320 Ribu Penderitaan di Rebo Wekasan, Ini Niat Sholat Tolak Bala dan Tata Cara untuk Mencegah Malapetaka

Rifan Aditya

Selasa, 20 September 2022 | 15:58 WIB
320 Ribu Penderitaan di Rebo Wekasan, Ini Niat Sholat Tolak Bala dan Tata Cara untuk Mencegah Malapetaka
Ilustrasi sholat - 320 Ribu Penderitaan di Rebo Wekasan, Ini Niat Sholat Tolak Bala dan Tata Cara untuk Mencegah Malapetaka (pexels)

Suara.com - Rebo Wekasan atau Rabu Pungkasan yang tahun ini dirayakan besok 21 September 2022 selalu dikaitkan dengan malapetaka. Umat Islam kemudian dianjurkan melakukan sholat tolak bala agar terhindar dari berbagai penderitaan.

Namun tahukah anda bagaimana anjuran sholat tolak bala itu bisa muncul ketika Rebo Wekasan? Lalu seperti apa pula tata cara dan niat sholat tolak bala?

Rebo Wekasan adalah hari Rabu terakhir dalam bulan Safar. Namun dalam tradisi masyarakat tanah air, Rebo Wekasan kemudian identik dengan slametan yang tujuannya untuk menolak bala.

Memang tidak salah jika tradisi itu dilakukan dengan niat meminta perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai bentuk marabahay. Namun nyatanya, tidak ada hadist ataupun ayat Alquran yang berhubungan dengan Rebo Wekasan atau pun hari Rabu terakhir bulan Safar.

Setelah ditelusuri, narasi tentang banyaknya penyakit dan bencana yang terjadi saat Rebo Wekasan itu salah satunya berasal dari ulama ahli Kasyf. Diriwayatkan dalam buku Kanzun Najah Was-Suraar fi Fadail al-Azmina Wasy-Syuhaar, Imam Abdul Hmiid Quds, Mufti, dan Imam Masjidil Haram Makkah mengatakan:

“Banyak Awliya Allah yang mempunyai pengetahuan spiritual telah menandai bahwa setiap tahun, 320 ribu penderitaan (Baliyyat) jatuh ke bumi pada hari Rabu terakhir di bulan Safar.”

Kemudian dari sana, para ulama memerintahkan umatnya untuk melakukan amalan-amalan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Diantaranya sholat tolak bala.

Penting untuk diketahui bahwa jika niatnya adalah sholat Rebo Wekasan secara khusus, maka hukumnya dilarang karena tidak sesuai Syariat Islam. Namun jika niatnya adalah sholat sunnah mutlaq atau sholat hajat, maka hukumnya boleh dikerjakan.

  • Sholat sunnah mutlaq adalah sholat yang tidak dibatasi waktu, tidak dibatasi sebab, dan bilangannya tidak terbatas.
  • Sholat hajat adalah sholat yang dilaksanakan saat memiliki keinginan atau hajat tertentu, termasuk hajat li daf'il makhuf (menolak hal-hal yang dikhawatirkan).

Sebab dalam hadist Nabi Muhammad SAW telah jelas menyebutkan bahwa bulan Safar bukanlah bulan sial.

baca juga

“Tidak ada wabah, tidak pula tanda kesialan, tidak (pula) burung (tanda kesialan), dan juga tidak ada (kesialan) pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit judzam sebagaimana engkau menghindar dari singa.” (HR al-Bukhari) (Badruddin ‘Aini, ‘Umdâtul Qâri Syarhu Shahîhil Bukhâri, [Beirut, Dârul Kutub: 2006], juz IX, halaman 409).

Kemudian Ibnu Rajab al-Hanbali (wafat 795 H) juga telah menegaskan:

“Adapun mengkhususkan kesialan dengan suatu zaman tertentu bukan zaman yang lain, seperti (mengkhususkan) bulan Safar atau bulan lainnya, maka hal ini tidak benar.”

Maka dari itu sholat tolak bala juga disebut dengan shalat sunnah lidaf’il bala.

Niat Sholat Tolak Bala

Usholli sunnatal lidaf’il balaa rokatainii lillaahi ta’ala

Artinya : Aku berniat shalat menghilangkan bala dua raka’at sunnat karena Allah SWT

Tata Cara Sholat Tolak Bala

Shalat tolak bala dilaksanakan empat rakaat dan dua kali salam. Berikut tata cara mendirikan shalat tolak bala:

  • Membaca niat shalat lidaf’I bala
  • Pada saat Rakaat pertama membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Kautsar sebanyak 17x.
  • Pada rakaat kedua, membaca surat Al-Fatihah kemudian dilanjutkan membaca surat Al-Ikhlas 5x.
  • Rakaat selanjutnya membaca surat Al-Fatihah kemudian dilanjutkan dengna membaca surat Al-Falaq sebanyak 1x.
  • Kemudian pada rakaat terakhir membaca surat Al-Fatihah yang dilanjutkan dengan surat An-Nas sebanyak 1x.

Doa Tolak Bala

Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya man lli ibaadihii yaghfiru wayarham. Yaa daafi’al bala’i yaa Allah wa yaa daafi’al bala’i yaa rahmaan wa yaa daafi’al balaa’i yaa rahiim.

Artinya: “Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan yang melapangkan kedudukan dan yang menghilangkan kesedihan,"

"Ya Allah Tuhan yang maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala,"

"Ya Allah Tuhan pengasih yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan yang maha penyayang yang menjauhkan bala, tolakan lah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran,"

Doa tolak bala lainnya juga terdapat dalam hadist berikut:

Allaahumma innii a'uudzu bika minal barashi, wal junni, wal judzaami, wa sayyi'il asqaami.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra, dan dari keburukan segala segala macam penyakit." (HR Abu Daud nomor 1554 dan Ahmad).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tata Cara Sholat Hajat saat Rebo Wekasan, Niatnya Hanya untuk Allah SWT

Tata Cara Sholat Hajat saat Rebo Wekasan, Niatnya Hanya untuk Allah SWT

News | Selasa, 20 September 2022 | 14:54 WIB

Tradisi Rebo Wekasan di Berbagai Daerah, Dipercaya Sudah Ada Sejak Zaman Wali

Tradisi Rebo Wekasan di Berbagai Daerah, Dipercaya Sudah Ada Sejak Zaman Wali

News | Selasa, 20 September 2022 | 14:09 WIB

Mitos Rabu Wekasan Sebagai Hari Paling Sial, Padahal dalam Islam Tidak Ada Malapetaka di Bulan Safar

Mitos Rabu Wekasan Sebagai Hari Paling Sial, Padahal dalam Islam Tidak Ada Malapetaka di Bulan Safar

News | Selasa, 20 September 2022 | 12:04 WIB

Doa Tolak Bala Menurut Islam, Dibaca saat Rebo Wekasan, Jauhkan Bala dan Penyakit

Doa Tolak Bala Menurut Islam, Dibaca saat Rebo Wekasan, Jauhkan Bala dan Penyakit

News | Selasa, 20 September 2022 | 10:31 WIB

Terkini

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

×