Kasus PNS Semarang Dibakar dan Dimutilasi, Jenderal Andika: Tiga Anggota TNI Diperiksa

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Rabu, 12 Oktober 2022 | 16:00 WIB
Kasus PNS Semarang Dibakar dan Dimutilasi, Jenderal Andika: Tiga Anggota TNI Diperiksa
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Tangkapan layar YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa)

Suara.com - Kasus pembunuhan sadis seorang pegawai negeri sipil (PNS) Semarang masuk babak baru. Ini setelah Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkap ada tiga anggotanya yang sedang diperiksa terkait dengan kasus yang menewaskan Iwan Budi Prasetyo.

Sebagai informasi, jenazah PNS Semarang ditemukan dalam kondisi terbakar dan termutilasi di kawasan Marina Semarang pada 8 September 2022 lalu. Sosok korban sendiri juga disebut merupakan saksi kasus korupsi.

"Kami memeriksa tiga (anggota TNI) sejauh ini. Dari polisi militer. Saya agak lupa (inisialnya) tetapi memang kebetulan tiga orang," kata Andika Perkasa di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (12/10/2022).

Andika menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap tiga anggota TNI tersebut berdasarkan informasi dari penyidikan Polda Jawa Tengah, tepatnya sejak 2 hari setelah penemuan mayat ASN tersebut.

Meski demikian, Jenderal Andika masih belum bisa memastikan apakah ketiga anggotanya terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut atau tidak. Terlebih, ketiga prajurit itu diperiksa sebagai saksi, bukan tersangka.

"Kami belum menyimpulkan ke situ. Kami sebut persons of interest atau mereka-mereka yang kami ingin dalami. Belum kami tingkatkan sebagai tersangka, masih penyelidikan dan statusnya masih sebagai saksi," jelas Jenderal Andika.

Dalam kesempatan ini, Panglima TNI ini mengakui pemeriksaan terhadap tiga anggotanya tidak mudah. Terlebih karena ada upaya penyangkalan oleh tiga prajurit terkait dengan dugaan keterlibatan dalam kasus itu.

"Kami sekarang sedang melakukan proses terus. Memang tidak semudah itu karena ada saja denial (penyangkalan) atau jawaban-jawaban yang kemudian membuat seolah-olah tidak terlibat," ujar Jenderal Andika.

"Akan tetapi, kami tidak begitu saja menyerah karena kami yakin Polda juga punya bukti-bukti awal yang cukup pokoknya kami terus mengawal," sambungnya.

Menurutnya, alibi tiga anggota TNI tersebut terkait kasus pembunuhan PNS Semarang disebut cukup kuat. Jenderal Andika pun berharap bisa memperoleh informasi tambahan dari masyarakat.

"Dinyatakan di situ 'Kan alibi-alibinya cukup kuat sehingga kami membutuhkan info tambahan, dari masyarakat pun kami siap menerima'," ungkapnya.

Terlepas dari itu semua, Jenderal Andika berjanji bakal terus mengawal serta memastikan proses hukum berlanjut hingga tuntas.

"Langsung saya kontrol per minggunya ditangani oleh Kodam (IV/Diponegoro) tetapi laporan terus, langsung kepada saya setiap minggu," tegasnya.

Sebelumnya, sosok jasad ditemukan terbakar bersama sebuah sepeda motor di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 8 September 2022.

Bersama dengan jasad dan sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas milik Iwan Budi tersebut, ditemukan pula papan nama identitas serta telepon seluler yang diduga milik Iwan Budi Paulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panglima TNI : 3 Anggota TNI Ada Polisi Militer Diperiksa Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang

Panglima TNI : 3 Anggota TNI Ada Polisi Militer Diperiksa Kasus Pembunuhan Iwan Budi ASN Pemkot Semarang

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:32 WIB

Pembunuh Iwan Budi ASN Semarang Segera Terungkap, TIga Anggota TNI Diperiksa

Pembunuh Iwan Budi ASN Semarang Segera Terungkap, TIga Anggota TNI Diperiksa

Jawa Tengah | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:47 WIB

Sinopsis Halloween Ends: Film Teror Pembunuhan, Tayang Mulai Hari Ini

Sinopsis Halloween Ends: Film Teror Pembunuhan, Tayang Mulai Hari Ini

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:18 WIB

Motif Pembunuhan Siswa SMK di Cibadak Sukabumi Bikin Geleng-geleng Kepala, Cuma Gegara Masalah Sepele

Motif Pembunuhan Siswa SMK di Cibadak Sukabumi Bikin Geleng-geleng Kepala, Cuma Gegara Masalah Sepele

Bogor | Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:09 WIB

Perkembangan Kasus Pembunuhan ASN Pemkot Semarang Iwan Budi, Polda Jateng: 2 Saksi Diperiksa Lie Detector

Perkembangan Kasus Pembunuhan ASN Pemkot Semarang Iwan Budi, Polda Jateng: 2 Saksi Diperiksa Lie Detector

| Rabu, 12 Oktober 2022 | 15:00 WIB

3 Prajurit yang Diperiksa karena Pembunuhan ASN Semarang Belum Ditahan, Panglima TNI: Alibinya Cukup Kuat

3 Prajurit yang Diperiksa karena Pembunuhan ASN Semarang Belum Ditahan, Panglima TNI: Alibinya Cukup Kuat

Jogja | Rabu, 12 Oktober 2022 | 14:49 WIB

Terkini

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:39 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB

Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:32 WIB

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:59 WIB

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:47 WIB

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:45 WIB

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:15 WIB

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:06 WIB