Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 08 Maret 2026 | 04:29 WIB
AS Rugi Rp 91 Triliun dalam 100 Jam Operasi Militer Lawan Iran
Ilustrasi bendera Amerika Serikat [Unsplash/Christopher]

Suara.com - Hanya dalam waktu empat hari atau 100 jam sejak dimulainya "Operation Epic Fury" yang menjadi operasi militer Amerika Serikat untuk membantu Israel melawan Iran, Amerika Serikat harus merogoh kocek sangat dalam.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Anadolu, total biaya yang dikeluarkan Negeri Paman Sam tersebut telah mencapai sedikitnya $5,82 miliar (sekitar Rp91,5 triliun).

Angka fantastis ini setara dengan 0,69% dari seluruh anggaran pertahanan AS tahun 2026. Biaya tersebut mencakup pengeluaran operasional harian serta nilai aset militer yang hancur akibat serangan balasan Iran maupun insiden teknis di lapangan.

Rincian Kerugian Aset Militer: Radar Rp17 Triliun Hancur

Penyumbang terbesar dari total kerugian AS bukanlah jet tempur, melainkan sistem peringatan dini yang sangat canggih. Berikut adalah daftar aset AS yang dilaporkan hancur atau rusak merujuk pada laporan Middle East Monitor:

  • Sistem Radar AN/FPS-132 ($1,1 Miliar): Terletak di Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar. Radar ini terkena rudal Iran pada hari Sabtu, menjadikannya kerugian tunggal terbesar bagi AS.
  • 3 Jet Tempur F-15E Strike Eagle ($282 Juta): Ketiga pesawat ini hancur pada hari Minggu akibat insiden tragis friendly fire (tembakan kawan sendiri) dari sistem pertahanan udara Kuwait. Seluruh kru selamat, namun jet-jet mahal tersebut musnah.
  • 3 Drone MQ-9 Reaper ($90 Juta): Drone pengintai dan penyerang ini berhasil ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran.
  • Sistem Radar AN/TPY-2 (THAAD): Dua komponen radar dari sistem pertahanan rudal canggih ini dilaporkan hancur di
  • Uni Emirat Arab (Al-Ruwais) dan Yordania (Pangkalan Udara Muwaffaq Salti). Masing-masing bernilai $500 juta.
  • Terminal Satelit & Radome ($50 Juta): Serangan Iran ke markas Armada Kelima di Bahrain dan Camp Arifjan di Kuwait menghancurkan terminal SATCOM AN/GSC-52B serta beberapa kubah pelindung radar (radome).

Biaya Operasional: Amunisi Menguras Miliaran Dolar

Selain kehilangan perangkat keras, biaya untuk terus menjalankan mesin perang di Iran juga sangat menguras kantong. Menurut analisis dari Center for Strategic and International Studies (CSIS), pengeluaran amunisi adalah pos pengeluaran yang paling berat.

Pengeluaran Harian: AS menghabiskan rata-rata $779 juta per hari untuk biaya operasional.

Stok Amunisi: Diperkirakan butuh biaya $3,1 miliar hanya untuk mengisi kembali stok amunisi yang sudah ditembakkan selama 100 jam pertama. Angka ini bertambah sekitar $758,1 juta setiap hari.

Armada Laut: Kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford yang bersiaga di kawasan tersebut menelan biaya operasional sebesar $15 juta per hari.

Sistem pertahanan AS bekerja ekstra keras untuk membendung hujan rudal dari Iran. Data dari Payne Institute mencatat bahwa militer AS telah meluncurkan ratusan rudal pencegat (interceptor) yang harganya tidak murah:

180 Rudal Naval Interceptor (tipe SM-2, SM-3, dan SM-6).

90 Rudal Patriot (PAC-2 dan PAC-3).

40 Rudal Pencegat THAAD.

Penggunaan masif rudal pencegat ini menunjukkan betapa intensnya serangan balasan Iran, sekaligus memperingatkan bahwa perang berkepanjangan akan memberikan tekanan finansial yang sangat berat bagi anggaran domestik Amerika Serikat di tahun 2026 ini.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah

Bocah Iran Marah Lihat Messi Haha Hihi Ketemu Trump, Buang Jersey Inter Miami ke Tong Sampah

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:13 WIB

Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran

Pezeshkian Telepon Putin, Minta Rusia Mendukung Hak-hak Sah Rakyat Iran

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:55 WIB

BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?

BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:50 WIB

Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan

Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:33 WIB

Pakar Tuding Ada Kepentingan Terselubung dari Lionel Messi Usai Bertemu Trump, Apa Itu?

Pakar Tuding Ada Kepentingan Terselubung dari Lionel Messi Usai Bertemu Trump, Apa Itu?

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:00 WIB

Beda Maradona dengan Lionel Messi! La Pulga Torehkan Noda Hitam Usai Bertemu Trump

Beda Maradona dengan Lionel Messi! La Pulga Torehkan Noda Hitam Usai Bertemu Trump

Bola | Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:00 WIB

Terkini

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:12 WIB

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:44 WIB

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Purbaya Girang Kantongi Dana Rp 11,4 Triliun dari Satgas PKH, Buat Tambal Defisit APBN

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Purbaya Ungkap Cara Kerja Dana SAL Rp 300 T Milik Pemerintah Buat Gerakkan Ekonomi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 13:35 WIB

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Meski IHSG Kinclong, Dana Asing Masih Kabur Rp 193,87 M Sepekan Ini

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 11:54 WIB