Dunia Hari Ini: Pintu Stadion Kanjuruhan Disebut Sempit Sekali

SiswantoABC Suara.Com
Kamis, 06 Oktober 2022 | 02:00 WIB
Dunia Hari Ini: Pintu Stadion Kanjuruhan Disebut Sempit Sekali
Kode 1312 di Stadion Kanjuruhan (Suara.com/Dimas Angga Perkasa)

Suara.com - Kami telah merangkum sejumlah laporan utama dari berbagai negara untuk Dunia Hari Ini. 

KIta awali dengan perkembangan situasi dari tragedi mematikan pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya, akhir pekan kemarin.

Polisi: pintu stadium 'sempit sekali'

Dalam penyelidikan yang terhadap 14 pintu yang ada di Stadion Kanjuruhan, polisi fokus pada enam pintu stadion, di mana korban paling banyak tewas.

"[Pintu] tidak ditutup, tapi sempit sekali, kapasitas 2 orang tapi keluar ratusan, himpit-himpitan ini didalami," kata Dedi Prasetyo, Humas Polri.

Sementara itu Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan keputusan sanksi terhadap Arema FC sebagai tuan rumah.

Arema dikenakan denda sebesar Rp250 juta dan tidak boleh menyelenggarakan pertandingan di Malang sampai Liga 1 tahun 2022/2023 berakhir. 

Dua pengurus klub tersebut Abdul Haris dan Seko Sutrisno dilarang beraktivitas di lingkungan sepak bola seumur hidup.

AS dan Korea Selatan luncurkan rudal

Pihak militer Amerika Serikat dan Korea Selatan meluncurkan sejumlah rudal ke laut, sehari setelah Korea Utara meluncurkan rudal balistik ke Jepang.

Ini adalah bagian dari latihan peluncuran rudal yang dilakukan kedua negara di garis pantai Korea Selatan, hari Rabu.

Baca Juga: Sisa 1 Anggota TNI Belum Mengaku Lakukan Kekerasan di Stadion Kanjuruhan, Ini Permintaan Panglima TNI

Menanggapi Korea Utara yang meluncurkan rudal, Presiden AS Joe Biden mengatakan hal tersebut telah membahayakan warga Jepang dan bisa membuat kawasan tersebut menjadi tidak stabil.

Sementara Uni Eropa menuduh Korea Utara telah bertindak ceroboh dan sengaja untuk melakukan provokasi.

Pencurian data tamu di hotel Shangri-La

Hotel Shangri-La di Singapura mengatakan data dari delapan hotel milik jaringan mereka telah dicuri oleh peretas.

Data yang diretas termasuk hotel berbintang lima, tempat Menteri Pertahanan Australia Richard Marles bertemu dengan Menteri Pertahanan China Wei Fenghe bulan Juni lalu.

Shangri-La mengatakan peretasan dilakukan selama bulan Mei dan Juni.

Termasuk data yang diretas adalah nama tamu, alamat email, nomor telepon, dan alamat rumah. Namun dikatakan pihak hotel jika data nomor paspor, nomor kartu kredit dan tanggal lahir masih aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI