kopyor

Berasal dari Kabupaten Pati Jawa Tengah, jenis kelapa ini merupakan kelapa yang dikonsumsi sebagai kelapa kopyor. Keunggulannya antara lain potensi buah dalam satu pohon/tahun dapat mencapai 80-150 buah dengan jumlah buah kopyor per tandan sebanyak 4 buah. Tanaman kelapa genjah ini toleran terhadap kekeringan < 6 bulan kering dan mulai panen pada umur 4 tahun.

6. Kelapa Genjah Hijau Kopyor

Masih dari Kabupaten Pati Jawa Tengah. Kelapa Genjah Hijau Kopyor merupakan kelapa yang dikonsumsi sebagai kelapa kopyor. Keunggulannya antara lain potensi buah per pohon per tahun dapat mencapai 120 sampai 140 buah dengan jumlah buah kopyor per tandan sebanyak 3,89 buah. Tanaman kelapa genjah ini toleran terhadap kekeringan < 6 bulan kering dan mulai panen pada umur 4 tahun.

7. Kelapa Genjah Kuning Kopyor

Juga berasal dari Kabupaten Pati Jawa Tengah yang memiliki keunggulan yang sama dengan kedua jenis kelapa genjah sebelumnya.

8. Kelapa Genjah Entog Kebumen

Kelapa ini berasal dari Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Keunggulannya antara lain potensi buah dalam satu pohon/tahun dapat mencapai 95 buah dengan jumlah buah per tandan sebanyak 6-7 buah. Tanaman ini memiliki kadar kemanisan air buah 6 persen brix (kandungan gula), berat daging buah 437 gram dan mulai panen pada umur 4 tahun.

9. Kelapa Genjah Pandan Wangi

Berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kelapa ini dikonsumsi sebagai kelapa muda dan memiliki keunggulan antara lain kadar kemanisan air buah 6,25 persen brix.

Selain itu aroma air dan daging buah muda wangi pandan, rasa air dan daging buah juga bercitarasa pandan. Jumlah buah dalam satu pohon sebanyak 151 butir per pohon per tahun, dan bisa mulai panen pada umur 3 tahun.

Itulah informasi singkat mengenai apa itu kelapa genjah, termasuk manfaat dan jenis-jenisnya. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Tegaskan Kembali Pentingnya Menjaga Pasokan Pangan Nasional

Presiden Jokowi Tegaskan Kembali Pentingnya Menjaga Pasokan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

Bisa Jadi Gula Semut Hingga Minyak Kelapa, Jokowi Bakal Siapkan Industrialisasi Kelapa Genjah

Bisa Jadi Gula Semut Hingga Minyak Kelapa, Jokowi Bakal Siapkan Industrialisasi Kelapa Genjah

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 14:59 WIB

Minta Petani di Boyolali Rawat Kelapa Genjah, Jokowi: Nanti Saya Cek

Minta Petani di Boyolali Rawat Kelapa Genjah, Jokowi: Nanti Saya Cek

News | Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Terkini

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

×