Isi Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Makna dan Sejarah Lahirnya

Aulia Hafisa

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 08:40 WIB
Isi Sumpah Pemuda, Lengkap dengan Makna dan Sejarah Lahirnya
Ilustrasi Patung Tokoh Pencetus Sumpah Pemuda - Isi Sumpah Pemuda (Shutterstock)

Suara.com - Hari Sumpah Pemuda merupakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Momen perayaan ini biasanya akan ditandai dengan ikrar pada isi Sumpah Pemuda. Isi dari Sumpah Pemuda ini disusun oleh para pemuda Indonesia saat memperjuangkan kemerdekaan tanah air. 

Teks Sumpah Pemuda sendiri terdiri dari tiga poin utama yang masing-masing memiliki makna tersendiri dalam hal untuk persatuan bangsa Indonesia. Teks Sumpah Pemuda diresmikan saat Kongres Pemuda II pada 28 Oktober 1928

Isi Sumpah Pemuda 

Bunyi Sumpah Pemuda yang menjadi salah satu pelopor kemerdekaan Indonesia adalah sebagai berikut: 

• Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. 

• Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. 

• Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia. 

Makna Sumpah Pemuda 

Ikrar pertama yang berbunyi bertanah air satu, "Tanah air Indonesia", hal ini menunjukan mengenai semangat persatuan yang sangat tinggi dari para pemuda untuk memperjuangkan ikatan bangsa Indonesia agar tetap erat. 

baca juga

Ikrar kedua yang menyatakan jika berbangsa yang satu, "Bangsa Indonesia". Ikrar ini menjabarkan makna dari semboyan "Bhinneka Tunggal Ika," yaitu kita yang berbeda-beda tapi tetap satu. 

Secara umum, maksudnya yaitu banyaknya keberagaman suku, agama, budaya, adat istiadat, dan ras yang ada di Indoensia, akan tetapi kita harus tetap menjadi satu kesatuan dalam ikatan Bangsa Indonesia. 

Ikrar ketiga yang menyatakan akan menjunjung bahasa persatuan, "Bahasa Indonesia". Hal ini memiliki makna bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa yang dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Seperti yang diketahui Indonesia memiliki suku dengan  bahasa daerah yang sangat beragam. Dengan dilestarikannya Bahasa Indonesia, dapat menjadi sebuah alat komunikasi dalam bermasyarakat sehari-hari 

Sejarah Sumpah Pemuda 

Sebelum diresmikannya rumusan teks isi Sumpah Pemuda, terdapat beberapa sosok golongan dari pemuda yang berpengaruh menjadi penggagas utama. Salah satu sosok yang paling berpengaruh adalah Mohammmad Yamin. Ia terkenal sebagai seorang tokoh penggerak nasional. Selain itu, di lingkungannya ia dikenal sebagai pujangga, filsu, ahli sejarah, ahli bahasa dan negarawan. 

Dahulu, saat berdirinya organisasi Budi Utomo pada 1908, banyak bermunculan beberapa organisasi pemuda baru dari berbagai belahan daerah Indonesia. Di antaranya yaitu Jong Minahasa, Jong Celebes, Jong Java, Jong Bataks Bond, Jong Betawi, Jong Ambon, dan lainnya.  

Beberapa organisasi pemuda itulah kemudian bersatu untuk mengadakan kegiatan kongres pemuda. Tujuan utamanya yaitu ingin mempersatukan pemahaman bangsa sekaligus mendorong terjadinya peringatan hari lahirnya Sumpah Pemuda. 

Kongres Pemuda Pertama Tahun 1926 

Ketika perjalanan kemerdekaan bangsa, Moh Yamin adalah orang pertama yang menggagas pentingnya mengembangkan bahasa persatuan. Pemikiran mengenai bahasa persatuan tersebut kemudian disampaikan oleh Moh Yamin dalam Kongres Pemuda Pertama, pada 30 April hingga 2 Mei 1926 di Jakarta. 

Selain membahas gagasan bahasa persatuan, Kongres Pemuda Pertama yang dipimpin Muhammad Tabrani itu berfokus tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi kemerdekaan bangsa. 

Setelah berlangsung selama beberapa jam, akhirnya para pemuda yang terlibat dalam kongres menyetujui untuk bersatu demi mewujudkan keinginan Indonesia merdeka. Akan tetapu, kesepakatan itu sempat mengalami penundaan karena adanya kesalahpahaman dibeberapa kalangan sehingga terus berlanjut pada Kongres Pemuda Kedua. 

Kongres Pemuda Kedua Tahun 1928

Kongres Pemuda Kedua berlangsung pada 27-28 Oktober 1928. Dalam penyelenggaraannya para tokoh yang terlibat membahas terkait banyak aspek. Mulai dari bahasa persatuan yang hendak diperbarui hingga faktor-faktor yang memperkuat pencetusan persatuan bangsa. 

Dalam Kongres Pemuda Kedua, dipimpin oleh Soegondo Djojopoespito dan wakilnya R.M. Djoko Marsaid. Kemudian sekretarisnya adalah Mohammad Yamin. Dalam kongres itu, Mohammad Yamin mengusulkan jika bahasa persatuan yang digunakan semula yaitu bahasa Melayu, kini diputuskan menjelma menjadi Bahasa Indonesia. 

Bertugas sebagai sekretaris dalam kongres pemuda,  Moh Yamin pun turut andil dalam merumuskan putusan yang tertera dalam isi Sumpah Pemuda. Lalu saat sudah resmi diputuskan atas dasar kesepakatan bersama pada 28 Oktober 1928 menjadi peringatan Hari Sumpah Pemuda. Pada momen itu juga lagu kebangsaan Indonesia Raya karya WR Supratman untuk pertama kalinya dikumandangkan. 

Demikian tadi ulasan mengenai isi Sumpah Pemuda lengkap dengan sejarah lahirnya. Semoga menambah pengetahuan! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Gedung Penting Negara Sempat Jadi Tempat Rumusan Sumpah Pemuda

Dua Gedung Penting Negara Sempat Jadi Tempat Rumusan Sumpah Pemuda

Cianjur | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 07:00 WIB

5 Tokoh Sumpah Pemuda dari Soegondo Djojopoespito hingga WR Supratman

5 Tokoh Sumpah Pemuda dari Soegondo Djojopoespito hingga WR Supratman

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 07:35 WIB

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober Singkat, Lengkap dengan Isi Teksnya

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober Singkat, Lengkap dengan Isi Teksnya

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:17 WIB

Terkini

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:23 WIB

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun

Jogja | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:16 WIB

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:09 WIB

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Perusahaan Bursa Berjangka Perkuat Harga Referensi Komoditas Domestik

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 08:01 WIB

×