Rusia Wanti-wanti Adanya Friksi usai AS Umumkan Paket Bantuan Militer untuk Ukraina

Diana Mariska

Rabu, 05 Oktober 2022 | 18:16 WIB
Rusia Wanti-wanti Adanya Friksi usai AS Umumkan Paket Bantuan Militer untuk Ukraina
Pasukan Ukraina di Lyman, Donetsk, pada 4 Okrober 2022. (Anatolii Stepanov / AFP)

Suara.com - Rusia memperingatkan adanya potensi eskalasi perang setelah Amerika Serikat mengumumkan bantuan sebesar 625 juta dolar AS ke Ukraina untuk persenjataan tambahan.

Bantuan AS tersebut juga disebut termasuk peluncur High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS) atau sistem roket artileri mobilitas tinggi

Menurut Al Jazeera, Presiden Joe Biden berbicara dengan pemimpin Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada hari Selasa di tengah upaya Ukraina melanjutkan serangan di bagian selatan dan timur negara itu untuk merebut kembali daerah-daerah yang diduduki oleh Rusia.

Dalam sambungan telepon tersebut, Biden menegaskan komitmen AS dalam melanjutkan dukungan untuk Kiev.

Sang presiden "berjanji untuk terus mendukung Ukraina mempertahankan diri dari agresi Rusia", kata sebuah pernyataan dari Gedung Putih.

Paket bantuan militer tersebut merupakan yang pertama sejak Rusia mengumumkan secara resmi pencaplokan empat wilayah Ukraina menyusul serangkaian referendum yang dicap sebagai pemaksaan dan dianggap melanggar hukum internasional.

Gedung Putih mengatakan senjata yang akan diberikan AS mencakup empat peluncur roket presisi HIMARS lagi, 32 Howitzer dengan 75.000 butir amunisi, 200 kendaraan anti-ranjau Mine-Resistant Ambush Protected (MRAP), dan ranjau Claymore.

Bantuan militer ini akan diambil dari persediaan militer AS yang telah ada.

“Perkembangan terbaru dari referendum palsu Rusia, upaya pencaplokan wilayah, dan fakta baru tentang kebrutalan terhadap warga sipil di wilayah Ukraina yang sebelumnya dikendalikan oleh Rusia telah memperkuat tekad kami,” kata Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, dalam sebuah pernyataan.

Keputusan AS untuk mengirim lebih banyak bantuan militer memicu kritik dari Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, Anatoly Antonov, yang memperingatkan adanya potensi konsekuensi dari keputusan ini.

“Kami menganggap ini sebagai ancaman langsung terhadap kepentingan strategis negara kami,” kata Antonov melalui Telegram, Rabu (5/10).

“Pasokan peralatan militer dari AS dan sekutunya tidak hanya menimbulkan pertumpahan darah yang berkepanjangan dan korban baru, tetapi juga meningkatkan risiko bentrokan militer langsung antara Rusia dan negara-negara Barat.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Ceko Patungan Beli Tank untuk Pasukan Ukraina

Warga Ceko Patungan Beli Tank untuk Pasukan Ukraina

News | Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:21 WIB

Rusia Pulangkan Ribuan Tentaranya dari Ukraina yang Diterjunkan dalam Mobilisasi Parsial

Rusia Pulangkan Ribuan Tentaranya dari Ukraina yang Diterjunkan dalam Mobilisasi Parsial

News | Senin, 03 Oktober 2022 | 17:57 WIB

Korea Selatan Tak Terima Pencaplokan Rusia Atas Empat Wilayah di Ukraina

Korea Selatan Tak Terima Pencaplokan Rusia Atas Empat Wilayah di Ukraina

Malang | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 18:21 WIB

Uni Eropa Emoh Akui Hasil Referendum 4 Wilayah Ukraina yang Memilih Bergabung ke Rusia

Uni Eropa Emoh Akui Hasil Referendum 4 Wilayah Ukraina yang Memilih Bergabung ke Rusia

Jatim | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Rusia Akan Caplok 4 Wilayah Ukraina usai Referendum yang Disebut "Palsu" oleh Barat

Rusia Akan Caplok 4 Wilayah Ukraina usai Referendum yang Disebut "Palsu" oleh Barat

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:52 WIB

AS Imbau Warganya untuk Tinggalkan Rusia dan Hindari Wajib Militer

AS Imbau Warganya untuk Tinggalkan Rusia dan Hindari Wajib Militer

News | Kamis, 29 September 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

×