Saat Umat Kristen Turun, Australia Melihat Islam, Hindu, Buddha Meningkat

Siswanto, ABC

Senin, 22 Agustus 2022 | 10:45 WIB
Saat Umat Kristen Turun, Australia Melihat Islam, Hindu, Buddha Meningkat
Ilustrasi Masjid  (Pixabay)

"Kuil bukan hanya tempat spiritual, tapi juga jaringan sosial yang memberikan kesempatan baru bagi para pendatang untuk berinteraksi dengan mereka yang berasal dari negara, latar belakang, dan tradisi yang sama," ujar Balasubramaniam.

"Jadi kita bersama-sama dan mendorong mereka untuk bisa menjadi bagian dari masyarakat besar yang beragam budaya."

Sebuah 'Nirvana boulevard'

Di sebelah utara kuil Hindu, yakni di kawasan Springvale, ada daerah yang disebut "Nirvana Boulevard".

Dalam area seluas 750 meter itu terdapat tiga kuil Buddha yang dimiliki oleh komunitas warga China, Kamboja, dan Vietnam.

Kepala dari kuil milik komunitas Vietnam, Thich Thien Tam, pertama kali datang ke Australia sebagai pengungsi.

Dengan bantuan komunitas setempat, ia mendirikan kuil di kawasan yang tadinya tempat pembuangan sampah. Tapi menurutnya ia sesuai dengan semangat Buddha yang mengubah keburukan menjadi keindahan.

"Seperti bunga lotus yang ditanam di lumpur dan tumbuh untuk berdiri tegak di bawah matahari, kuat saat diterpa angin, dan harum," ujarnya.

"Kita sekarang berada di tanah yang dulunya pembuangan sampah dan sekarang Buddha memberikan kebaikan, kasih sayang, kedermawanan, dan pendidikan."

Ia mengatakan meski ada banyak kuil Buddha di daerah itu, mereka punya peran di masyarakat dan untuk bersama-sama merayakan hari-hari besar dalam agama Buddha, seperti hari kelahiran Buddha.

baca juga

"Sejarah Buddha di Australia dimulai sekitar tahun 1850an saat periode emas berlimpah di Australia, di mana ada banyak pendatang dari China yang paham soal agama dan filosofi China," kata Dr Halafoff.

"Biasanya campuran dan konfusianisme, Taoisme and Buddha."

Diperkenalkannya kebijakan "White Australia" di tahun 1901 yang hanya memperbolehkan warga kulit putih datang ke Australia, ada jumlah penurunan yang dramatis sebelum jumlahnya naik lagi. 

"Sejak dihapuskannya kebijakan "White Australia" dan karena globalisasi, jumlah pendatang dari kawasan Asia terus bertambah, karenanya kita lihat peningkatan dramatis juga dari jumlah pemeluk Buddha di Australia."

Di awal tahun 2000-an, Buddha menjadi agama terbesar kedua di Australia setelah Kristen.

Tu My Nguyen pernah menjadi pemuka Buddha selama 16 tahun dan ia datang ke Australia sebagai pelajar internasional dari Vietnam saat masih remaja.

Ia mengatakan mengikuti ajaran Buddha membantunya saat menghadapi tantangan bahasa dan studi saat itu.

"Semuanya percaya kuil Buddha adalah tempat yang damai yang bisa dikunjungi saat mereka ada masalah, tapi saya melihatnya dari sisi berbeda," katanya.

"Kuil adalah tempat yang bisa dinikmati, karena sangat dan menerima siapa pun, tempat yang bisa mengembalikan kedamaian dari dalam diri kapan pun."

Setelah memiliki kualifikasi sebagai guru, ia mendirikan sekolah dasar di kuil tersebut pada tahun 2015. 

"Anak-anak sangat baik. Mereka selalu punya energi positif, bermain dan selalu tersenyum," ujarnya.

"Mungkin mereka suka bikin barang-barang berantakan, tapi mereka memberikan kebahagiaan. Itu alasannya saya mendirikan sekolah dasar."

Ia mengatakan sangat penting untuk memiliki hubungan anak-anak dengan orang tua atau kakek dan nenek mereka lewat ajaran dan cara pemikiran Buddha.

Di sebelah kuil Buddha komunitas Vietnam ada juga kuil Buddha Kamboja, yang dikenal dengan nama Wat Khmer Melbourne.

Simon Long sudah menjadi biksu di kuil itu selama lebih dari 10 tahun. 

"Saya percaya jalan Buddha akan memberikan kedamaian dalam pikiran. Kita bisa lupakan kekhawatiran atau sekarat."

Keberagaman Islam

Dengan peningkatan pendatang dari Pakistan, Afghanistan, India dan Bangladesh dalam lima tahun terakhir, migrasi jadi kontributor terhadap perkembangan Islam di Australia dan jadi agama minoritas yang paling besar saat ini.

Hampir 126 ribu orang yang tiba di Australia antara 2016 dan 2021 adalah Muslim.

Tapi sebenarnya yang menjadi faktor terbesar kedatangan Islam di Australia adalah Muslim yang lahir di Australia.

Rheme El-Hussein adalah salah satu Muslim yang lahir di Australia dengan kedua orang tua yang lahir di Lebanon dan datang ke Australia di tahun 90-an.

"

"Saya sangat bersyukur terhadap mereka, datang dari Timur Tengah, dari sebuah negara yang sering alami peperangan dengan kehidupan yang sulit," katanya.

"

Rheme, yang sudah menikah dan punya satu anak perempuan, berharap akan lebih banyak anak-anak muda yang memahami Islam.

"Visi saya dalam hidup adalah agar bisa menunjukkan apa itu Islam, Muslim adalah bagian dari masyarakat Australia, dan seringkali ada konflik antara jadi Muslim dan jadi seorang warga Australia," katanya.

Umat Muslim di Australia berasal dari hampir seluruh dunia, termasuk Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia.

Dr Halafoff mengatakan sangat penting untuk mengenal keberagaman Islam dan agam lainnya.

"Biasanya ini jadi yang tidak terlalu kita bahas atau pelajari di sekolah, keberagaman internal dari agama, tapi juga berasal dari keberagaman kelompok budaya, karena Islam cukup signifikan di Asia."

Aileen Ma lahir dari keluarga Muslim di China dan datang ke Australia sebagai pelajar internasional di tahun 2003.

Ia adalah satu dari 5.000 Muslim dengan latar belakang China di Australia.

"Orang bertanya, 'wow, kamu Muslim dan China? Kamu yang pertama yang saya kenal'," katanya.

"Enggak apa-apa dengan pertanyaan itu, meski kadang capek juga menerangkannya."

Menurutnya ada banyak hal yang membuatnya bangga jadi bagian dari Australia.

"Saya senang melihat komunitas Muslim di Australia berkembang dan ada banyak keberagaman budaya dan agama di sini."

Baca dalam bahasa Mandarin:  atau Bahasa Inggris: Baca dalam Bahasa Indonesia

Kredit

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

Puncak Harlah PKB ke-28 Jadi Ajang Kumpul Elite Politik, Prabowo dan Gibran Juga Hadir

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:34 WIB

Bagaimana AI  Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Bagaimana AI Membantu Sektor Industri Mengelola Konsumsi Energi? Begini Kata Indosat

Tekno | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:31 WIB

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Belajar STEM Sejak Dini Bantu Anak Jadi Lebih Kreatif dan Percaya Diri

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:27 WIB

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:24 WIB

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:22 WIB

Tito Karnavian Tegas! ASN Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tanpa Pengecualian

Tito Karnavian Tegas! ASN Terlibat Judi Online Bakal Disanksi Tanpa Pengecualian

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:20 WIB

Ditunjuk Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Diberi Tugas Berat Ini oleh Zulhas

Ditunjuk Pimpin BGN, Sudaryono Langsung Diberi Tugas Berat Ini oleh Zulhas

Video | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:30 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

Terkini

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

Pemerintah Mau Sungguh-sungguh Memberantas Korupsi? Gibran: Koruptor Harus Dimiskinkan

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Tayang 6 Agustus, Netflix Hadirkan My Life with the Walter Boys Season 3

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:00 WIB

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Askrindo Tegaskan Komitmen Bangun SDM Unggul Lewat Program Mobil Pintar

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:58 WIB

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

Menteri Mukhtarudin dan Menaker Turki Bahas Penguatan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:56 WIB

Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor

Warga 4 Desa Melawan Penutupan Akses Bendungan Lahor

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:55 WIB

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya

Apa Saja Zodiak yang Termasuk dalam Elemen Api? Ini Daftar dan Karakteristiknya

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:53 WIB

3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review

3 Lip Balm Wardah untuk Bibir Kering dan Gelap, Pilih yang Sesuai Kebutuhan Menurut Review

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:49 WIB

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Menghapus Jejak "Hantu" di Cloud dan Memutus Rantai Penguntitan Siber Pasca-Hubungan

Tekno | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:48 WIB

Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Bulog Catat Penyerapan 3,5 Juta Ton Setara Beras, Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:46 WIB

Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama

Sebut Pramono 'Asbun', Waketum PSI: Prabowo dan Surya Paloh Bukti Sukses Keluar dari Partai Lama

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:40 WIB

×