Perbandingan Isi Daya Listrik Mobil dan Isi BBM: Lebih Hemat Mana?

Aulia Hafisa | Suara.com

Sabtu, 10 September 2022 | 20:48 WIB
Perbandingan Isi Daya Listrik Mobil dan Isi BBM: Lebih Hemat Mana?
Ilustrasi pengisian daya mobil listrik - Perbandingan Isi Daya Listrik Mobil dan Isi BBM: Lebih Hemat Mana? (Pexels)

Suara.com - Baru-baru ini pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi sejak Sabtu (3/9/2022) yang lalu. BBM jenis Pertalite naik menjadi Rp 10.000 per liter dari Rp 7.650 per liter, solar naik menjadi Rp 6.800 dari Rp 5.150 per liter serta Pertamax yang naik menjadi Rp 14.500 per liter dari Rp 12.500 per liter. Lalu, bagaimana perbandingan isi daya listrik mobil dan isi BBM?

Kenaikan harga ini tidak jarang membuat orang ingin beralih dari kendaraan BBM ke kendaraan dengan daya listrik. Hingga saat ini kendaraan berbasis listrik mulai menjamur di Indonesia. 

Banyak orang kini memilih menggunakan mobil listrik agar lebih ramah lingkungan. Biaya pengisian daya lebih irit serta dilengkapi dengan teknologi canggih. Pemilik mobil dapat memanfaatkan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang telah banyak ditemui mulai dari Jakarta, Tangerang, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa, Bali dan masih banyak lainnya.

SPKLU kini masih dalam tahap pengembangan di berbagai wilayah di Indonesia. Hingga Februari 2022, ada 267 unit SPKLU yang tersebar di 195 lokasi. Ada 129 unit SPKLU yang dibangun oleh PLN dan rencananya akan bertambah hingga 40 unit hingga akhir tahun 2022.

Lalu bagaimana perbandingan antara isi daya listrik mobil dengan isi BBM? Simak penjelasannya berikut ini.

Mobil listrik memiliki rata-rata daya sebesar 40 kWh atau 40.000 watt. Sementara itu, daya listrik di rumah sebesar 4.000 watt. Maka jika mengisi daya mobil listrik tentu memerlukan daya listrik yang cukup besar. Baterai yang diisi daya penuh selama 3 jam dapat berkendara hingga lebih dari 350 km. 

Mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 28 Tahun 2016, besaraan tarif pemakaian Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) termasuk dalam penggunaan listrik untuk keperluan khusus dengan biaya Rp 1.650 kWh pada pengisian rumahan. Sementara itu tarif termahal pengisian di SPKLU adalah Rp 2.466 per kWh.

Apabila sebuah kendaraan memiliki daya 39,2 kWh maka dana yang diperlukan untuk mengisi baterai penuh dari 0 hingga 10 persen adalah Rp 64,6 ribu. Mobil ini mampu berkendara hingga 345 km.

Sementara itu, 1 liter BBM 1 liter mampu menempuh jarak hingga 14 km. Apabila menggunakan Pertamax dengan harga Rp 14.5000 per liter maka harga yang diperlukan untuk menempuh 345 km ini berkisar Rp 203.000. Tentu mobil listrik jauh lebih irit daripada mobil dengan penggunaan BBM.

Itulah perbandingan isi daya listrik dengan bbm pada mobil. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan untuk Anda!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Mulai Disalurkan, Catat Jadwal Pencairan BLT BBM di Bandung

Sudah Mulai Disalurkan, Catat Jadwal Pencairan BLT BBM di Bandung

| Sabtu, 10 September 2022 | 20:33 WIB

Harga BBM Subsidi Naik, DPR: Ini Tanggung Jawab Bersama

Harga BBM Subsidi Naik, DPR: Ini Tanggung Jawab Bersama

| Sabtu, 10 September 2022 | 19:28 WIB

Banjir Simpati, Mahasiswa Pilih Bagi-Bagi Pertalite Gratis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

Banjir Simpati, Mahasiswa Pilih Bagi-Bagi Pertalite Gratis Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM

News | Sabtu, 10 September 2022 | 19:37 WIB

Terkini

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:45 WIB

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:28 WIB

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:51 WIB

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 17:36 WIB