Anies Bakal Dapat 'Durian Runtuh' Kalau Prabowo atau Ganjar Tak Jadi Maju Pilpres

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 29 September 2022 | 07:44 WIB
Anies Bakal Dapat 'Durian Runtuh' Kalau Prabowo atau Ganjar Tak Jadi Maju Pilpres
Kolase Anies. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Hasil survei CSIS Indonesia terkait elektabilitas figur calon presiden jelang Pilpres 2024 memunculkan Anies Baswedan yang unggul lawan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Anies menang saat head to head dengan Prabowo maupun Ganjar.

Gubernur DKI Jakarta itu mengantongi 46,8 persen saat head to head dengan Ganjar Pranowo yang dapat 43,9 persen suara.

Sementara ketika diduelkan dengan Prabowo Subianto, Anies mendapatkan suara 48,6 persen sementara Ketua Umum (Ketum) Parta Gerindra tersebut hanya mengantongi 42,8 persen.

Menang duel head to head, analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubaidillah Badrun atau Ubed menyebut bahwa Anies dapat berkah dari pendukung dua kandidat kuat lainnya.

Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Instagram/ganjarpranowo/prabowo/aniesbaswedan)
Kolase Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan (Instagram/ganjarpranowo/prabowo/aniesbaswedan)

"Potensi Anies untuk unggul tinggi, karena prestasi Anies dibandingkan Ganjar jauh lebih banyak demikian juga dengan Prabowo," ujar Ubed dalam perbincangan di Kanal YouTube Inilahcom.

Menurut Ubed, survei head to head membuat pemilih Prabowo maupun Ganjar beralih ke Anies ketika jagoannya tak ikut kontestasi.

"Anies selalu unggul kalau dia head to head dengan Prabowo, sebenarnya rasional sih pemilih 2024 itu 52 persen anak muda, jadi kalau dihadapkan Prabowo yang usia sudah lanjut, anak muda memilih Anies dong," kata Ubed.

"Kemudian pemilih Ganjar juga antara milih Prabowo dengan milih Anies akan cenderung milih Anies," imbuhnya.

baca juga

Sementara kemenangan Anies ketika lawan Ganjar memungkinkan karena pendukung Prabowo akan lebih memilih Anies ketimbang Ganjar.

"Jadi Anies mendapakan semacam berkah limpahan elektabilitas dari kandidat lain yang gugur kalau akhirnya head to head."

Hasil Survei CSIS

Kolase Anies. [Dok.Istimewa]
Kolase Anies. [Dok.Istimewa]

Ketua Departemen Politik dan Perubahan Sosial CSIS, Arya Fernandes menjelaskan, kenapa pihaknya melakukan head to head terhadap tiga nama tersebut, karena sejauh ini dari tiga nama teratas tidak ada yang menyentuh angka 50 persen elektabilitasnya.

Pertama head to head antara Anies Baswedan melawan Ganjar Pranowo. Hasilnya, Anies unggul tipis dari Ganjar.

"Kita lakukan head to head ketika dilakukan head to head antara pak Anies dengan pak Ganjar nah jadi kami menemukan angka yang ini. Pak Anies 47,8 persen, pak Ganjar 43,9 persen," kata Arya dalam paparannya, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, dalam head to head ini ada 0,8 responden belum tentukan pilihan dan 7,6 persen responden tidak tahu, tidak jawan atau menjawab rahasia.

Lalu ada head to head Ganjar melawan Prabowo, hasilnya Ganjar ternyata mengungguli Prabowo Subianto.

"Bagimana head to headnya pak Ganjar dengan pak Prabowo? itu situasinya pak Ganjar 47,2 persen, pak Prabowo 45 persen jadi masih dalam rentang margin of erorr jadi bedanya sekitar 2,2 sementara mor kita 2,8 persen. 0,3 belum tentukan pilihan, 7,5 tidak tahu, tidak jawab atau menjawab rahasia," ungkapnya.

Terakhir head to head Anies melawan Prabowo. Hasilnya, Anies kembali unggul dengan angka 48,6 persen.

"Ya pak Anies menadapat angka yang lebih besar 48,6 persen, pak Prabowo 42,8 persen jadi kami menguji dari tiga nama itu dari tiga kemungkinan," tuturnya.

"Jadi tiga-tiganya dapat kesepatan yang sama pak Prabowo dua kali pengujian pak Anies dua kali pengujian kemudian pak Ganjar dapat dua kali pengujian," sambungnya.

Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 8 sampai 13 Agustus 2022 di mana populasi survei penduduk Indonesia berusia 17 sampai 39 tahun.

Kerangka sampel berasal dari populasi penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020. Penarikan sampel dilakukan secara acara atau multistage random sampling.

Jumlah sampel 1200 responden tersebar proposionel di 34 Provinsi. Setelah menggunakan kendali mutu data yang valid dianalisis sebesar 1192 sampel. Margin of erorr +/- 2,84 persen tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Net Zero Carbon, Konsep Baru Diresmikan Anies di 4 Sekolah Jakarta, Bikin Kelas Panas?

Apa Itu Net Zero Carbon, Konsep Baru Diresmikan Anies di 4 Sekolah Jakarta, Bikin Kelas Panas?

News | Rabu, 28 September 2022 | 19:16 WIB

Viral Video Sopir Tak Berani Keluar usai Tabrak Anak Kecil, Mobilnya Diamuk Warga sampai Diinjak-injak

Viral Video Sopir Tak Berani Keluar usai Tabrak Anak Kecil, Mobilnya Diamuk Warga sampai Diinjak-injak

Kaltim | Rabu, 28 September 2022 | 19:12 WIB

Heboh Video Sel Mewah Ferdy Sambo Lengkap dengan Sofa, Begini Faktanya

Heboh Video Sel Mewah Ferdy Sambo Lengkap dengan Sofa, Begini Faktanya

Kalbar | Rabu, 28 September 2022 | 19:04 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×