Pernyataan Tegas Muzani Soal Capres Gerindra Tunggal Hanya Prabowo Dianggap Teguran Kegenitan Politik Sandiaga

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 02 September 2022 | 12:59 WIB
Pernyataan Tegas Muzani Soal Capres Gerindra Tunggal Hanya Prabowo Dianggap Teguran Kegenitan Politik Sandiaga
Politisi Gerindra yang juga Menparekraf Sandiaga Uno. (Ist)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan calon presiden tunggal dari Gerindra hanya Prabowo Subianto. Kader yang tak mau satu barisan, dipersilakan untuk keluar dari perjuangan partai.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai pernyataan tegas Muzani tersebut jelas menyentil kader Gerindra lainnya yakni Sandiaga Uno. Sandiaga sendiri belakangan menyatakan siap untuk maju di Pilpres 2024.

"Statemen Sekjend Gerindra jelas sebuah hardikan untuk Sandiaga Uno," kata Dedi saat dihubungi, Jumat (2/9/2022).

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan IPO elektabilitas Prabowo jauh mengguli Sandiaga sebagai capres. Pernyataan Muzani juga dianggapnya sebagai wanti-wanti agar Sandiaga tak mengganggu perolehan tersebut.

"Ketegasan Muzani tidak saja soal teguran kegenitan politik Sandiaga, tetapi juga antisipasi agar Sandiaga Uno tidak mengganggu perolehan suara Gerindra," tuturnya.

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan, Prabowo sejauh ini memiliki dampak keterpilihan bagi Gerindra. Sementara Sandiaga menurutnya belum terasa efeknya bagi partai.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (bawah) menyampaikan pidato kebangsaan saat deklarasi koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Rapimnas Gerindra di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8/2022). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym]
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (bawah) mengepalkan tangan. [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/nym]

"Membaca hasil survei IPO, Prabowo menjadi yang paling tinggi membawa dampak keterpilihan pada Gerindra, artinya meskipun dalam pencapresan Prabowo disinyakir kalah kuat dengan Sandiaga, tetapi Sandiaga tidak miliki dampak elektoral pada Partai, sehingga Prabowo harus dipertahankan menjadi Caprea dibanding tokoh lain," pungkasnya.

Pernyataan Muzani

Sebelumnya, Ahmad Muzani, menegaskan calon presiden dari Partai Gerindra hanya satu yakni Prabowo Subianto. Menurutnya, jika ada kader Gerindra yang tak mau satu barisan, dipersilakan untuk keluar dari perjuangan partai.

baca juga

Hal itu disampaikan Muzani saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang pada Kamis (1/9/2022).

"Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombogan kereta. Saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan," kata Muzani.

Muzani menyampaikan, bahwa besarnya Partai Gerindra hingga menjadi partai nomor dua terbesar kekinian tidak terlepas dari tangan Prabowo Subianto.

Apalagi, kata dia, setiap kader Gerindra juga telah menyatakan sikapnya dalam Rapimnas Partai Gerindra bahwa capres Gerindra hanyalah Prabowo Subianto.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani (Suara.com/Bagaskara)
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani singgung gerindra. (Suara.com/Bagaskara)

"Gerindra dan PKB sudah menandatangai nota koalisi. Kereta ini sebentar lagi akan jalan. Masinisnya Gerindra dan PKB. Maka keputusan Rapimnas yang dihadiri oleh semua ranting, PAC, DPC, dan DPD menyatakan bahwa capres Gerindra hanya satu, capres Gerindra tunggal. Artinya tidak ada nama lain kecuali Prabowo Subianto," ungkapnya.

"Kalau ada orang yang mau jadi presiden, tidak pernah membesarkan partai, nggak pernah datangi kantor partai, tidak pernah pasang bendera spanduk, tiba-tiba nongol mau jadi presiden ketemu pasal berapa?," sambungnya.

Ia menyebut Gerindra hingga menjadi partai besar seperti kekinian bukan lah diraih dengan perjuangan yang mudah. Untuk itu, kata dia, kader diminta tetap solid dan berkomitmen untuk terus menggelorakan kemenangan Prabowo Presiden 2024.

Ia pun mewanti-wanti pihak-pihak yang coba mengganggu jati diri Gerindra dalam memperjuangkan Prabowo menjadi presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Jokowi Tiga Periode Kembali Berhembus, Sindiran Dasco Gerindra: Masa Mimpi Nggak Boleh

Isu Jokowi Tiga Periode Kembali Berhembus, Sindiran Dasco Gerindra: Masa Mimpi Nggak Boleh

News | Jum'at, 02 September 2022 | 10:46 WIB

Menhan Prabowo dan Jenderal Andika Akan Dimintai Penjelasan Soal Kasus Mutilasi

Menhan Prabowo dan Jenderal Andika Akan Dimintai Penjelasan Soal Kasus Mutilasi

Sukabumi | Jum'at, 02 September 2022 | 10:25 WIB

Arief Poyuono Desak Makamah Partai, Sandiaga Uno Segera Dipecat Sebagai Kader Gerindra

Arief Poyuono Desak Makamah Partai, Sandiaga Uno Segera Dipecat Sebagai Kader Gerindra

Bandungbarat | Jum'at, 02 September 2022 | 10:14 WIB

Gerindra Usung Prabowo Jadi Capres, Ingatkan Sandiaga Uno soal Etika Politik

Gerindra Usung Prabowo Jadi Capres, Ingatkan Sandiaga Uno soal Etika Politik

Riau | Jum'at, 02 September 2022 | 08:35 WIB

Kasus Mutilasi, Komisi I akan Minta Penjelasan Prabowo hingga Andika Perkasa

Kasus Mutilasi, Komisi I akan Minta Penjelasan Prabowo hingga Andika Perkasa

News | Kamis, 01 September 2022 | 23:02 WIB

Gerindra Ingatkan Sandiaga Uno Pahami Etika Politik terkait Bakal Capres Pemilu 2024

Gerindra Ingatkan Sandiaga Uno Pahami Etika Politik terkait Bakal Capres Pemilu 2024

Kalbar | Jum'at, 02 September 2022 | 07:35 WIB

Terkini

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

×