Alasan Indonesia Tak Kena Sanksi FIFA, Berkat Jasa PSSI atau Jokowi?

Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:46 WIB
Alasan Indonesia Tak Kena Sanksi FIFA, Berkat Jasa PSSI atau Jokowi?
Tembakan gas air mata ke arah tribun penonton di Kanjuruhan Malang [Twitter]

Suara.com - Buntut tragedi Kanjuruhan yang memakan korban 132 orang, membuat warganet menduga Indonesia akan menerima sanski dari FIFA. Namun, PSSI yakin bahwa Indonesia tak akan diberikan sanksi oleh FIFA. Lantas, apa alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA? Berikut ini ulasannya.

Diberitakan bahwa Federasi Indonesia terus jalin komunikasi serta memberikan laporan terkait tragedi Kanjuruhan kepada badan sepakbola dunia tersebut. Jika benar Indonesia terkena sanksi FIFA, maka Timnas Indonesia akan kena dampaknya. Terlebih lagi mereka akan turut main di Piala Asia 2023. 

"...Selagi komunikasinya kita bangun terus, selagi kita juga mendapat masukan, kalau komunikasi kita bangun kemudian kan kita mendapat feedback dan kita menjalankan poin demi poin yang disampaikan oleh FIFA dan AFC, Insyaallah sanksi bisa kita hindari," tutur Maaike Ira Puspita selaku Wasekjen PSSI kepada wartawan.

Dalam surat yang diberikan FIFA kepada federasi Indonesia mengenai tragedi Kanjuruhan, Maaike menyampaikan bahwa surat dari FIFA tersebut sama sekali tak menyinggung tentang potensi sanksi untuk Indonesia.

"Surat dari presiden FIFA (Gianni Infantino) sama sekali tidak ada membahas sanksi, hanya belasungkawa. Dan juga Presiden FIFA bersama dengan PSSI memberikan support. Dari AFC juga sama dan mereka meminta kronologi. Jadi tak ada obrolan sanksi sama sekali yang secara tertulis," ucap Maaike.

Mengenai isi surat FIFA kepada pihak Indonesia mengenai tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa FIFa tak membahas soal sanki untuk sepak bola Indonesia.

“Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” ucap Presiden Jokowi saat jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta  (07/10/2022).

Adapun alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA karena pihak Indonesia berkomunikasi dengan baik dengan pihak FIFA dan akan melakukan langkah-langkah kolaborasi bersama FIFA serta AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia), dan Pemerintah Indonesia.

Melansir dari situs Setkab.go.id (8/10/202), dapun langkah-langkah kolaborasi tersebut yakni sebagai berikut:

1. Membangun standar keamanan seluruh stadion Indonesia;

2. Memformulasikan standar protokol serta prosedur pengamanan oleh pihak kepolisian sesuai standar keamanan internasional

3. Melakukan sosialisasi serta diskusi bersama klub-klub bola Indonesia, termasuk perwakilan suporter guna memperoleh saran maupun masukan dan komitmen bersama.

4. Mengatur jadwal pertandingan dengan memperhitungkan berbagai potensi risiko yang ada

5. Adanyanpendampingan dari para ahli yang sesuai dengan bidangnya.

Nah demikian ulasan mengenai alasan Indonesia tak kena sanksi FIFA yang menarik untuk diketahui. Semoga bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Langkah Pemerintah Indonesia dan FIFA Demi Transformasi Sepak Bola Indonesia

5 Langkah Pemerintah Indonesia dan FIFA Demi Transformasi Sepak Bola Indonesia

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:39 WIB

Indonesia Terbebas Sanksi, Media Asing Soroti Telepon Rahasia Jokowi dengan Presiden FIFA

Indonesia Terbebas Sanksi, Media Asing Soroti Telepon Rahasia Jokowi dengan Presiden FIFA

Bekaci | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:25 WIB

Persija Rehat dari Sepak Bola Pasca Kalahkan Bhayangkara FC dalam Laga Uji Coba

Persija Rehat dari Sepak Bola Pasca Kalahkan Bhayangkara FC dalam Laga Uji Coba

Bola | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:19 WIB

Usut Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Anarkis di Luar Stadion

Usut Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Akan Tindak Tegas Pelaku Anarkis di Luar Stadion

News | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:17 WIB

Sesepuh Aremania Serukan Perdamaian dengan Bonek Mania, Anto Baret: Saatnya Mengubur Dendam, Benci Diganti Kasih Sayang

Sesepuh Aremania Serukan Perdamaian dengan Bonek Mania, Anto Baret: Saatnya Mengubur Dendam, Benci Diganti Kasih Sayang

Sumbar | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:15 WIB

Terkini

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:44 WIB

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:33 WIB

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:21 WIB

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!

News | Rabu, 15 April 2026 | 08:00 WIB

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:58 WIB

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:55 WIB

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:43 WIB

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:31 WIB

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:11 WIB

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB