Moeldoko Sebut Instruksi Jenderal Dudung ke Anak Buah Sebagai Spontanitas Usai Pernyataan TNI Kayak Gerombolan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 19 September 2022 | 16:56 WIB
Moeldoko Sebut Instruksi Jenderal Dudung ke Anak Buah Sebagai Spontanitas Usai Pernyataan TNI Kayak Gerombolan
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Dok.KSP)

Suara.com - Sebuah video sempat beredar menampilkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman memberikan instruksi kepada jajarannya untuk protes kepada anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut prajurit TNI bak gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas).

Kepala Staf Presiden Moeldoko menilai, instruksi yang dilakukan Dudung itu hanya sebuah bentuk spontanitas.

"Itu reaksi spontan," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Sementara di sisi lain, Moeldoko juga menyebut kalau situasi saat ini sudah lebih cair ketimbang sebelumnya. Namun ia tidak menerangkan maksud dari situasi cair tersebut.

"Begitu pak Effendi Simbolon kan... Semuanya udah cair lah," ucapnya.

Lebih lanjut, Moeldoko sempat ditanya perihal penilaian negatif yang datang usai video Dudung itu tersebar. Intinya Moeldoko hanya berpesan kepada masing-masing institusi untuk saling menghormati.

"Jadi ini sebenarnya enggak perlu ada perdebatan sipil militer, tapi bagaimana institusi itu saling memberikan penghormatan. Itu saja intinya."

Instruksikan Prajurit TNI AD

Banyaknya video yang dibuat prajurit TNI sebagai bentuk protes atas ucapan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon tidak terlepas dari perintah KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Ia tidak mau prajurit TNI hanya berdiam diri ketika harga dirinya diinjak-diinjak karena disebut Effendi sudah seperti gerombolan melebihi organisasi masyarakat (ormas).

Hal tersebut terungkap melalui sebuah video Dudung yang tengah berbicara dalam sesi video conference bersama jajarannya.

Dalam videonya, Dudung meminta seluruh prajurit TNI AD untuk tidak loyo setelah disebut bak gerombolan.

"Kita jadi petarung, jadi jagoan. Jangan jadi ayam sayur. Saya lihat itu diam semua. Nanti lihat tanggal 26, saya buktikan pada kalian...(kalimat tidak terdengar jelas)," kata Dudung.

"Jangan kita diam saja, Dia ini siapa, enggak berpengaruh. Harga diri, kehormatan kita, kok diinjak-injak sama dia. Karena saya tahu juga dia dapat 'angin' masalahnya, sehingga kita duduk semua, diam," ujarnya.

Dudung lantas menyentil prajurit Perwira yang tampak cuek setelah adanya pernyataan Effendi tersebut. Padahal menurutnya, situasi di grup-grup percakapan prajurit dari level Tamtama hingga Bintara sudah memanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta KSAD Dudung dan Effendi Saling Menghormati, Moeldoko: Perdebatan Sipil-Militer Bukan Zamannya Lagi

Minta KSAD Dudung dan Effendi Saling Menghormati, Moeldoko: Perdebatan Sipil-Militer Bukan Zamannya Lagi

News | Senin, 19 September 2022 | 13:46 WIB

Fadli Zon Sindir KSAD soal Jabatan, Balasan Warganet ke DPR Lebih Menohok

Fadli Zon Sindir KSAD soal Jabatan, Balasan Warganet ke DPR Lebih Menohok

Jogja | Jum'at, 16 September 2022 | 19:25 WIB

Reaksi KSAD Dudung ke Effendi Simbolon Dinilai Bentuk Pembangkangan, Koalisi Sipil: Cerminkan Sikap Tentara Berpolitik

Reaksi KSAD Dudung ke Effendi Simbolon Dinilai Bentuk Pembangkangan, Koalisi Sipil: Cerminkan Sikap Tentara Berpolitik

News | Jum'at, 16 September 2022 | 17:33 WIB

Terkini

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:22 WIB

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

Rapor Merah Pelayanan Hijau Jakarta: Kurang Armada, Ribuan Permohonan Pemangkasan Pohon Antre!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:17 WIB

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

Tercekik Harga BBM, Transjakarta Siap Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:58 WIB

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

KPK Dorong Capres hingga Cakada Wajib dari Kader Parpol, Ini Alasan di Baliknya

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:52 WIB

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

Kelaparan Ekstrem Melanda Dunia di 2026, Gaza dan Sudan Paling Parah

News | Sabtu, 25 April 2026 | 16:30 WIB

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

Benjamin Netanyahu Sakit Kanker dan Tumor Jenis Apa? Pantes Jarang Tampil, Sering Pakai Video AI

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:29 WIB

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

Donor Darah Bareng Bank Jakarta dan PMI, Stok Darah DKI Didorong Tetap Aman

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:15 WIB

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa

News | Sabtu, 25 April 2026 | 14:59 WIB