Pasien Pertama Kasus Cacar Monyet Kontak Erat 11 Orang di Jakarta, Begini Penjelasan Dinkes

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 22 Agustus 2022 | 15:25 WIB
Pasien Pertama Kasus Cacar Monyet Kontak Erat 11 Orang di Jakarta, Begini Penjelasan Dinkes
Kasus Pertama Cacar Monyet RI Ditemukan di Jakarta, Dinkes DKI Ungkap Penularan dan Kondisi Pasien. (Pixabay)

Suara.com - Kementerian Kesehatan RI mengumumkan satu kasus konfirmasi cacar monyet atau monkeypox di DKI Jakarta yang menyasar pemuda berusia 27 tahun. Sang pasien dilaporkan mengeluh masalah kesehatan usai bepergian dari luar negeri.

Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta dalam laporannya telah menemukan tiga orang yang berkontak erat dengan sang pasien. Hingga kini, ketiga orang tersebut masih dalam kondisi baik dan tidak mempunyai keluhan kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menyampaikan, sebelum ditemukan kasus pertama cacar monyet, pihaknya telah melalukan penyelidikan epidemologi. Hal itu dilakukan terhadap 11 orang dan hasil pemeriksaan menyatakan mereka negatif cacar monyet.

"Sebelum ditemukannya kasus pertama ini, kami sudah pernah menerima laporan dan melakukan penyelidikan epidemiologi pada 11 orang terduga yang ditemukan sejak 20 Mei 2022, yang semuanya setelah melalui pemeriksaan laboratorium diketahui negatif cacar monyet," kata Widyastuti dalam siaran persnya, Senin (22/8/2022).

Pemeriksaan laboratorium itu, beber Widyastuti, dilakukan sebagai upaya antisipasi sejak dini. Tidak hanya itu, pemeriksaan turut dilakukan guna memutus mata rantai penularan virus cacar monyet.

"Hal ini sebagai bagian dari upaya menemukan kasus sedini mungkin, agar dapat dilakukan pemutusan rantai penularan dengan segera," sambungnya.

Widyastuti menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi pasien dan seluruh kontak eratnya. Sejauh ini, lanjut dia, pasien cukup terbuka dan kondisi kesehatannya telah membaik.

"Pasien cukup kooperatif dan terbuka dengan tim kami. Kondisi pasien juga sudah membaik," papar Widyastuti.

Kasus Pertama

baca juga

Kemenkes sebelumnya umumkan satu kasus konfirmasi positif cacar monyet di Jakarta, yakni pasien berusia 27 tahun.

Diumumkan Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril bahwa pasien ini baru saja bepergian dari luar negeri, dan mengalami gejala demam pada 14 Agustus 2022.

"Hari ini ada satu terkonfirmasi dari Jakarta, baru satu berusia 27 tahun, dapat laporan pemeriksaan PCR tadi malam," ujar Syahril saat konferensi pers, Sabtu (20/8/2022).

Cacar monyet adalah penyakit akibat infeksi virus monkeypox, yang menyebabkan penderitanya alami ruam akut seperti papula (jerawat menonjol), vesikel atau pustula (jerawat berisi nanah) yang tidak bisa dijelaskan di negara non endemis atau negara selain Afrika.

Selain mengalami demam, pasien juga mengalami pembengkakan kelenjar di leher, dan mengalami ruam di tangan, kaki, leher, wajah dan di area genital.

"Saat ini keadaan pasien baik-baik saja, dalam istilah Covid-19 gejala ringan, pasien tidak perlu dirawat cukup isoman di rumah," sambung Syahril.

Adapun kasus konfirmasi cacar monyet ini merupakan kasus ke-23 yang diperiksa Kemenkes. Dimana 22 kasus sebelumnya suspek atau dicurigai hingga discard atau disingkirkan karena negatif tes PCR cacar monyet.

Sedangkan untuk satu kasus ini, dinyatakan positif melalui tes PCR selama dua hari. Apalagi ia memiliki masa inkubasi yang lama yaitu 21 hari sebelum akhirnya menimbulkan gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

Menkes Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

Deli | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:37 WIB

Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan Hidup di Permukaan, Menularkah?

Virus Cacar Monyet Bisa Bertahan Hidup di Permukaan, Menularkah?

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 14:30 WIB

Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Menkes Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Menkes Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

News | Senin, 22 Agustus 2022 | 12:51 WIB

Tak Perlu Panik, Menkes Budi Gunadi Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

Tak Perlu Panik, Menkes Budi Gunadi Pastikan Cacar Monyet Tak Seganas Covid-19

Sumut | Senin, 22 Agustus 2022 | 13:05 WIB

Terkini

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

The Cat Returns: Tentang Nyaris Berubah Jadi Kucing Karena Menolong Kucing

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:21 WIB

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

Kerja Sama Bantargebang Diperpanjang, Jakarta Justru Diberi Peringatan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Syarat Pecah KK Setelah Menikah 2026, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan Pasutri

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

Titik Baru Api Karhutla Masih Muncul, Sugiono Minta Patroli Darat Diperketat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

6 Rekomendasi Serum Viva Terbaik untuk Flek Hitam dan Garis Halus Usia 40 Tahun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina & Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

Cabut Gugatan di PTUN, Denny Indrayana Siapkan 3 Skenario Langkah Hukum Soal Gibran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:11 WIB

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Syarat Perpanjang SKCK Beda Domisili, Dokumen Apa Saja yang Diperlukan?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:10 WIB

×