Kak Seto Kutuk Kekerasan Satpol PP ke Pelajar SMA, Pelaku Terancam Tiga Tahun Penjara

Chandra Iswinarno, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 05 September 2022 | 14:46 WIB
Kak Seto Kutuk Kekerasan Satpol PP ke Pelajar SMA, Pelaku Terancam Tiga Tahun Penjara
Seto Mulyadi atau Kak Seto (suara.com/Adrian Mahakam)

Suara.com - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) meminta Kapolda Sulawesi Utara (Sulut) mengusut kasus kekerasan yang menimpa pelajar SMA yang diduga dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Manado. Ditegaskan kekerasan terhadap anak bulan delik aduan, sehingga dapat diproses hukum tanpa adanya laporan.

Ketua LPAI Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, mengatakan lembaganya mengkritik keras kekerasan terhadap anak yang dilakukan aparat.

"Ini kan bukan delik aduan kekerasan terhadap anak, tidak usah ada yang mengadu, begitu tahu ini dilaporkan oleh masyarakat, atau media, mohon Polda Sulawesi Utara segera bergerak cepat," kata Kak Seto saat dihubungi Suara.com, Senin (4/9/2022).

Ia mengemukakan, jika pelajar SMA masuk kategori anak yang berusia 18 tahun ke bawah. Kekerasan terhadap anak sesuai perundang-undang terancam penjara maksimal 3 tahun 6 bulan.

"Kami juga nanti akan berkoordinasi juga dengan Kapolres atau mungkin dengan Kapolda Sulawesi Utara untuk melakukan tindakan yang tegas terhadap pelaku begitu," kata Kak Seto.

Sebelumnya diberitakan, beredar rekaman video yang memperlihatkan sejumlah petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diduga melakukan kekerasan kepada pelajar berseragam SMA.

Berdasarkan unggahan video yang diposting akun Instagram dengan nama pengguna @kabarnegri, mulanya pelajar SMA yang tidak diketahui namanya ini berada di kerumunan bersama petugas Satpol PP yang sedang melakukan penertiban bangunan liar.

Suara teriakan perempuan terdengar begitu jelas bernada penolakan. Kemudian salah seorang petugas menarik baju anak SMA tersebut dari arah belakang sampai terjatuh mengenai motor.

Diduga, pelajar dengan jenis kelamin laki-laki itu merupakan anak dari perempuan yang sedang mengamuk karena bangunannya ditertibkan oleh petugas Satpol PP. Namun belum tahu pasti apa yang dilakukan sang anak sampai jadi korban dugaan kekerasan tersebut.

baca juga

Salah seorang pria di balik rekaman video mengatakan bahwa, terdapat oknum petugas Satpol PP diduga memukuli anak sekolah tersebut.

"Terjadi pemukulan terhadap keluarga yang dilakukan Satpol PP. Seorang anak yang menggunakan seragam sekolah dikeroyok oleh Satuan Pol PP," ucap pria pada video dikutip Beritahits.id pada Minggu, (4/9/2022).

Terpantau dari video situasi yang menegangkan di lokasi kejadian. Sebuah dugaan tindakan pengeroyokan pun nampak terlihat. Keributan itu berjalan beberapa menit usai petugas lain berusaha melerai tindakan tidak terpuji antara sejumlah oknum Satpol PP kepada pelajar berseragam SMA.

Berdasarkan informasi yang didapat, kericuhan diduga terjadi di lokasi pasca penertiban bangunan liar oleh Satpol PP Kota Manado.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penertiban Bangunan Tak Berizin di Manado Diwarnai Aksi Pengeroyokan Satpol PP pada Anak SMA

Penertiban Bangunan Tak Berizin di Manado Diwarnai Aksi Pengeroyokan Satpol PP pada Anak SMA

Your Say | Minggu, 04 September 2022 | 21:04 WIB

Satpol PP Keroyok Seorang Siswa Saat Tertibkan Bangunan Liar: Berani Sama Bocah

Satpol PP Keroyok Seorang Siswa Saat Tertibkan Bangunan Liar: Berani Sama Bocah

Kalbar | Minggu, 04 September 2022 | 18:30 WIB

Beredar Video Dinarasikan Pelajar SMA Dianiaya Satpol PP, Tuai Kecaman Publik

Beredar Video Dinarasikan Pelajar SMA Dianiaya Satpol PP, Tuai Kecaman Publik

Hits | Minggu, 04 September 2022 | 14:50 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×