Pulang Tak Bernyawa, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan: Tubuhnya Memar Mungkin karena Terinjak-injak

Agatha Vidya Nariswari, Fita Nofiana

Senin, 03 Oktober 2022 | 19:23 WIB
Pulang Tak Bernyawa, Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan: Tubuhnya Memar Mungkin karena Terinjak-injak
Suporter Arema FC (Aremania) berdoa di Patung Singa Stadion Kanjuruhan, Malang, jawa Timur, Minggu (2/10/2022). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru/foc]

Suara.com - Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) menyimpan banyak pilu bagi masyarakat, khusunya untuk keluarga korban.

Ratusan korban dilaporkan meregang nyawa dalam tragedi yang terjadi usai pertandingan sepak bola antara Arema Malang dan Persebaya Surabaya itu.

Duka atas tragedi Kanjuruhan juga dirasakan oleh Abdurahman yang kehilangan keponakannya di kejadian tragis tersebut.

"Andika [nama keponakan] dari kecil memang suka Arema," ujar Abdurahman dalam perbincangan di TV One.

Tragedi Kanjuruhan - (Kontributor SuaraJatim.id/Yuliharto Simon)
Tragedi Kanjuruhan - (Kontributor SuaraJatim.id/Yuliharto Simon)

Dia menyebutkan keponakannya adalah fans Arema yang jauh-jauh dari Blitar ke Malang untuk menonton klub kesayangannya.

"Menurut temannya Andika, dia sama temannya itu enggak ada di stadion, itu di luar, di luar juga banyak penonton Arema menikmati pertandingan di layar," ujar Abdurahman.

Namun saat terjadi keos, Andika berusaha masuk dan akhirnya ikutan menjadi salah satu korban dalam tragedi nahas tersebut.

Saat ditanya tentang kondisi keponakannya, Abdurahman menyebutkan bahwa tubuhnya ada memar.

"Berdasarkan tadi saat dimandikan memang ada luka memar di sekujur tubuh bahkan ada warna biru," ujar Abdurahman.

Dia menduga memar di tubuh keponakannya muncul akibat desakan dan injakan suporter lain.

Ultras Garuda bersama Gabungan suporter klub di Indonesia melakukan aksi 1000 lilin dan tabur bunga di depan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ultras Garuda bersama Gabungan suporter klub di Indonesia melakukan aksi 1000 lilin dan tabur bunga di depan Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (2/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Itu mungkin selain akibat gas air mata juga akibat terinjak-injak oleh suporter lain," tambahnya.

Tragedi Kanjuruhan sendiri hingga Senin (3/10/2022) tercatat 174 suporter meninggal dunia. Dua di antara korban adalah anggota Polri yang tengah melakukan pengamanan. Adapun 448 suporter lain masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain menimbulkan banyak korban jiwa, insiden itu juga mengakibatkan 13 mobil rusak, 10 mobil di antaranya adalah mobi dinas Polri, dan sisanya mobil pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bareskrim Polri Periksa Sejumlah Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan, Kepala Dinas Hingga Direktur LIB

Bareskrim Polri Periksa Sejumlah Pihak Terkait Tragedi Kanjuruhan, Kepala Dinas Hingga Direktur LIB

Kalbar | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:57 WIB

Aremania: Aparat yang Menyuruh Menembak Gas Air Mata Harus Dipidana

Aremania: Aparat yang Menyuruh Menembak Gas Air Mata Harus Dipidana

Jakarta | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:56 WIB

Ketum PSSI: Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan Sudah Bekerja

Ketum PSSI: Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan Sudah Bekerja

Bola | Senin, 03 Oktober 2022 | 18:53 WIB

Terkini

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

Militer Iran Klaim Mempermalukan Pasukan Amerika Serikat dan Israel Usai Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

Tiba di Istana Merdeka, Dua Kali Mata Presiden Jerman Frank-Walter Terpukau Tarian Tradisional

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:42 WIB

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

Kunjungan Presiden Jerman dan Demo Mahasiswa Digelar Bersamaan, 6.675 Personel Gabungan Disiagakan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

Kenapa Dana Pribadi Presiden Prabowo Langgar UU? Ini Penjelasan Peneliti CELIOS

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:26 WIB

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Belum Diputus, Kejagung Masih Lakukan Kajian

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:25 WIB

Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

Kejagung Belum Berencana Geledah Rumah Kepala BGN Nanik S. Deyang dalam Kasus Dugaan Korupsi MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:23 WIB

Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN

Buntut Dugaan Korupsi MBG, Kejagung Gandeng BPKP Audit Pengadaan di BGN

News | Senin, 15 Juni 2026 | 12:17 WIB

Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi

Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:58 WIB