Kenali Asal Muasal Penyebaran Penyakit Hepatitis C

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Rabu, 31 Agustus 2022 | 14:15 WIB
Kenali Asal Muasal Penyebaran Penyakit Hepatitis C
Hepatitis C. (Dok: Malaysia Healthcare)

Suara.com - Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus Hepatitis C pertama kali diidentifikasi pada tahun 1989, pada saat itu penyakit ini dikenal sebagai hepatitis non-A atau non-B. Hepatitis C sendiri merupakan penyakit yang termasuk silent disease yang meninggalkan dampak negatif di seluruh dunia dimana hingga sekarang virus ini telah menginfeksi 58 juta orang di seluruh dunia.

Kisah Virus Hepatitis C

Sebelum berhasil diidentifikasi oleh WHO, awal  mula kehadiran virus Hepatitis C masih menjadi perdebatan, dikutip dari hepatitis central, penyakit ini diyakini telah ada sejak 400 tahun yang lalu bahkan 2000 tahun sebelumnya.

Namun, satu hal yang pasti, virus ini asalnya hanya menginfeksi primata/non-primata dunia kuno, namun diam-diam telah menyebar dan menghancurkan banyak hidup manusia. 

Sementara untuk penyebaran secara global, virus Hepatitis C dimulai pada awal mula pedagang yang pergi ke antar negara berbeda, mereka bebas untuk bercengkerama dengan satu sama lain dan tanpa diketahui terinfeksi virus ini dan membawanya ke keluarga mereka. Ini adalah awal dari reaksi berantai yang tak terhentikan.

Penyebaran virus Hepatitis C pun terjadi di Asia Tenggara, dimana penyebaran di negara-negara ini dibagi menjadi dua tahap yaitu pra dan pasca tahun 1900. Jenis virus Hepatitis C ini, awalnya terbatas hanya dalam beberapa negara dan hanya dianggap sebagai ‘epidemi lokal’, lama kelamaan virus ini mulai menyebar ke berbagai negara Asia Tenggara pertengahan tahun 1800-an saat perdagangan antara negara-negara semakin meningkat.

Beberapa informasi menyimpulkan bahwa kolonisasi negara-negara Asia Tenggara pada awal hingga pertengahan tahun 1900-an mungkin berkontribusi pada meningkatnya kasus virus Hepatitis C dikarenakan pihak berwenang kurang berinvestasi pada program kesehatan masyarakat, pada saat itulah virus Hepatitis C mulai menyebar pesat melalui berbagai jalur transmisi, termasuk transfusi darah, produk mengandung darah, penggunaan narkoba suntikan, dan suntikan medis yang tidak aman.

Evolusi Pengobatan untuk Virus Hepatitis C

Pada tahun 1990-an barulah penyebaran virus ini mulai menurun dengan hadirnya pengobatan, edukasi mengenai Virus Hepatitis C, dan implementasi cara mensterilisasi peralatan medis yang lebih ketat.

baca juga

Meski begitu, perjalanannya masih sulit, dan perawatan awal yang diperkenalkan pada tahun 90-an dipenuhi dengan efek samping seperti rambut rontok, depresi, kerusakan hati, cacat kelahiran, sakit rektal, dan lainnya.

Pada tahun 2016, pengobatan yang tepat dengan efek samping lebih ringan akhirnya disetujui, dan hasil menunjukkan bahwa obatnya memiliki tingkat kesuksesan hingga 97%.

Bagaimana Pengobatan di Masa Depan?

Walaupun penyakit ini sudah tidak menyebar secara pesat lagi, ancaman yang ditimbulkan oleh Virus Hepatitis C masih sangat nyata. Sekitar 1,5 juta infeksi baru masih terjadi setiap tahun, ini dikarenakan gejala-gejala dari virus ini awalnya sangat ringan jadi penderitanya tidak akan mengira bahwa itu adalah Hepatitis C sampai akhirnya sudah terlambat.

Untuk saat ini, Anda bisa membantu meningkatkan kepedulian dan membujuk keluarga tercinta untuk diperiksa, dirawat dan diobati oleh Malaysia Healthcare sekaligus mengakhiri ancaman virus Hepatitis C untuk selamanya.

Malaysia Healthcare menawarkan solusi perawatan yang efektif, mudah diakses, dan terjangkau, dengan tingkat kesembuhan hingga 97%. Untuk info lebih lanjut mengenai Virus Hepatitis C. Info lengkap pengobatan Hepatitis C bisa menghubungi +62 812-8971-0029 / +62 819-0898-9386.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di India Masih Belum Mereda, Puluhan Pasien Meninggal Setiap Hari

Kasus Covid-19 di India Masih Belum Mereda, Puluhan Pasien Meninggal Setiap Hari

Jatim | Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:50 WIB

6 Fakta Virus Monkeypox yang Perlu Kamu Tahu

6 Fakta Virus Monkeypox yang Perlu Kamu Tahu

Your Say | Selasa, 30 Agustus 2022 | 17:35 WIB

Menko Airlangga: Indonesia Menjadi 5 Negara Teratas di Dunia yang Sukses Atasi Krisis COVID-19

Menko Airlangga: Indonesia Menjadi 5 Negara Teratas di Dunia yang Sukses Atasi Krisis COVID-19

Jawa Tengah | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:41 WIB

Ratusan Mahasiswa Bandung Terinfeksi HIV, Kemenkes Ungkap Fakta Ini

Ratusan Mahasiswa Bandung Terinfeksi HIV, Kemenkes Ungkap Fakta Ini

Jabar | Senin, 29 Agustus 2022 | 17:00 WIB

3 Langkah yang Musti Dilakukan Jika Anda Positif Cacar Monyet

3 Langkah yang Musti Dilakukan Jika Anda Positif Cacar Monyet

Mamagini | Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:15 WIB

Update Covid-19 Global: Inggris Siapkan Vaksin Booster Kedua, Mengandung Varian Omicron

Update Covid-19 Global: Inggris Siapkan Vaksin Booster Kedua, Mengandung Varian Omicron

Health | Minggu, 28 Agustus 2022 | 10:39 WIB

Terkini

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:00 WIB

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:59 WIB

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:58 WIB

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:53 WIB

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:49 WIB

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

7 Cara Pakai AC agar Tidak Boros Listrik, Rumah Tetap Sejuk dan Tagihan Lebih Aman

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 13:45 WIB

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tutup Rice Cooker Tidak Bisa Dibuka, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:43 WIB

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Sering Dikira Asli Indonesia, Sepeda Java Buatan Negara Mana? Segini Range Harganya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:42 WIB

×