Ironi! Media Asing Tegas Simpulkan Polisi Penyebab Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Malah Salahkan Pintu Stadion

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Kamis, 06 Oktober 2022 | 16:06 WIB
Ironi! Media Asing Tegas Simpulkan Polisi Penyebab Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Malah Salahkan Pintu Stadion
Suporter sepak bola meletakkan atribut Arema saat mengikuti doa bersama bagi korban Tragedi Kanjuruhan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/hp.

Suara.com - Presiden Joko Widodo ikut "turun gunung" menyelesaikan masalah tragedi Kanjuruhan. Pasalnya kejadian tersebut menyebabkan ratusan nyawa melayang, mengakibatkan Indonesia menjadi sorotan FIFA serta dunia.

Namun pernyataan Jokowi soal tragedi Kanjuruhan memicu kemarahan banyak pihak. Sebab Jokowi justru luput membahas soal tindakan eksesif aparat dan penggunaan gas air mata karena terlalu fokus pada kondisi stadion Kanjuruhan.

"Sebagai gambaran tadi yang saya lihat problemnya ada di pintu yang terkunci, dan juga tangga yang terlalu tajam. Itu saya hanya melihat lapangannya, tetapi itu akan disimpulkan tim gabungan pencari fakta," tutur Jokowi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pasca terjadinya kerusuhan pada Sabtu (1/10) malam, Rabu (5/10/2022). [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]. [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]
Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pasca terjadinya kerusuhan pada Sabtu (1/10) malam, Rabu (5/10/2022). [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]. [Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Padahal mayoritas publik meyakini aparat yang overreacting adalah penyebab utama terjadinya malam mencekam pasca pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya.

Ironisnya lagi, kesimpulan mengenai kekerasan aparat ini justru ditunjukkan oleh media-media internasional. Kali ini giliran Washington Post yang dengan tegas menyimpulkan aksi aparat yang membabi buta menembakkan gas air mata adalah penyebab utama terjadinya tragedi Kanjuruhan.

Seperti dilihat Suara.com di cuitan akun Twitter jurnalis Washington Post, Rebecca Tan. Ia mengklaim kesimpulan tersebut diambil setelah menganalisis video-video amatir yang memperlihatkan suasana mencekam di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) malam.

"Menggunakan video eksklusif, kesaksian saksi mata, dan analisis dari pakar pengendalian massa, @washingtonpost merekonstruksi apa yang sebenarnya terjadi di dalam stadion Kanjuruhan pada Sabtu malam," tulis Rebecca, dikutip pada Kamis (6/10/2022).

"Temuannya jelas: aksi Polisi yang membawa kematian," tegas Rebecca menambahkan.

Di postingan berikutnya, terlihat unggahan rekaman kekacauan di Stadion Kanjuruhan ketika gas air mata satu-persatu ditembakkan oleh aparat.

baca juga

Mirisnya, tampak jelas bila gas-gas tersebut ditembakkan ke arah tribun penonton. Hal inilah yang sangat digarisbawahi oleh Washington Post.

"Empat aktivis HAM menuturkan, pertanyaan soal apakah polisi bersalah atau tidak harus merujuk pada hal besar yang tergambar di sini: Keputusan mereka menembakkan gas air mata langsung ke tribun yang dipenuhi penonton," tulisnya.

Cuitan Rebecca dan kesimpulan tegas yang disampaikan Washington Post mendapat banyak dukungan warganet, terutama mereka yang kecewa karena pemerintah berbalik menyalahkan kondisi stadion.

Apalagi karena suporter Arema FC yang mengklaim malam itu pertandingan berjalan damai, dengan beberapa Aremania turun ke lapangan sekadar untuk memberikan semangat alih-alih merusuh.

Kolase Stadion Kanjuruhan. (Suara.com/Dimas Angga)
Kolase Stadion Kanjuruhan. (Suara.com/Dimas Angga)

"Terima kasih sudah mengatakan kebenaran. Walau kami nggak tahu apakah ini bisa membantu Aremania mendapatkan keadilan atau tidak, setidaknya dunia bisa mengerti apa yang sebenarnya terjadi di Kanjuruhan. Sebab beberapa orang di Indonesia justru mencoba menyalahkan korban daripada polisi," komentar warganet.

"Terima kasih @rebtanhs & @washingtonpost. Sayang sekali, presiden kita malah gagal memahami ini, dan malah menyalahkan suporter, panitia pelaksana, pintu yang tertutup, dan tangga. Dia gak nyinggung polisi & gas air mata sama sekali," ujar warganet.

"@jokowi waduh gimana nih pak ga ada yang bilang gara-gara masalah tangga," sindir warganet lain.

"Pak @iriawan84 begini investigasi visual forensik tuh, raga gak ada di malang tapi hasil datanya jelas, jangan cuma raga di Malang ujung-ujungnya nyari botol miras... gak guna pak," timpal yang lainnya, merujuk pada temuan puluhan botol minuman keras bersegel di Stadion Kanjuruhan oleh PSSI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Dianggap Kurang Bijak karena Luput Singgung Gas Air Mata Polisi dalam Tragedi Kanjuruhan

Jokowi Dianggap Kurang Bijak karena Luput Singgung Gas Air Mata Polisi dalam Tragedi Kanjuruhan

Sumedang | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:19 WIB

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dalam Tragedi Kanjuruhan

Jogja | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:16 WIB

Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?

Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:08 WIB

Janji Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Polri: Secepatnya

Janji Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Polri: Secepatnya

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:27 WIB

Iwan Bule Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan ke Panpel, Lantas Apa Kerjaan Ketua PSSI Seharusnya?

Iwan Bule Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan ke Panpel, Lantas Apa Kerjaan Ketua PSSI Seharusnya?

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:18 WIB

Terkini

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:15 WIB

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:13 WIB

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

×