KWT Gemas Implan Raup Cuan dengan Urban Farming

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 17:35 WIB
KWT Gemas Implan Raup Cuan dengan Urban Farming
Urban farming. (Dok: Pemkot Tangerang)

Suara.com - Memanfaatkan lahan kosong dan terbatas yang ada di sekitar rumah ternyata dapat menjadi ladang penghasilan baru. Seperti yang dilakukan oleh kelompok warga Griya Dumpit Asri, RW 06, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Gemar Menanam Sayuran Inovasi Menanam Padi dan Budidaya Ikan (KWT Gemas Implan).

Sejak tahun 2019, KWT Gemas Implan memanfaatkan lahan tidur tak terurus untuk bercocok tanam menggunakan media tanah maupun sistem hidroponik hingga melakukan budidaya ikan lele.

“Jadi, tadinya ini adalah lahan kosong. Akhirnya, oleh warga sekitar sini dimanfaatkan untuk jadi ladang menanam sayur dan buah-buahan. Diurus juga oleh ibu-ibu rumah tangga di sini alhamdulillah jadi ada kegiatan dan penghasilan tambahan,” tutur Ketua KWT Gemas Implan, Tuminah.

Berawal dari komitmen menyediakan sayur mayur yang murah untuk warga sekitar terlebih di tengah pandemi covid-19, kini KWT Gemas Implan telah menghasilkan omzet.

“Hasil panen di sini dijual untuk warga sekitar, juga untuk pedagang sayur. Selain itu, kami olah juga hasil panen sendiri jadi produk yang dijual oleh UMKM di sini. Ada kripik pisang, kripik pare, sirup markisa dan yang cukup ramai itu sari kembang teleng. Saat ini omzet dari sari kembang teleng saja dalam sebulan bisa mencapai Rp1 juta dan hasilnya kami kembalikan untuk aktivitas dan pengembangan KWT Gemas Implan,” tambahnya.

KWT Gemas Implan juga turut ikut serta melakukan panen raya dan penjualan perdana produk hidroponik 1.000 lubang hidroponik bersama 27 KWT lainnya di Kota Tangerang yang telah melakukan penanaman sayuran selada dan pakcoy menggunakan metode hidroponik pada 6 Juli yang lalu.

Keberhasilan KWT Gemas Implan membuatnya menerima banyak kunjungan belajar dari berbagai sekolah sampai studi banding dari instansi pemerintah kabupaten atau kota lainnya, seperti dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang serta PT Indonesia Power PLTGU Cilegon OMU yang belum lama ini membawa tiga wilayah binaannya berkunjung ke KWT Gemas Implan untuk studi banding pengelolaan agrowisata pertanian.

“Pertama yang ingin sekali kami contoh di KWT Gemas Implan ialah kekompakkannya, komitmennya dan semangat yang sudah tiga tahun ini tidak berubah. Dibanding anggaran atau lahan, rasanya jauh lebih sulit terkait semangat dan komitmen bersama,” Ahli Muda CSR Indonesia Power, Ali.

Kisah di atas merupakan contoh nyata kesuksesan salah satu KWT dari 114 KWT yang tersebar di 13 Kecamatan, Kota Tangerang. Beragam produk olahan lainnya dari hasil panen setiap KWT telah dihasilkan seperti produk es krim pakcoy yang dihasilkan oleh KWT Harmonis Gandasari, kemudian dari KWT Hijau Konsumsi berhasil mengolah lidah buaya menjadi puding, minuman, hingga manisan bahkan KWT Kenanga sukses mengolah hasil panen jahenya menjadi permen, serbuk jahe seduhan hingga sirup jahe yang memiliki omzet jutaan rupiah setiap bulannya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong kemandirian masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan hingga menghasilkan nilai ekonomi dengan beragam program yang dijalankan mulai dari melakukan pembibitan secara mandiri, melakukan pemberian bibit tanaman produktif dan benih ikan kepada KWT, hingga memberikan beragam pelatihan seperti pelatihan digital marketing sebagai upaya promosi dan pemasaran.

Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, menyampaikan bahwa Pemkot Tangerang akan terus memfasilitasi dan mendorong kemandirian masyarakat salah satunya dengan membina KWT hingga mengajak masyarakat luas untuk melakukan urban farming, bercocok tanam di lahan terbatas.

“Bertani itu sekarang semakin keren, caranya sudah mudah, asal ada kemauan,” ujar Arief.

“Dengan urban farming, lingkungan kita jadi sehat, tanaman subur, hidup kita pun jadi sehat karena bisa mengkonsumsi tumbuhan sayuran yang sehat hasil budidaya sendiri bahkan bisa menghasilkan nilai ekonomis bagi keluarga,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biar Dapet Cuan, Begini Cara Memasukkan Kode Undangan TikTok untuk Pengguna Baru

Biar Dapet Cuan, Begini Cara Memasukkan Kode Undangan TikTok untuk Pengguna Baru

| Senin, 05 September 2022 | 14:33 WIB

Pemkot Tangerang Hadirkan Bus Wisata Jawara, Siap Ajak Masyarakat Keliling Kota Gratis

Pemkot Tangerang Hadirkan Bus Wisata Jawara, Siap Ajak Masyarakat Keliling Kota Gratis

Jakarta | Jum'at, 02 September 2022 | 18:09 WIB

Jangan Kaget 7 Shio Ini Bakal Kaya Raya di Akhir Tahun 2022, Kata Ramalan Tarot

Jangan Kaget 7 Shio Ini Bakal Kaya Raya di Akhir Tahun 2022, Kata Ramalan Tarot

| Jum'at, 02 September 2022 | 15:11 WIB

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemkot Tangerang Hadirkan Klinik Hewan DKP

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemkot Tangerang Hadirkan Klinik Hewan DKP

Jakarta | Kamis, 01 September 2022 | 19:10 WIB

Mudahkan Warga yang akan Melahirkan, Pemkot Tangerang Hadirkan Program Paket 3 In 1

Mudahkan Warga yang akan Melahirkan, Pemkot Tangerang Hadirkan Program Paket 3 In 1

Jakarta | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:47 WIB

Berapa Penghasilan YouTuber? Begini Cara Menghitung Cuan yang Didapat

Berapa Penghasilan YouTuber? Begini Cara Menghitung Cuan yang Didapat

Lifestyle | Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

Dunia Ramai-ramai Tolak Bantu AS Serang Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:52 WIB

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

Semakin Buruk, Sekjen PBB Desak Penghentian Konflik AS-Israel dan Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:32 WIB

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

Negara Timur Tengah Siaga Satu Hadapi Hujan Drone Iran, Sasar Bandara Kuwait Hingga Perbankan Arab

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:25 WIB

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

Austria Tolak Permintaan AS Gunakan Wilayah Udara untuk Serangan ke Iran

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:19 WIB

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

Donald Trump Desak NATO Kirim Kapal ke Selat Hormuz

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

Nekat Mau Bunuh Donald Trump Sampai Rata dengan Tanah, Pria Massachusetts Ini Akhirnya Ditangkap

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:13 WIB

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

Selat Hormuz Dibuka Gratis untuk Kapal Malaysia

News | Jum'at, 03 April 2026 | 07:01 WIB

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

PBB Ungkap Fakta Baru Prajurit TNI Tewas di Lebanon Akibat Ledakan Bom Pinggir Jalan Militer Israel

News | Jum'at, 03 April 2026 | 06:48 WIB

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB