Pengamat Pasar Modal: Peleburan BNI dan BTN Tidak Urgent

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Senin, 29 Agustus 2022 | 13:49 WIB
Pengamat Pasar Modal: Peleburan BNI dan BTN Tidak Urgent
Gedung BNI. (dOK: bni)

Suara.com - Isu mengenai peleburan BNI dengan BTN semakin menyorot perhatian. Pengamat pasar modal menilai tidak ada urgensi bagi pemerintah untuk menggabung BNI dengan BTN.

Associate Director Pilarmas Investindo, Maximilianus Nicodemus berpendapat tidak ada kebutuhan yang mendesak bagi pemerintah untuk menggabungan BNI dengan BTN.

Menurutnya, saat ini kedua bank telah memiliki fokus bisnis yang sangat tepat sehingga dan masih mampu mengoptimalkan bisnis masing-masing. BTN fokus pada properti, sedangkan itu BNI fokus pada UMKM dan korporasi. Bahkan, BNI juga sedang membesarkan bisnis di luar negeri.  

“BTN memiliki pangsa pasar sendiri dan BNI juga memiliki pangsa pasar sendiri,” kata Maximilianus, Sabtu (27/8/2022).

Dia berpendapat meski secara permodalan saat ini BTN lebih kecil dibandingkan dengan BNI, tetapi BTN masih cukup baik untuk bersaing dengan bank-bank besar.

BTN juga tengah berencana melakukan rights issue yang akan membuat modal mereka bertambah tanpa perlu merger dengan bank BUMN lainnya. “Jadi dari sisi permodalan juga sudah cukup,” kata Maximilianus.

Ia berpendapat bahwa rencana penggabungan BNI dengan BTN tidak bisa disamakan dengan penggabungan BNI Syariah, BRI Syariah dan Mandiri Syariah menjadi Bank Syariah Indonesia.

Ketiga bank syariah tersebut memiliki porsi yang kecil, sehingga dengan digabungkan akan lebih baik dan dapat mendorong penetrasi bank BUMN di pasar syariah. Hal tersebut dapat tercapai karena ketiganya mengincar pasar yang sama yaitu ekonomi islam.  Adapun untuk kasus BNI dan BTN, keduanya memiliki fokus bisnis yang berbeda

Dia menambahkan meski tidak terlalu mendesak untuk digabungka, mungkin pemerintah memiliki pertimbangan lain untuk menggabungkan kedua bank BUMN tersebut. Terdapat nilai-nilai yang menurut pemerintah akan melahirkan bisnis yang baik.

baca juga

“Tentu akan membuat gabungan kedua perusahaan akan makin besar, sinergi akan makin kuat. Tetapi pertanyaanya, seberapa profit dengan penggabungan ini? hanya pemerintah yang bisa menjawab,” kata Maximilianus.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core), Piter Abdullah mengatakan Piter mengatakan bahwa kedua perbankan nasional ini sebenarnya memiliki tugas khusus di bidangnya masing-masing.

Tanpa harus bergabung, keduanya dikatakan dapat berdiri sendiri dan bahkan lebih besar dengan cara yang lain, bukan dengan cara akuisisi.

"BNI bisa lebih besar tanpa harus mengakuisisi BTN. Di sisi lain, BTN juga memiliki tugas khusus di bidang perumahan dan BTN justru harus lebih dikembangkan bukan dikerdilkan," pungkas Piter.

Sebelumnya, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyampaikan pemerintah memiliki wacana untuk menyatukan BNI dengan BTN. Dalam rencana yang sedang dikaji, nantinya BNI akan mengakusisi BTN konvensional, dan BSI mengakuisisi BTN Syariah, dengan tujuan perampingan bank-bank milik negara.

“Ada rencana tadinya itu kan untuk mempersedikit jumlah bank himbara, sehingga bank BTN itu syariahnya nanti diambil BSI, konvensionalnya diambil BNI, tetapi sekarang itu masih dalam tahap wacana itu," kata Ma'ruf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukseskan Gerakan Nasional Non Tunai, BNI Fasilitasi TNI Kerjasama Bayar Gaji dan Tunjangan

Sukseskan Gerakan Nasional Non Tunai, BNI Fasilitasi TNI Kerjasama Bayar Gaji dan Tunjangan

Metro | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:38 WIB

Peserta BI-Fast Bertambah 25, Transfer Uang Antar Bank Makin Murah

Peserta BI-Fast Bertambah 25, Transfer Uang Antar Bank Makin Murah

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:33 WIB

Pemerintah dan BI Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah dan QRIS Antarnegara

Pemerintah dan BI Luncurkan Kartu Kredit Pemerintah dan QRIS Antarnegara

Tantrum | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:52 WIB

Ini Tampang Nova Sandi Prasetia dan Rahman, Dua Pembunuh dan Perampok Pegawai Bank di Bali

Ini Tampang Nova Sandi Prasetia dan Rahman, Dua Pembunuh dan Perampok Pegawai Bank di Bali

Denpasar | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:33 WIB

Sekprov Sulsel Resmikan Dua Inovasi Terbaru Bank Sulselbar

Sekprov Sulsel Resmikan Dua Inovasi Terbaru Bank Sulselbar

Sulsel | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:29 WIB

QRIS Resmi Digunakan di Thailand, Transaksi Digital Semakin Mudah

QRIS Resmi Digunakan di Thailand, Transaksi Digital Semakin Mudah

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 12:07 WIB

Terkini

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

×