Siapa Dalang G30S PKI Sebenarnya? Ini 5 Teori Penyebab Tragedi Berdarah 30 September 1965

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 30 September 2022 | 13:00 WIB
Siapa Dalang G30S PKI Sebenarnya? Ini 5 Teori Penyebab Tragedi Berdarah 30 September 1965
Siapa Dalang G30S PKI Sebenarnya? Ini 5 Teori Penyebab Tragedi Berdarah 30 September 1965 - Petugas membersihkan patung peristiwa G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2020). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Dalam catatan sejarah, tragedi tanggal 30 September yang kemudian dinamakan G30S selalu diikuti dengan nama Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebagian orang mungkin bertanya, benarkah PKI satu-satunya dalang dibalik peristiwa G30S?

Dilansir dari berbagai sumber, masyarakat Indonesia di doktrin bahwa dalang dari peristiwa berdarah yang terjadi pada 30 September 1965 adalah PKI. Bahkan selama masa orde baru, tragedi pahit yang menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia itu selalu ditulis dengan istilah G30S/PKI, di mana hal itu merujuk doktrin bahwa PKI adalah satu-satunya dalang dari peristiwa berdarah tersebut.

Bahkan, penayangan film G30S PKI menjadi suatu agenda yang wajib pada masa Orde Baru. Namun setelah 6 tahun sejak masa Orde Baru tumbang, tepatnya pada tahun 2004, kurikulum pendidikan tidak lagi mencantumkan "/PKI" di belakang G30S. Selain itu, film G30S PKI yang sejak 1984 pada masa Orde Baru yang selalu ditayangkan setiap tahun, penyangannya kemudian dihentikan.

Hal itu disebabkan oleh berbagai penelitian yang mengungkapkan fakta bahwa PKI ternyata bukan dalang tunggal peristiwa tersebut.  

Siapa Dalang G30S yang Sebenarnya? 

Dikutip dari artikel berjudul Lima Versi Pelaku G30S, tertulis bahwa ada lima versi dalang yang bertanggung jawab terhadap peristiwa berdarah pada 30 September 1965 lalu.

Lima versi dalang itu menyebut selain PKI, nama CIA, Soekarno, Soeharto juga ikut serta dikaitkan dengan peristiwa G30S. Berikut ini adalah dugaan lima dalang peristiwa berdarah yang menjadi sejarah kelam Indonesia tersebut:

1. Partai Komunis Indonesia (PKI)

DN Aidit, selaku pemimpin PKI melambaikan tangannya, di mana hal ini merupakan versi rezim Orde Baru. Literatur pertama dibuat oleh sejarawan Nugroho Notosusanto dan Ismael Saleh bertajuk Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI di Indonesia (1968).

Buku ini juga menjadi acuan pembuatan film Pengkhianatan G30S/PKI garapan Arifin C Noer. Selain itu, rezim Orde Baru membuat Buku Putih yang dikeluarkan oleh Sekretariat Negara dan Sejarah Nasional Indonesia suntingan Nugroho Notosusanto yang kemudian diajarkan di sekolah-sekolah semenjak Soeharto berkuasa. Oleh karena itu, versi Orde Baru mencantumkan “PKI” di belakang G30S.

2. Konflik Internal Angkatan Darat Ahmad Yani dan Abdul Haris Nasution

Sejarawan Cornell University, Benedict ROG Anderson dan Ruth McVey, mengemukakan bahwa peristiwa G30S adalah puncak konflik internal Angkatan Darat.

Dalam Army and Politics in Indonesia (1978), sejarawan Harold Crouch mengatakan, bahwa menjelang tahun 1965, Staf Umum Angkatan Darat (SUAD) pecah menjadi dua faksi. Kedua faksi ini sama-sama anti-PKI, namun berbeda sikap dalam menghadapi Presiden Soekarno.

3. Presiden Soekarno

Presiden Soekarno dan Presiden John F Kennedy dalam lawatan tahun 1961. Setidaknya ada tiga buku yang menuding Presiden Soekarno terlibat dalam peristiwa G30S. Untuk menyanggah buku-buku tersebut, Yayasan Bung Karno lantas menerbitkan buku Bung Karno Difitnah pada 2006.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Cucu Musso dan Kerabat Kiai Korban PKI Madiun 1948

Kisah Cucu Musso dan Kerabat Kiai Korban PKI Madiun 1948

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:29 WIB

Beredar Video Bertuliskan G30S PKI Versi Sepakbola, Dimana Nuranimu Pak

Beredar Video Bertuliskan G30S PKI Versi Sepakbola, Dimana Nuranimu Pak

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 05:25 WIB

Keras! Pria Diduga Hina Jokowi, Diminta Mundur

Keras! Pria Diduga Hina Jokowi, Diminta Mundur

Hits | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:12 WIB

Perselingkuhan Reza Arap Hingga Rizky Billar Viral, Abu Janda: Dua Pria Sukses Mengalihkan Gorengan PKI

Perselingkuhan Reza Arap Hingga Rizky Billar Viral, Abu Janda: Dua Pria Sukses Mengalihkan Gorengan PKI

Jawa Tengah | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:53 WIB

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:48 WIB

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Debat Panas di DPR: Amsal Sitepu Sebut Brownies Alat Tekan, Jaksa Berdalih 'Rasa Kemanusiaan'

Debat Panas di DPR: Amsal Sitepu Sebut Brownies Alat Tekan, Jaksa Berdalih 'Rasa Kemanusiaan'

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:44 WIB

Momen Haru Amsal Sitepu Berdiri dan Membungkuk di DPR: Terima Kasih Pak, Saya Sudah Bebas

Momen Haru Amsal Sitepu Berdiri dan Membungkuk di DPR: Terima Kasih Pak, Saya Sudah Bebas

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:42 WIB