Mobilnya Sempat Dicegat Demonstran, Wapres Maruf Amin: Jangan Anarkistis!

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 08 September 2022 | 14:50 WIB
Mobilnya Sempat Dicegat Demonstran, Wapres Maruf Amin: Jangan Anarkistis!
Mobilnya Sempat Dicegat Demonstran, Wapres Maruf Amin: Jangan Anarkistis! . [Istimewa]

Suara.com - Juru bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi buka suara perihal adanya upaya pengadangan dari demonstran terhadap rombongan mobil dinas Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat melintas di simpang empat RS Charitas Palembang.

Menurut Masduki, Ma'ruf berpesan kepada para demonstran khususnya mahasiswa untuk tidak anarkistis saat menjalankan aksi.

Awalnya, Ma'ruf menganggap kalau aksi demonstrasi itu sebagai salah satu bagian dari demokrasi di mana warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapatnya di muka umum.

"Tidak ada masalah buat wakil presiden, ada pihak-pihak mahasiswa ataupun yang lain menyampaikan aspirasi," kata Masduki dalam keterangan persnya yang dikutip Suara.com, Kamis (8/9/2022).

Demonstran di Palembang adang iring-iringan Wapres Maruf Amin [ANTARA]
Demonstran di Palembang adang iring-iringan Wapres Maruf Amin [ANTARA]

Meski demikian, Ma'ruf meminta kepada mahasiswa yang menggelar aksi untuk bisa menjalankan secara tertib.

"Siapa saja boleh menyampaikan aspirasi yang penting berlangsung secara tertib, tidak melanggar aturan dan tidak terjadi anarkis, itu yang ditegaskan," ungkapnya.

Pengadangan itu terjadi ketika rombongan Wakil Presiden Ma'ruf hendak berjalan menuju bandara.

Masduki mengatakan kalau pengadangan itu tidak mengganggu perjalanan rombongan Ma'ruf.

baca juga

"Bahwa ada sendat, tersendat dikit karena ada demonstrasi itu biasa tapi juga pihak keamanan sudah melakukan pengaturan dengan baik dan itu karena pengaturan seperti itu sehingga Wapres bisa melanjutkan perjalanan dengan baik."

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Masduki Baidlowi yang juga juru bicara Wapres Maruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki)
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU Masduki Baidlowi yang juga juru bicara Wapres Maruf Amin. (Suara.com/Ria Rizki)

7 Orang Ditangkap

Demonstrasi mahasiswa di Palembang Sumatera Selatan berakhir ricuh. Demonstrasi yang menyatakan penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) digelar Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Selatan (Sumsel). Pada Rabu ini, terjadi gelombang aksi demonstrasi mahasiswa di Palembang, Sumatera Selatan.

Menjelang sore hari, aksi penolakan digelar di simpang empat RS Charitas Palembang. Aksi ini berakhir ricuh dengan berusaha menghadang iring-iringan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin yang menjalankan kunker di Palembang.

Video massa aksi yang mengejar mobil yang diduga ditumpangi Wapres Ma'ruf Amin viral di berbagai sosial media.

Unjuk rasa puluhan mahasiswa dari berbagai elemen organisasi membuat membuat arus lalulintas dari segala arah macet panjang. Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sumsel Brigadir Jendral (Brigjen) Rudi Setiawan pasca-ricuh tampak di lokasi kejadian memantau pengamanan.

Wakapolda menjelaskan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Sumsel ini melakukan unjuk rasa berbeda dengan izin yang mereka ajukan.

“Mereka awalnya ingin melakukan unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumsel, namun justru mahasiswa ini melakukan aksi unras di Simpang Empat Charitas, di mana dalam kondisi lalulintas yang tinggi membuat kemacetan panjang,” ucap Brigjen Rudi Setiawan didampingi Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Kamarudin dan Dirreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjodjo,

Brigjend Rudi Setiawan menjelaskan ada tujuh mahasiswa yang diamankan dalam unjuk rasa kali ini, lantaran diduga melakukan tindakan provokatif.

“Ada tujuh orang yang diamankan,” ucapnya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Rabu (7/9/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Emak-emak Kecewa Presiden Jokowi Tidak Bisa Datang ke Bandung

Dua Emak-emak Kecewa Presiden Jokowi Tidak Bisa Datang ke Bandung

Bandungbarat | Kamis, 08 September 2022 | 12:24 WIB

Kronologi Ketua HMI Palembang Ditangkap Polisi, Usai Adang Iring-Iringan Wapres Maruf Amin

Kronologi Ketua HMI Palembang Ditangkap Polisi, Usai Adang Iring-Iringan Wapres Maruf Amin

Sumsel | Kamis, 08 September 2022 | 11:24 WIB

Heboh Rombongan Mobil Wapres Tak Berhenti Saat Dicegat Massa yang Berdemo Tolak Kenaikan BBM, Tuai Pro Kontra

Heboh Rombongan Mobil Wapres Tak Berhenti Saat Dicegat Massa yang Berdemo Tolak Kenaikan BBM, Tuai Pro Kontra

News | Kamis, 08 September 2022 | 11:16 WIB

Mahasiswa Nekad Cegat Mobil Wapres saat Demo soal BBM, Netizen: Belum Aja Didor

Mahasiswa Nekad Cegat Mobil Wapres saat Demo soal BBM, Netizen: Belum Aja Didor

Kaltim | Kamis, 08 September 2022 | 07:00 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×