Nenek Mursiti yang Viral Dipaksa Anaknya Jadi Pengemis, Kini Ditawari Tinggal di Panti Jompo

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Jum'at, 16 September 2022 | 13:41 WIB
Nenek Mursiti yang Viral Dipaksa Anaknya Jadi Pengemis, Kini Ditawari Tinggal di Panti Jompo
Wakil Wali Surabaya Armuji menemui seorang nenek yang dipaksa anaknya menjadi pengemis (FOTO ANTARA/HO-Pemkot Surabaya)

Suara.com - Mbah Mursiti (84) yang sebelumnya viral karena diduga dipaksa anaknya menjadi pengemis kini ditemui oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji di kediaman Mursiti yang berlokasi di Tambak Wedi Baru Gang 16 Nomer 78 B.

Armuji menyesalkan kejadian tersebut karena tidak mencerminkan sikap warga Surabaya yang humanis.

"Saya menyesalkan hal itu terjadi di Surabaya. Ini tentu tidak mencerminkan karakteristik warga Surabaya yang humanis dan penuh kasih sayang," katanya saat menemui Mbah Mursiti pada Jumat (16/9/2022).

Kisah Mbah Mursiti ini pada awalnya viral melalui media sosial TikTok dari akun bilqis.maulidiya.agus dan berakhir menjadi sorotan karena disebut seringkali dipaksa bekerja oleh sang anak.

Video yang viral itu telah disukai sebanyak 125 ribu orang dan dibagikan lebih dari 8 ribu kali. 

Sejumlah komentar yang merasa miris terhadap kelakuan sang anak tersebut langsung memenuhi kolom komentar. Salah satunya komentar dari warganet, "Ku kira cuma di film yang seperti ini, ternyata di kehidupan nyata ada. Semoga mbahnya cepet ada yang menolong. Sehat selalu mbah".

Armuji pun langsung bergerak untuk menyambangi kediaman Mbah Mursiti yang tinggal bersama anak perempuan serta cucunya.

Menurut pengakuan tetangga, Mbah Mursiti memang sering disuruh oleh anaknya untuk minta-minta karena sang anak tidak bekerja.

"Video itu viral sehingga kami ambil langkah dan respons cepat. Ternyata si mbah ini menurut pengakuan tetangganya sering diperintahkan untuk meminta-meminta karena anaknya tidak bekerja," katanya.

Untuk itu, Wawali menawarkan agar Mbah Mursiti untuk tinggal dan dirawat di UPTD Griya Werdha atau Panti Jompo milik Pemkot Surabaya yang selama ini menampung para lansia.

"Namun anaknya belum berkenan. Tetapi kami ingatkan jangan diulangi kembali. Kasihan Mbah Mursiti usianya sudah 84 tahun tentu capek kalau jalan agak jauh," kata Cak ji panggilan akrab Armuji.

Selain itu, ia juga memerintahkan agar pihak kelurahan dan kecamatan setempat memberikan perhatian kepada Mbah Mursiti dengan mengalokasikan bantuan makanan guna menjamin ketercukupan gizi maupun bantuan lainnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panen Kecaman! Nenek Renta Menangis  Diduga Dimaki hingga Disuruh Mengemis Anak Sendiri

Panen Kecaman! Nenek Renta Menangis Diduga Dimaki hingga Disuruh Mengemis Anak Sendiri

| Jum'at, 16 September 2022 | 12:36 WIB

Laga Kedua Timnas Garuda Muda vs Hongkong di GBT Surabaya Malam Nanti, Ini Susunan Pemainnya

Laga Kedua Timnas Garuda Muda vs Hongkong di GBT Surabaya Malam Nanti, Ini Susunan Pemainnya

Jatim | Jum'at, 16 September 2022 | 12:12 WIB

Viral Video Seorang Nenek Diduga Dimaki, Dipukul hingga Disuruh Mengemis oleh Anak Sendiri

Viral Video Seorang Nenek Diduga Dimaki, Dipukul hingga Disuruh Mengemis oleh Anak Sendiri

Jabar | Jum'at, 16 September 2022 | 12:11 WIB

Aji Santoso Lemes Persabaya Hattrick Kalah di Kandang, Pantes Bonek Kecewa Hingga Ngamuk

Aji Santoso Lemes Persabaya Hattrick Kalah di Kandang, Pantes Bonek Kecewa Hingga Ngamuk

Bola | Jum'at, 16 September 2022 | 10:45 WIB

Siap Bertanggung Jawab atas Kekalahan Persebaya, Muncul Rumor Aji Santoso Bakal Merapat ke PSIS Semarang

Siap Bertanggung Jawab atas Kekalahan Persebaya, Muncul Rumor Aji Santoso Bakal Merapat ke PSIS Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 16 September 2022 | 09:34 WIB

Terkini

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB