Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka

Bella, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 23 April 2026 | 19:22 WIB
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
Aktivitas perdagangan di Selat Malaka (Wikimedia Commons/Dronepicr).
baca 10 detik
  • Guru Besar UGM, Poppy S. Winanti, mengingatkan pemerintah agar lebih berhati-hati saat menyampaikan pernyataan publik terkait kebijakan internasional.
  • Wacana pemungutan tarif di Selat Malaka dinilai sulit terwujud karena harus mematuhi aturan UNCLOS serta konsensus tiga negara.
  • Pemerintah Indonesia diminta mencari strategi yang lebih elegan guna memperkuat posisi tawar tanpa memicu ketegangan diplomatik internasional.

Suara.com - Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM), Poppy Sulistyaning Winanti, mengingatkan pemerintah untuk lebih berhati-hati dalam mengeluarkan pernyataan publik.

Hal ini sebagai respons atas wacana pengenaan tarif bagi kapal saat melintasi Selat Malaka yang sempat bergulir. Meskipun kini wacana itu sudah dianulir langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono.

Poppy menilai bahwa sejak awal gagasan untuk memungut biaya di jalur tersebut merupakan hal yang sulit untuk diwujudkan secara nyata. Menurutnya, status hukum Selat Malaka sangat terikat pada aturan global yang tidak bisa diputuskan secara sepihak oleh satu negara saja.

"Saya kira pernyataan pemerintah RI untuk menutup atau memungut tol di Selat Malaka masih sebatas ide. Tentunya tidak mudah mewujudkan ide tersebut, karena selat malaka bukan milik Indonesia," kata Poppy kepada Suara.com, Kamis (23/4/2026).

Adapun Kemenlu RI telah menyelaraskan sikap dengan Malaysia dan Singapura terkait kebijakan di Selat Malaka tersebut.

Dipaparkan Poppy bahwa berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS), Selat Malaka dikelola secara bersama sebagai jalur pelayaran internasional.

Ia menekankan bahwa setiap perubahan kebijakan di kawasan tersebut harus merupakan hasil konsensus dari tiga negara pantai (littoral states).

Hal inilah yang membuat wacana pemungutan tarif menjadi sangat sensitif dan berisiko memicu ketegangan diplomatik jika terus digulirkan tanpa dasar hukum yang kuat.

"Sesuai dengan UNCLOS dikelola oleh 3 negara yang berbatasan dengan Selat Malaka. Kebijakan apapun terkait dengan Selat Malaka harus disepakati tiga negara tersebut," tegasnya.

baca juga

Walaupun pemerintah telah meluruskan bahwa Indonesia akan tetap menghormati kebebasan navigasi, Poppy menyoroti risiko dari sempat munculnya perbedaan pendapat antara tiga negara itu.

Menurutnya, pemerintah harus sangat cermat sebelum melontarkan isu yang bersinggungan dengan norma internasional di masa depan.

"Oleh karena itu, mestinya pemerintah perlu berhati-hati menyampaikan pernyataan-pernyataan yang tidak perlu dan bisa mengundang kontroversi. Apalagi ada aspek hukum internasional yang penting untuk dihormati," tuturnya.

Lebih lanjut, Poppy menyarankan agar pemerintah mencari cara yang lebih strategis untuk memperkuat posisi tawar Indonesia di kawasan tanpa harus menabrak aturan internasional.

"Jika tujuannya adalah ingin menggarisbawahi pentingnya posisi Indonesia di wilayah yang strategis tersebut bisa dengan cara yang lebih elegan daripada lewat pernyataan semacam ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional

Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:48 WIB

Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Purbaya Tak Tahu Sumber Anggaran untuk Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:00 WIB

Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak

Detik-detik Pasukan Iran Sita Dua Kapal Kargo di Selat Hormuz, Gedung Putih Sebut Perompak

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:04 WIB

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

Iran Menang Banyak! Tol Selat Hormuz Resmi Hasilkan Cuan di Tengah Kepungan AS-Israel

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:00 WIB

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Rupiah Tembus Rp17.310, Sinyal Bahaya Ekonomi Lebih Buruk dari Krisis 1998?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 16:52 WIB

Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri

Malaysia soal Selat Malaka: Tak Perlu Campur Tangan Asing, ASEAN Dinilai Mampu Kelola Sendiri

News | Kamis, 23 April 2026 | 16:44 WIB

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Komentar Purbaya soal Tarif Selat Malaka Bikin Malaysia dan Singapura Kalang Kabut

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 15:22 WIB

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

Kemenlu RI Pastikan Sama Sikap dengan Malaysia dan Singapura Soal Tarif Selat Malaka

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:58 WIB

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

Selat Malaka di Tengah Bayang-bayang Konflik Global, Sinyal Keras dari Singapura

News | Kamis, 23 April 2026 | 14:02 WIB

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 13:34 WIB

Terkini

Review Film Verity: Misteri Rumah Terpencil yang Penuh Manipulasi

Review Film Verity: Misteri Rumah Terpencil yang Penuh Manipulasi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tips Memilih Laptop Gaming, Cek 7 Aspek Ini Supaya Awet Buat Main Game Berat

Tips Memilih Laptop Gaming, Cek 7 Aspek Ini Supaya Awet Buat Main Game Berat

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Campur Bahasa Gen Z: Bukti Kecerdasan Otak atau Kemunduran Linguistik?

Campur Bahasa Gen Z: Bukti Kecerdasan Otak atau Kemunduran Linguistik?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Rocky Gerung Kritik Derasnya Pemberitaan Negatif Program MBG dan Kopdes

Video | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Code-Switching: Ketika Dua Bahasa Bercampur Membentuk Identitas Baru

Code-Switching: Ketika Dua Bahasa Bercampur Membentuk Identitas Baru

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak dan Lindas Ojol di Kawasan Blok M

Sopir Mobil Listrik BYD Jadi Tersangka Usai Tabrak dan Lindas Ojol di Kawasan Blok M

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Sinopsis Udta Teer, Film Dibintangi Ayushmann Khurrana dan Sara Ali Khan

Sinopsis Udta Teer, Film Dibintangi Ayushmann Khurrana dan Sara Ali Khan

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Ini Beda Cut Off Point dan Cut Off Time dalam Lari, Jangan Sampai Salah Paham

Ini Beda Cut Off Point dan Cut Off Time dalam Lari, Jangan Sampai Salah Paham

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Ramalan Zodiak Minggu Terakhir Oktober 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki dan Keberuntungan

Ramalan Zodiak Minggu Terakhir Oktober 2026: 3 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki dan Keberuntungan

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:04 WIB

Lupin Part 2: Trik Cerdik Membongkar Kejahatan Korupsi Hubert Pellegrini

Lupin Part 2: Trik Cerdik Membongkar Kejahatan Korupsi Hubert Pellegrini

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×