Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 06 Oktober 2022 | 15:08 WIB
Jokowi Salahkan Pintu Tertutup dan Tangga di Tragedi Kanjuruhan, Said Didu: Berikutnya Salah Sempritan Wasit?
Sosok Said Didu. (Twitter)

Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengenai penyebab tragedi Kanjuruhan mengundang banyak respons.

Pasalnya, presiden Jokowi menyebut bahwa salah satu problem yang mengundang kematian ratusan suporter Arema adalah pintu stadion yang tertutup.

Jokowi sama sekali tak menyebutkan bahwa gas air mata yang dilemparkan polisi menjadi penyebab krusial.

Pernyataan Jokowi juga disayangkan oleh Mantan Sekertaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu.

Dia menyebutkan bahwa pemerintah kompak menyalahkan yang bukan penyebab utama kematian di Tragedi Kenjuruhan yakni gas air mata.

"Semua kompak menyalahkan yang bukan penyebab kematian lebih 100 orang, yaitu penembakan gas air mata," tulis Said Didu di akun Twitternya pada Kamis (6/10/2022).

"Sekarang yang disalahkan pintu dan tangga. Apakah berikutnya yang akan disalahkan sempritan wasit?" tambahnya.

Cuitan Said Didu (twitter.com/msaid_didu)
Cuitan Said Didu (twitter.com/msaid_didu)

Cuitan Said Didu sontak mengundang berbagai respons dari warganet.

"Sudahlah, nyata sudah. Tidak ada yang bisa diharapkan sisanya. Masalah seukuran stadion sj tidak mampu apalagi masalah seukuran dari Sabang sampai Merauke," komentar warganet.

baca juga

"Kalau tangga dan pintu jadi penyebab mungkin dari dulu makan korban yang banyak karena stadion Kanjuruhan sudah ratusan kali digunakan untuk kompetisi," imbuh warganet lain.

"Sial banget nasibmu wahai pintu dan tangga,yang sabar yaa, mugkin ini sudah takdirmu," tulis warganet di kolom komentar.

"Setelah rekayasa kasus KM.50, kasus barada J, muncul kasus Kanjuruhan, pelakunya kalau enggak orang mati ya benda mati," tulis warganet di kolom komentar.

Sebelumnya dalam konferensi pers, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa problem di tragedi Kanjuruhan adalah soal pintu yang terkunci dan tangga yang tajam.

"Tetapi sebagai gambaran tadi yang sata lihat problemnya ada di di pintu yang terkunci, dan juga tangga yang terlalu tajam," ujar Presiden Jokowi.

Lebuh lanjut, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa perlunya ada standar yang ditetapkan pada stadion sepak bola.

"Itu saya hanya melihat lapangannya, tetapi itu akan disimpulkan tim gabungan pencari fakta," kata dia.

"Kalau kita lihat di GBK dengan penonton 80 ribu orang dibuka 15 menit keluar semua, saya rasa standar itu yang harus kita miliki."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Luput dari Sorotan Presiden Jokowi: Kurang Bijaksana!

Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan Luput dari Sorotan Presiden Jokowi: Kurang Bijaksana!

Soreang | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:31 WIB

Janji Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Polri: Secepatnya

Janji Segera Umumkan Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Polri: Secepatnya

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:27 WIB

Iwan Bule Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan ke Panpel, Lantas Apa Kerjaan Ketua PSSI Seharusnya?

Iwan Bule Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan ke Panpel, Lantas Apa Kerjaan Ketua PSSI Seharusnya?

News | Kamis, 06 Oktober 2022 | 14:18 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×